Chatting dengan Bule: 7 Aplikasi Native Speaker untuk Latihan IELTS & Kuliah Luar Negeri

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Info Jurusan

Chatting dengan Bule: 7 Aplikasi Native Speaker untuk Latihan IELTS & Kuliah Luar Negeri

Dengan 7 aplikasi, kamu bisa berbicara langsung dengan native speaker, jadi kamu tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga memperluas wawasan

148.2K
7 aplikasi untuk chatting dengan native speaker

Dengan 7 aplikasi ini, kamu bisa latihan bahasa Inggris langsung dengan native speaker sekaligus membangun koneksi pertemanan sebelum berangkat kuliah ke luar negeri.

 

Kamu sudah membulatkan tekad untuk kuliah di luar negeri. Universitas sudah dipilih, beasiswa sedang diincar, dan persiapan IELTS sedang berjalan. Tapi ada satu hal yang sering terlewat, yaitu kemampuan berkomunikasi secara alami dengan native speaker di luar konteks ujian.

 

Mengerjakan soal IELTS Listening dari CD memang perlu. Namun kemampuan mengikuti diskusi kelas yang penuh slang akademik, atau mengobrol santai dengan teman sekampus dari Australia atau Inggris, itu butuh latihan yang berbeda. Butuh percakapan nyata, bukan hanya sebatas mengerjakan soal latihan.

 

Kabar baiknya, kamu tidak harus menunggu sampai berangkat dulu untuk melatih kemampuan conversation dengan native speaker. Berbekal smartphone dan koneksi internet, kamu sudah bisa mulai chatting dengan bule hari ini dan menjadikannya bagian dari strategi persiapan kuliah luar negerimu. Di artikel ini, kamu bisa mengetahui 7 aplikasi terbaik yang bisa langsung kamu coba.

 

Daftar Isi

Mengapa Chatting dengan Native Speaker Penting untuk Persiapan Kuliah?

Sebelum masuk ke daftar aplikasinya, penting untuk memahami mengapa latihan ini jauh lebih dari sekadar hiburan.

  • Pertama, latihan speaking IELTS yang lebih nyata. 

Bagian Speaking IELTS, terutama Part 3, menguji kemampuanmu berdiskusi tentang topik abstrak secara spontan. Berlatih dengan native speaker jauh lebih efektif daripada monolog di depan cermin, karena kamu dipaksa merespons secara alami dan real-time. Tidak ada simulasi yang bisa menggantikan tekanan dan dinamika percakapan asli dengan penutur bahasa Inggris sejak lahir.

 

  • Kedua, mengenal budaya akademik kampus tujuanmu. 

Cara dosen mengajar di universitas UK berbeda dengan di Australia atau Amerika Serikat. Cara mahasiswa berdiskusi di kelas, norma dalam group project, bahkan cara menyapa profesor, semuanya punya nuansa yang berbeda di tiap negara. Berteman dengan mahasiswa dari negara tujuanmu sejak dini akan memberimu gambaran yang jauh lebih nyata dibandingkan sekadar membaca panduan di internet.

 

  • Ketiga, membangun jaringan pertemanan sebelum berangkat. 

Adaptasi di negara baru jauh lebih mudah kalau kamu sudah punya satu atau dua kenalan di sana. Beberapa alumni bahkan berhasil menemukan roommate atau bergabung ke komunitas kampus bahkan sebelum terbang ke sana, dan semuanya bermula dari percakapan di aplikasi language exchange. Dengan begitu, hari pertamamu di kampus tidak akan terasa seperti memulai segalanya dari nol.

 

Setelah memahami manfaatnya, sekarang saatnya memilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

 

7 Aplikasi Terbaik untuk Chatting dengan Bule (2026)

 

1. HelloTalk, Terbaik untuk Koreksi Grammar Secara Langsung

Platform: iOS dan Android Bahasa tersedia: 150 lebih bahasa Harga: Gratis dengan opsi versi premium

 

HelloTalk adalah aplikasi language exchange paling populer saat ini, dan popularitasnya bukan tanpa alasan. Fitur unggulannya adalah koreksi teks secara langsung, di mana kamu bisa mengirim kalimat dalam bahasa Inggris dan partner native speaker-mu bisa langsung mengedit sekaligus memberikan koreksi di dalam chat yang sama. Tidak ada cara yang lebih langsung untuk mengetahui di mana letak kesalahan grammar-mu selama ini.

