Cara Seru tapi Efektif untuk Belajar IELTS

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Before you leave

Cara Seru tapi Efektif untuk Belajar IELTS

Simak berbagai cara kreatif namun efektif untuk mempersiapkan kamu ikut tes IELTS

374
Cara Seru tapi Efektif untuk Belajar IELTS

Mau ikut tes IELTS tapi masih belum yakin dengan persiapannya? Tidak perlu cemas. Beberapa strategi kreatif ini bisa membantu kamu mempersiapkan IELTS dengan lebih efisien sehingga berpeluang besar untuk mencapai target.

 

Seperti apa strategi yang bisa kamu coba? Yuk simak selengkapnya di artikel ini!
 

Isi Artikel

 

 

1. Asah Listening Sambil Santai

 

 

Latihan Listening tidak melulu hanya sekedar mendengar rekaman audio tes yang monoton. Nyatanya, kamu bisa mencoba beberapa cara yang lebih menyenangkan seperti:

 

  • Marathon Tontonan Berbahasa Inggris: Menonton film atau serial berbahasa Inggris tanpa subtitle Bahasa Indonesia efektif melatih pendengaran. Fokus pada kata kunci, nama, tempat, atau opini. Tonton ulang dengan subtitle untuk mengecek pemahaman dan catat kosakata baru. Cara ini juga bagus untuk menambah vocabulary kamu loh!

  • Eksplorasi Podcast & TED Talks: Bahasa Inggris memiliki berbagai jenis aksen. Oleh karena itu, kamu perlu melatih diri untuk mendengarkan percakapan bahasa Inggris dengan berbagai aksen, baik itu British accent atau pun American Accent. Pilih topik yang kamu suka atau relevan dengan IELTS. Dengarkan ide utama, lalu rangkum isinya. Untuk mengasah keterampilan speaking, kamu juga bisa mempresentasikan atau menceritakan ulang informasi yang kamu dengar tersebut.

  • Analisis Lirik Lagu: Dengarkan lagu berbahasa Inggris, tebak tema atau pesannya sebelum melihat lirik. Baca lirik sambil mendengarkan lagu, perhatikan penggunaan kata dan struktur kalimat. Ini melatih kemampuan menangkap inti (gist) dan memahami makna dalam konteks.

 

Sementara itu, jika kamu ingin belajar IELTS bersama teman, kamu bisa mencoba cara-cara ini:

  • Diskusikan film atau serial: Setelah menonton, diskusikan film atau serial itu bareng teman belajarmu untuk mengasah kemampuan listening dan speaking.

  • Diskusikan rangkuman podcast/TED Talks: Diskusikan rangkuman yang kamu buat dari podcast atau TED Talks bareng teman biar makin paham.

  • Analisis Kesalahan Bersama (Listening): Diskusikan jawaban yang salah setelah latihan listening. Mengapa salah? Apa jebakan soalnya? Membongkar trik bersama membuatmu lebih waspada.

 

 

2. Latihan Reading Tanpa Stres

 

Bagian Reading sering dianggap menakutkan karena teks panjang dan waktu terbatas. Atasi dengan cara ini:

 

Kalau kamu ingin memperkuat kemampuan reading-mu secara otodidak, kamu bisa mencoba strategi berikut:

  • Bangun Kebiasaan Membaca Luas (Extensive Reading): Jangan batasi diri pada materi IELTS. Baca apa saja yang kamu suka dalam bahasa Inggris: blog, berita, novel, bahkan media sosial. Membaca bebas secara rutin meningkatkan kecepatan membaca, skill skimming/scanning, dan pemahaman bahasa secara keseluruhan.

  • Perkaya Wawasan Umum (General Knowledge): Semakin luas wawasanmu tentang isu sosial, teknologi, lingkungan, dll., semakin mudah kamu memahami konteks bacaan dan membuat prediksi. Rajin membaca berita atau artikel non-fiksi sangat membantu, termasuk saat menebak makna kata.

  • Latihan Aktif dan Interaktif: Jadikan latihan Reading lebih seru misalnya dengan cara:

  • Bermain Puzzle Paragraf: Gunting paragraf dan subjudul artikel, acak, lalu susun kembali untuk melatih pemahaman struktur teks.

  • Detektif Tipe Kata: Sebelum mengisi bagian rumpang (fill-in-the-blanks), tebak tipe kata yang hilang (kata kerja, benda, sifat) berdasarkan konteks untuk melatih prediksi.

