Kamu sedang mencari jurusan kuliah teknik dengan peluang kerja yang luas? Atau kamu telah memiliki kualifikasi S1 di bidang teknik kimia dan material, lalu sedang mencari pekerjaan? Artikel dari Hotcourses Indonesia yang satu ini akan memberikanmu gambaran mengenai jurusan teknik kimia dan material serta peluang kerja yang tersedia untuk bidang ini. Kami juga akan memberikan tips bagaimana kamu bisa meraih karir global dan prospek karir teknik kimia di luar negeri.
Artikel ini akan membahas:
- Apa itu jurusan teknik kimia dan material?
- Apa yang dipelajari di jurusan teknik kimia dan material?
- Prospek pekerjaan lulusan teknik kimia dan material
- Peluang kerja lulusan teknik kimia dan material di luar negeri
- Program kuliah teknik kimia dan material di luar negeri
- Kuliah teknik kimia dan material dimana dan apa syarat pendaftarannya?
Apa itu jurusan teknik kimia dan material?
Teknik kimia dan material (chemical and material engineering) adalah cabang dari ilmu teknik, yang mempelajari cara memproses bahan baku dan bahan kimia menjadi barang yang lebih berguna. Teknik kimia dan material menerapkan prinsip-prinsip kimia, biologi, fisika dan matematika untuk menyelesaikan berbagai masalah dan tantangam yang dihadapi dalam proses produksi kimia, bahan bakar, obat-obatan, makanan dan produk lainnya.
Apa yang dipelajari di jurusan teknik kimia dan material?
Jurusan ini mengajarkan cara merancang alat-alat berat yang digunakan untuk produksi skala besar, merencanakan dan menguji metode produksi, dan pemeliharaan fasilitas, supaya produksi dapat berjalan lancar.
Mahasiswa jurusan teknik kimia dan material akan mempelajari keahlian sebagai berikut:
- Melakukan penelitian untuk mengembangkan proses manufaktur yang lebih canggih
- Merancang prosedur keamanan bagi pekerja yang bekerja di lingkungan dengan tingkat kimia berbahaya
- Mengembangkan proses untuk memisahkan cairan dari gas, atau menghasilkan aliran listrik, dengan menggunakan proses kimia yang terencana
- Merancang dan merencanakan peralatan yang digunakan di lapangan
- Menguji dan memantau proses manufaktur
- Menyelesaikan masalah yang bersangkutan dengan proses manufaktur
- Memastikan proses produksi dan pembangunan fasilitas mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku
- Memperhitungkan biaya produksi/manufaktur
- Menyiapkan proposal dan anggaran, biaya tenaga kerja, menulis laporan dan pekerjaan manajerial lainnya. Seringkali, insinyur kimia dan material perlu bekerjasama dengan teknisi, insinyur dan ilmuwan lainnya.
- Menilai kelayakan suatu materi/bahan baku, menganalisa kekurangan dari materi tersebut dan cara mengatasinya.
Ada banyak bidang spesialisasi teknik kimia dan material. Beberapa contohnya adalah oksidasi (memanfaatkan reaksi oksigen dengan kimia lain untuk menghasilkan unsur kimia lain), polimerisasi (membuat plastik atau resin), nanomateri, hingga teknik biologi.
Setelah lulus, mahasiswa teknik kimia dan material dapat bekerja di industri produksi energi, elektronik, makanan, tekstil dan kertas. Mereka perlu mengerti secara menyeluruh dampak proses manufaktur terhadap lingkungan sekitar, serta keamanan kerja dan keamanan produk bagi konsumen.
Ilmu teknik kimia dan material ini digunakan di hampir semua industri, mulai dari merancang dan menguji bahan yang digunakan untuk membuat suatu produk, baik itu produk kecil seperti chip komputer, hingga yang berukuran raksasa seperti sayap pesawat terbang.
Selama kuliah, mahasiswa teknik kimia dan material akan mempelajari sifat dan struktur besi, keramik, plastik, komposit, nanomateri (partikel-partikel kecil), serta zat-zat lainnya untuk menghasilkan materi lain yang memenuhi standar mekanik, elektrik dan kimia yang diminta/dibutuhkan.
Dalam pekerjaannya, lulusan teknik kimia dan material akan membantu memilih bahan baku untuk suatu produk, hingga membuat materi yang akan dijadikan bahan baku jika perlu.
Sewaktu kuliah, mahasiswa teknik kimia dan material akan mempelajari cara menggunakan komputer untuk membuat replika dari karakter suatu materi dan komponen yang bersangkutan. Keahlian ini dibutuhkan oleh hampir semua bidang, mulai dari bidang teknik, mekanik, kimia, listrik, nuklir hingga luar angkasa.