 

Selain chat teks, HelloTalk juga mendukung voice message, panggilan audio, dan video call yang semuanya tersedia secara gratis. Ada juga fitur Moments, yaitu semacam feed sosial di mana kamu bisa memposting kalimat atau pertanyaan dalam bahasa yang sedang dipelajari dan mendapat masukan dari pengguna lain di seluruh dunia. 

 

Kombinasi fitur ini menjadikan HelloTalk sebagai alat latihan speaking dan writing IELTS yang bisa berjalan bersamaan dalam satu platform. Gunakan fitur koreksi untuk mengasah grammar sehari-hari, lalu jadwalkan sesi video call mingguan bersama partner untuk latihan speaking yang lebih spontan dan natural.

 

2. Tandem Language Exchange, Terbaik untuk Menemukan Partner Belajar yang Serius

Platform: iOS, Android, dan Web Bahasa tersedia: 300 lebih bahasa termasuk 12 bahasa isyarat Harga: Gratis dengan opsi versi premium

Tandem dirancang khusus untuk mereka yang ingin menjalani language exchange secara terstruktur dan serius. Kamu bisa mencari partner berdasarkan bahasa, level kemampuan, minat, bahkan lokasi geografis. Fitur pencarian berbasis lokasi ini sangat berguna kalau kamu ingin menemukan native speaker dari kota yang sama dengan universitas tujuanmu, sehingga percakapan yang terjalin pun terasa lebih relevan dan kontekstual.

 

Semua mode komunikasi tersedia di Tandem, mulai dari chat teks, panggilan suara, hingga video call. Komunitas Tandem juga dikenal ramah dan suportif karena banyak pengguna yang sudah aktif bertahun-tahun dan benar-benar serius dalam membantu sesama belajar. 

 

Kalau kamu masih punya waktu 6 sampai 12 bulan sebelum keberangkatan, Tandem adalah tempat yang ideal untuk membangun rutinitas latihan bahasa yang konsisten dan berkelanjutan, jauh sebelum kamu benar-benar menginjakkan kaki di negara tujuan.

 

3. Speaky, Terbaik untuk Pemula yang Baru Pertama Kali Mencoba

Platform: iOS dan Android Bahasa tersedia: 110 lebih bahasa Harga: Gratis dengan opsi versi premium

 

Speaky sangat ramah untuk pemula yang baru pertama kali mencoba berkenalan dengan native speaker. Saat mendaftar, kamu diminta memilih bahasa yang ingin dipelajari sekaligus level kemampuanmu saat ini. Berdasarkan informasi tersebut, Speaky akan mencocokkan dengan partner yang levelnya sesuai sehingga kamu tidak langsung dipasangkan dengan native speaker yang berbicara terlalu cepat atau menggunakan kosakata yang terlalu tinggi.

 

Fitur koreksi teks otomatis Speaky juga bekerja dengan sangat baik karena sistem akan menyoroti kesalahan sebelum pesanmu dikirim, sehingga kamu punya kesempatan untuk memperbaiki diri sendiri terlebih dahulu sebelum akhirnya mendapat masukan dari partner. 

 

Pendekatan berlapis seperti ini membuat Speaky menjadi tempat yang aman untuk berlatih, terutama bagi calon mahasiswa yang masih dalam proses membangun kepercayaan diri berbahasa Inggris dan belum siap langsung terjun ke percakapan yang tidak terbatas.

 

4. InterPals, Terbaik untuk Menemukan Teman dari Negara Tujuan Studimu

Platform: Web dan Mobile Bahasa tersedia: Semua bahasa Harga: Gratis

 

InterPals adalah platform pen pal digital yang sudah lama berdiri dengan basis pengguna yang besar, dan sebagian besar berasal dari negara-negara berbahasa Inggris. Konsepnya simpel karena kamu cukup membuat profil, menyebutkan bahasa yang ingin dipelajari dan bahasa yang bisa diajarkan, lalu mulai mencari teman dari seluruh dunia berdasarkan filter yang kamu tentukan sendiri.

 

Yang membuat InterPals sangat menarik untuk calon mahasiswa adalah kemampuannya memfilter pengguna berdasarkan negara secara spesifik. Kalau kamu akan kuliah di Manchester misalnya, kamu bisa secara aktif mencari pengguna dari Inggris dan bahkan mungkin menemukan seseorang dari kota yang sama. Koneksi yang terjalin pun menjadi lebih bermakna karena ada kesamaan konteks yang jelas, yaitu negara yang menjadi tujuanmu. Itulah mengapa InterPals sangat cocok untuk membangun jaringan pertemanan yang relevan dengan rencana studimu, jauh sebelum kamu benar-benar berangkat ke sana.