  • Latihan Cepat: Coba jawab pertanyaan setelah melihat teks hanya 30 detik (ulang 3x) atau baca beberapa teks sambil berjalan mengelilingi ruangan (Reading Conveyor Belt) untuk simulasi membaca di bawah tekanan.

 

Selain belajar secara otodidak, kamu juga bisa mempersiapkan reading dengan cara belajar bersama teman menggunakan beberapa cara berikut ini:

  • Adu Skim & Scan: 'Balapan' dengan teman mencari informasi spesifik dalam teks berbeda untuk melatih kecepatan.

  • Analisis Kesalahan Bersama (Reading): Diskusikan jawaban yang salah setelah latihan reading. Mengapa salah? Apa jebakan soalnya? Membongkar trik bersama membuatmu lebih waspada.

 

 

3. Latihan agar Writing Lebih Hidup & Terstruktur

 

 

Menulis esai atau deskripsi grafik bisa jadi tantangan. Oleh karena itu kamu perlu strategi dan latihan yang efektif. Kamu bisa mencoba pendekatan berikut ini:

 

Untuk kamu yang ingin belajar secara otodidak, bisa coba beberapa strategi ini:

  • Planning Kreatif (Task 2): Jangan langsung menulis. Gunakan mind map berwarna, corat-coret ide, atau kode warna untuk argumen saat merencanakan esai. Visualisasi membantu menyusun struktur dan membuat proses lebih asyik.

  • Creative Journaling: Latih menulis di luar format IELTS. Tulis jurnal harian, mini blog post, atau cerita pendek tentang topik umum IELTS (lingkungan, teknologi). Eksperimen gaya penulisan menambah kosakata, memperbaiki grammar, dan meningkatkan kelancaran secara alami.

 

Oh ya, belajar writing juga bisa dilakukan dengan teman loh. Berikut ini strategi yang bisa kamu coba jika ingin belajar bersama dengan teman:

  • Buat Grafik Sendiri (Task 1): Ajak teman membuat 'dataset' khayalan yang unik (misal: "Jumlah kucing oren tidur siang di 3 negara"), buat grafiknya, lalu tukar dan deskripsikan seperti Task 1. Ini melatih deskripsi data dengan cara menyenangkan. Beri masukan satu sama lain.

  • Peer Review Efektif (Writing): Minta teman mengecek kejelasan ide, bukti pendukung, kekuatan opini, pengulangan kata, dan ejaan dalam tulisanmu. Feedback ini seringkali lebih bermanfaat daripada sekadar koreksi tata bahasa.

  • Writing Challenges: Tantang dirimu (atau temanmu)! Pilih topik esai acak, pasang timer (sesuai waktu ujian), dan tulis sebisamu. Setelah selesai, minta feedback dari teman atau tutor.

 

 

4. Melatih Speaking Agar Percaya Diri

 

 

Grogi saat Speaking itu wajar. Latihan dengan cara ini bisa meningkatkan kepercayaan diri, terutama jika kamu belajar secara otodidak:

  • Rekam dan Evaluasi Diri: Pilih topik Speaking setiap hari, rekam jawabanmu dengan memo suara. Dengarkan lagi, perhatikan intonasi, kelancaran, pilihan kata. Transkripsikan rekamanmu untuk menemukan area perbaikan.

  • Latihan di Depan Cermin (Mirror Talk): Kamu bisa melatih kelancaran berbicara dan kepercayaan diri dengan menjelaskan kegiatan sehari-hari atau menjawab pertanyaan IELTS di depan cermin. Ketika melakukan latihan ini, kamu juga perlu memperhatikan juga ekspresi wajah dan bahasa tubuhmu.

 

Nah, jika kamu belajar speaking bersama teman itu bisa jadi cara yang efektif banget untuk melatih kemampuan speaking loh. Daripada hanya sekedar melakukan percakapan tanpa strategi, kamu bisa mencoba melakukan kegiatan ini bersama temanmu:

  • Simulasi Beragam Skenario: Latihan berbicara adalah kunci. Coba main peran (misal: wawancara podcast), latihan percakapan santai, atau gunakan conversation starters acak untuk melatih spontanitas menjawab pertanyaan tak terduga.

  • Partner sebagai "Examiner" (Speaking): Minta teman berperan sebagai penguji IELTS. Latihan menjawab pertanyaan dalam format tes jadi lebih natural dan mengurangi kecemasan.