 

5. Slowly, Terbaik untuk Melatih Writing secara Bermakna

Platform: iOS dan Android Bahasa tersedia: Semua bahasa Harga: Gratis dengan beberapa fitur berbayar

 

Slowly berbeda dari semua aplikasi di daftar ini karena konsepnya terinspirasi dari surat tradisional. Pesan yang kamu kirim tidak langsung sampai ke penerimanya, melainkan dikirim secara bertahap berdasarkan jarak geografis antara kamu dan partner-mu. Surat ke seseorang di Australia bisa memakan waktu belasan jam, sementara ke Eropa bahkan bisa lebih lama lagi.

 

Konsep ini mungkin terdengar tidak efisien di era serba instan, tapi justru di sinilah letak kekuatannya. Karena kamu tahu pesanmu tidak langsung dibaca, kamu secara alami akan lebih hati-hati dan penuh pertimbangan dalam merangkai kalimat. Hasilnya adalah tulisan yang lebih terstruktur, lebih reflektif, dan secara tidak langsung melatih kemampuan writing-mu secara organik. 

 

Fitur pencocokan Slowly juga unik karena kamu bisa menemukan teman berdasarkan kesamaan minat, negara, atau bahasa yang ingin dipelajari. Banyak pengguna Slowly yang akhirnya membangun persahabatan jangka panjang yang bermakna, dan secara bersamaan meningkatkan kemampuan menulis mereka dalam bahasa Inggris tanpa terasa seperti sedang belajar formal. Kombinasi inilah yang menjadikan Slowly sebagai pelengkap yang sangat cocok untuk latihan IELTS Writing Task 2.

 

6. Hello Pal, Terbaik untuk Interaksi Sosial yang Lebih Santai dan Natural

Platform: iOS dan Android Bahasa tersedia: 150 lebih bahasa Harga: Gratis

 

Hello Pal dirancang dengan semangat saling mengajar dan saling belajar. Kalau kamu jago bahasa Indonesia dan ingin belajar bahasa Inggris, kamu akan dipasangkan dengan native speaker Inggris yang kebetulan ingin belajar bahasa Indonesia. Pertukaran yang setara ini membuat dinamika percakapan terasa lebih seimbang karena tidak ada pihak yang merasa lebih diuntungkan dari yang lain, dan keduanya punya motivasi yang sama kuatnya untuk menjaga percakapan tetap berjalan.

 

Selain fitur chat dan video call, Hello Pal memiliki timeline sosial yang berfungsi seperti feed media sosial. Di sana kamu bisa memposting status atau foto, dan mendapat komentar dari teman-teman barumu dari seluruh dunia. Keberadaan fitur sosial ini membuat interaksi terasa lebih organik dan tidak selalu harus terstruktur seperti sesi belajar formal. Buat kamu yang ingin lingkungan pertemanan yang lebih luas dan bervariasi sambil tetap mengasah kemampuan bahasa, Hello Pal adalah pilihan yang menyenangkan sekaligus efektif.

 

7. Airtripp, Terbaik untuk Pengguna yang Belum Percaya Diri Berbahasa Inggris

Platform: iOS dan Android Bahasa tersedia: Termasuk Bahasa Indonesia Harga: Gratis

 

Airtripp adalah pilihan yang sangat ramah untuk pemula yang masih merasa takut salah berbahasa. Keunggulan utamanya adalah fitur terjemahan otomatis yang bekerja langsung di dalam chat, termasuk untuk Bahasa Indonesia. Dengan fitur ini, kamu bisa mulai berkenalan menggunakan bahasa campuran terlebih dahulu, kemudian secara bertahap beralih ke bahasa Inggris penuh seiring meningkatnya kepercayaan dirimu.

 

Selain itu, Airtripp juga memiliki elemen media sosial di mana kamu bisa berbagi foto dan berinteraksi dengan pengguna dari negara yang kamu minati. Kombinasi antara terjemahan otomatis dan elemen sosial ini menjadikan Airtripp sebagai batu loncatan yang ideal di tahap awal perkenalan. Setelah merasa cukup percaya diri berkomunikasi dalam bahasa Inggris, kamu bisa lanjut menggunakan aplikasi yang lebih fokus pada latihan bahasa seperti HelloTalk atau Tandem untuk pengalaman belajar yang lebih mendalam dan terstruktur.

 

Dengan tujuh pilihan di atas, kini kamu punya modal yang cukup untuk mulai. Namun memiliki aplikasinya saja belum cukup kalau tidak dibarengi dengan strategi percakapan yang tepat.

 

Tips agar Percakapanmu Produktif, Bukan Sekadar Small Talk

 

Banyak orang yang sudah menginstal HelloTalk atau Tandem, tapi akhirnya stuck di percakapan "Hi, where are you from?" yang tidak berkembang ke mana-mana. Supaya sesi chatting-mu benar-benar bermanfaat untuk persiapan kuliah, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sejak awal.

 

  • Perkenalkan tujuan studimu sejak percakapan pertama.

Jangan ragu menyebutkan bahwa kamu sedang mempersiapkan diri untuk kuliah di luar negeri. Informasi ini langsung menyaring partner yang punya konteks relevan, karena banyak native speaker yang justru sangat antusias untuk membantu calon mahasiswa internasional mempersiapkan diri. Dengan begitu, percakapanmu punya arah yang lebih jelas sejak awal.

 

  • Pilih topik akademik, bukan hanya obrolan santai. 

Setelah perkenalan awal selesai, coba arahkan percakapan ke topik yang lebih substantif seperti isu lingkungan, teknologi, atau kebijakan publik. Topik-topik semacam ini sering muncul di IELTS Speaking Part 3 dan melatihmu untuk berpikir sekaligus berbicara secara kritis dalam bahasa Inggris, bukan hanya bertukar basa-basi yang tidak menambah kemampuanmu secara signifikan.

 

  • Minta koreksi secara eksplisit sejak awal. 

Jangan menunggu partner mengoreksi secara sukarela, karena banyak orang yang sungkan melakukannya tanpa diminta. Sampaikan langsung di awal percakapan, misalnya dengan kalimat seperti "Feel free to correct my grammar anytime, I'm preparing for IELTS and I want to improve." Sebagian besar partner language exchange akan sangat senang diminta membantu dengan cara yang konkret seperti ini, dan kamu pun jadi tahu persis di mana area yang masih perlu ditingkatkan.

 

  • Buat jadwal yang konsisten, bukan sesi yang sporadis. 

Konsistensi jauh lebih penting daripada durasi. Berlatih 20 menit setiap hari memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan marathon dua jam sekali dalam sebulan. Coba buat kesepakatan jadwal rutin dengan partner yang sama karena kedalaman percakapan yang terbangun dari waktu ke waktu tidak bisa kamu dapatkan kalau terus berganti partner setiap saat.

 

  • Gali pengalaman kuliah mereka secara spesifik. 

Ini adalah sumber informasi yang tidak ternilai. Tanyakan bagaimana suasana kelas di sana, bagaimana cara berinteraksi dengan dosen, atau apa hal yang paling mengejutkan mereka saat pertama kali kuliah. Semua informasi ini akan mempersiapkan ekspektasimu jauh lebih baik dibandingkan membaca panduan formal mana pun, sekaligus melatih kemampuanmu mengikuti percakapan yang panjang dan bermakna.

 

Kalau semua tips di atas sudah kamu terapkan dan kemampuan bahasa Inggrismu mulai berkembang, langkah berikutnya adalah memastikan seluruh persiapan kuliah luar negerimu berjalan secara menyeluruh.

 

Langkah Selanjutnya: Dari Chatting ke Kampus Impianmu

Berlatih chatting dengan bule adalah langkah yang bagus, tapi ini baru satu bagian dari persiapan kuliah di luar negeri yang komprehensif. Ada beberapa hal lain yang perlu disiapkan secara bersamaan agar kamu benar-benar siap ketika hari keberangkatan tiba.

 

Pertama adalah persiapan IELTS. Sebagian besar universitas di UK, Australia, Kanada, dan AS mensyaratkan skor IELTS minimal 6.0 hingga 7.0. Baca panduan persiapan IELTS kami untuk strategi belajar yang lebih terstruktur dan terarah.

 

Selanjutnya adalah memilih universitas dan jurusan yang tepat. Dari ribuan pilihan yang tersedia, mana yang paling sesuai dengan profil akademik dan tujuan kariermu? Setelah itu, kamu perlu mempersiapkan proses pendaftaran secara matang. Mulai dari menulis personal statement hingga mengurus surat rekomendasi, setiap universitas punya persyaratan yang berbeda-beda. Lihat panduan lengkap cara daftar kuliah S1 dan S2 di luar negeri kami untuk tahu apa saja yang perlu disiapkan dari jauh-jauh hari.

 

Yang tak kalah penting adalah mencari dan mengajukan beasiswa. Jangan lewatkan kesempatan beasiswa yang bisa meringankan beban biaya kuliah secara signifikan. Cek daftar beasiswa luar negeri yang tersedia untuk pelajar Indonesia di halaman beasiswa IDP Hotcourses Indonesia.