 

 

5. Menambah Vocabulary dengan Seru

 

Ubah cara menghafal kosakata yang monoton menjadi lebih interaktif, misalnya dengan cara-cara berikut ini:

 

Jika kamu belajar secara otodidak, kamu bisa coba cara ini:

  • Manfaatkan Konteks: Pelajari kata baru dari bacaan atau tontonan (seperti dijelaskan di bagian Listening dan Reading). Memahami kata dalam konteks lebih efektif daripada sekadar menghafal daftar.

  • Aplikasi Interaktif: Manfaatkan Duolingo, Memrise, atau Quizlet.

 

Sementara itu, jika kamu belajar bersama teman maka kamu bisa mencoba strategi ini:

  • Permainan Kosakata (Vocabulary Games): Jadikan menghafal lebih menyenangkan:

  • Taboo: Deskripsikan kata IELTS tanpa menyebut katanya agar teman menebak (melatih parafrase).

  • Flashcards: Buat kartu kata dan artinya untuk tebak-tebakan sendiri atau bareng teman.

  • Scrabble & Crossword: Gunakan kosakata IELTS saat bermain Scrabble atau isi teka-teki silang berbahasa Inggris.

  • Malam Trivia/Game IELTS: Ajak teman-temanmu main kuis seputar IELTS, charades (tebak gaya) pakai istilah IELTS, atau board game berbahasa Inggris. Suasana kompetitif yang santai bikin belajar lebih mudah diingat!

 

 

Jangan Lupakan Fondasi Utama

 

Tips kreatif akan maksimal jika fondasi kamu juga kuat. Oleh sebab itu, pastikan bahwa kamu juga memperhatikan beberapa hal dasar berikut ini:

  • Pahami Format & Struktur Tes: Kenali "medan perangmu" – format setiap bagian, tipe soal, dan alokasi waktu.

  • Latihan Soal (Mock Test) yang Bertujuan: Kerjakan mock test, tapi fokus pada analisis kesalahan. Kenapa salah? Apa yang perlu diperbaiki? Latihan harus punya tujuan jelas.

  • Kosakata & Grammar: Ini tetap vital. Terus perluas kosakata akademik dan topik umum IELTS, serta kuasai tata bahasa esensial.

  • •Kembangkan Skill Belajar Mandiri: IELTS hanyalah tahap awal. Kembangkan kemampuan belajar bahasa Inggris mandiri jangka panjang melalui kebiasaan membaca luas, mencari tahu, dan refleksi diri.

 

Dengan menggabungkan strategi kreatif, kolaborasi, dan fondasi yang kuat, persiapan IELTS-mu bisa menjadi perjalanan yang lebih menyenangkan dan efektif. Selamat berjuang!

 

 

FAQ (Frequently Asked Questions) tentang Persiapan IELTS

 

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk persiapan IELTS?

A: Waktu persiapan IELTS bervariasi tergantung pada level bahasa Inggris Anda saat ini dan skor target yang ingin dicapai. Rata-rata, calon peserta membutuhkan 2-3 bulan persiapan intensif, namun ada juga yang bisa lebih cepat atau lebih lama.

 

Q: Apakah perlu ikut les persiapan IELTS?

A: Tidak harus. Artikel ini menunjukkan berbagai strategi belajar IELTS secara otodidak dan bersama teman yang bisa sangat efektif. Les bisa menjadi pilihan jika Anda membutuhkan bimbingan terstruktur atau motivasi tambahan.

 

Q: Bagaimana cara meningkatkan skor Speaking IELTS jika saya grogi?

A: Latihan rutin adalah kuncinya. Coba rekam diri Anda saat berbicara, latihan di depan cermin, atau simulasi wawancara dengan teman. Fokus pada kelancaran, intonasi, dan pilihan kata. Semakin sering berlatih, rasa grogi akan berkurang.

 

Q: Apa saja sumber belajar IELTS yang direkomendasikan?

A: Selain materi resmi IELTS, Anda bisa memanfaatkan film, serial, podcast, TED Talks, lirik lagu, blog, berita, novel berbahasa Inggris, serta aplikasi seperti Duolingo, Memrise, atau Quizlet. Belajar bersama teman juga sangat direkomendasikan.

 

Q: Bagaimana cara efektif menambah kosakata untuk IELTS?

A: Pelajari kosakata dalam konteks, bukan hanya menghafal daftar. Manfaatkan permainan kosakata seperti Taboo, Flashcards, Scrabble, atau Crossword. Diskusi dengan teman dan penggunaan aplikasi interaktif juga sangat membantu.

 
 

Wajib dibaca