 

Kalau kamu ingin bicara langsung dengan konselor berpengalaman yang bisa membantumu merencanakan semua ini dari awal, mulai dari memilih universitas, mempersiapkan IELTS, hingga mengurus visa, konsultasi GRATIS dengan konselor IDP tersedia untuk kamu.

 

Ringkasan: Pilih Aplikasi yang Sesuai Tujuanmu

Tujuan

Aplikasi yang Direkomendasikan

Latihan speaking IELTS

HelloTalk, Tandem

Pemula, belum percaya diri

Speaky, Airtripp

Menemukan teman dari negara tujuan

InterPals, Tandem

Latihan writing secara santai

Slowly

Interaksi sosial yang lebih luas

Hello Pal

 

Mulai dari satu atau dua aplikasi dulu, bangun kebiasaan secara perlahan, dan rasakan sendiri perbedaannya. Kemampuan bahasa Inggris yang fasih dan natural tidak datang dari modul latihan saja, melainkan dari percakapan nyata yang bisa kamu mulai hari ini.

 

FAQ

Aplikasi chatting dengan native speaker apa yang terbaik untuk latihan IELTS?

HelloTalk dan Tandem adalah dua pilihan terbaik. HelloTalk unggul karena fitur koreksi grammar secara langsung yang sangat membantu untuk mengasah writing, sementara Tandem lebih baik untuk sesi latihan speaking yang terstruktur melalui video call dengan partner yang konsisten.

 

Apakah chatting dengan bule lewat aplikasi benar-benar bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris?

Ya, terutama kalau dilakukan secara konsisten dan menggunakan topik yang relevan. Interaksi rutin dengan native speaker terbukti meningkatkan kelancaran berbicara dan kemampuan memahami berbagai aksen secara alami, dua hal yang sangat membantu dalam menghadapi IELTS Speaking.

 

Berapa lama waktu yang disarankan untuk latihan chatting dengan bule setiap harinya?

Dua puluh hingga tiga puluh menit per hari sudah cukup efektif kalau dilakukan secara konsisten. Lebih penting dari durasi adalah kualitas percakapan, jadi pastikan kamu menggunakan topik yang menantang dan aktif meminta koreksi dari partner agar setiap sesi benar-benar memberikan hasil.

 

Apakah semua aplikasi ini gratis?

Semua aplikasi dalam daftar ini tersedia secara gratis dengan fitur dasar yang sudah sangat memadai untuk mulai berlatih. Versi premium biasanya menambahkan fitur seperti pencarian yang lebih canggih atau tampilan tanpa iklan, tapi tidak wajib diaktifkan untuk bisa merasakan manfaatnya.

 

Wajib dibaca

article Img

13 Pilihan Jurusan Kuliah di Luar Negeri Beserta Universitas Terbaiknya

Bagaimana memilih jurusan kuliah yang tepat mempengaruhi masa depanmu? Jurusan kuliah yang tepat bukan cuma menentukan karir kamu, tapi juga menjamin investasi studimu terbayar dengan peluang karir internasional yang menjanjikan.   Tahukah kamu? 78% lulusan internasional menyatakan bahwa kuliah di luar negeri secara signifikan meningkatkan karir mereka. Peluang besar: Bidang pekerjaan di STEM, bisnis, dan kesehatan di

50.7K
article Img

16 Universitas Terbaik di Dunia Berdasarkan Peringkat Jurusannya

Dalam ranking yang dirilis di tahun 2023, QS, perusahaan Inggris yang berfokus di bidang pendidikan dan studi lanjut di luar negeri, mengurutkan beberapa jurusan yang berbeda-beda di berbagai universitas.    Secara keseluruhan, 16 universitas yang berbeda-beda menjajari urutan teratas dalam setidaknya salah satu dari banyak jurusan yang berbeda, mulai dari bidang Ekonomi, Data Science hingga Kedokteran Hewan. Ada beberapa universitas yang

35.2K
article Img

Daftar Jurusan Populer dan Biaya Kuliahnya di Luar Negeri

Merencanakan studi di luar negeri memang bukan hal yang mudah. Selain wajib mempersiapkan diri untuk hidup di negara asing, kamu juga harus memilih jurusan kuliah yang tepat.   Kalau kamu masih belum tahu mau kuliah jurusan apa di luar negeri, kamu bisa mulai dengan melirik jurusan-jurusan kuliah yang populer bagi pelajar Indonesia di mancanegara.  Namun kamu tidak perlu repot-repot mencari info ini sendiri, karena kami telah membuat

23K