Prospek Pekerjaan Lulusan Teknik Kimia dan Material
Beberapa contoh profesi yang ditekuni oleh lulusan jurusan teknik kimia dan material adalah:
1. Ceramic engineer
Terlibat dalam proses mengubah keramik menjadi produk jadi.
2. Composites engineer
Membuat bahan baku dengan teknologi khusus, dan kemudian digunakan dalam industri pesawat terbang, automobil dan industri lainnya.
3. Metallurgical engineer
Mengkhususkan diri dengan bahan baja seperti besi, alloy dan aluminium, untuk diolah menjadi produk jadi.
4. Plastics engineer
Mengembangkan dan menguji plastik atau polimer untuk kegunaan lain.
5. Semiconductor processing engineer
Menerapkan prinsip ilmu materi dan teknik untuk menghasilkan materi mikroelektronik untuk pembuatan teknologi komputer, penginderaan, dan lain-lain.
6. Memulai bisnis di bidang industri teknik kimia dan material (Wiraswasta)
Menguasai ilmu teknik kimia dan material, kamu dapat memulai industri rumahan, misalnya membuat sabun, pewarna makanan dan lain-lain.
Begitu banyak bukan peluang kerjamu jika menjadi lulusan jurusan teknik kimia dan material?
Peluang kerja dan gaji lulusan teknik kimia dan material di luar negeri
Menjadi lulusan jurusan teknik kimia dan material, artinya kamu berpeluang untuk mendapatkan karir global. Banyak industri yang membutuhkan ahli yang memiliki latar belakang pendidikan teknik kimia. Untuk kamu yang kuliah di luar negeri, peluang kerja akan terbuka lebar karena kamu bisa memperoleh visa kerja dengan lebih mudah. Bahkan kamu bisa memulai karirmu dengan magang di perusahaan internasional sambil menjalani perkuliahan teknik kimia di luar negeri.
Sebagai gambaran, menurut data sensus di Amerika, lulusan dari jurusan teknik kimia dan material rata-rata digaji $87,690 per tahun. Berikut adalah rinciannya:
| Bidang Pekerjaan Lulusan Teknik Kimia dan Material | Gaji / Tahun di Amerika Serikat |
|
Produksi spare-part dan produk pesawat luar angkasa |
$104,310 |
|
Manufaktur komputer dan elektronik |
$90,700 |
|
Penelitian dan pengembangan dalam bidang fisika, teknik dan life science |
$90,210 |
|
Teknik (engineer) |
$85,360 |
|
Manufaktur baja |
$74,830 |
|
Manufaktur minyak dan batu bara |
$112,670 |
|
Manufaktur bersifat kimia |
$100,530 |
|
Manufaktur resin, karet sintetis, serat sintetis dan filamen |
$100,040 |
Sewaktu kuliah, mahasiswa tidak hanya menghadiri kelas kuliah dan tutorial, tetapi juga banyak terlibat dalam kegiatan laboratorium untuk mempelajari teknik dan teknologi terkini. Kesempatan magang juga banyak tersedia di universitas luar negeri, supaya mahasiswa mereka mengenal lingkungan kerja dengan baik.
Program kuliah teknik kimia dan material di luar negeri
Ada beberapa pilihan program studi jurusan teknik kimia dan material yang tersedia di berbagai universitas luar negeri. Di antaranya:
-
Rekayasa Kimia (Chemical Engineering)
-
Rekayasa Material (Umum) (Materials Engineering)
-
Rekayasa & Teknologi Materia(Materials Engineering Technology)
-
Teknologi Perminyakan (Petroleum Engineering)
Kuliah teknik kimia dan material dimana dan apa syarat pendaftarannya?
Hotcourses Indonesia memiliki beberapa rekomendasi universitas dengan jurusan teknik kimia dan material yang bagus di luar negeri untuk kuliah jurusan teknik kimia dan material:
1. The University of Queensland, Australia (54th - TIMES WUR Engineering Rank 2023)
2. University of New South Wales, Australia (UNSW Sydney) (55th - TIMES WUR Engineering Rank 2023)
3. University of Sheffield, Inggris (100th - TIMES WUR Engineering Rank 2023)
4. University of Bristol, Inggris (101-125th - TIMES WUR Engineering Rank 2023)
5. New York University (NYU), Amerika Serikat (101-125th - TIMES WUR Engineering Rank 2023)
6. University of Alberta, Kanada (101-125th - TIMES WUR Engineering Rank 2023)
Untuk melihat daftar lengkapnya, kamu dapat klik gambar di bawah ini untuk menemukan program studi teknik kimia dan material di luar negeri yang sesuai denganmu.
Untuk persyaratan berbahasa Inggris, skor Bahasa Inggris yang dibutuhkan rata-rata 6.5 untuk S1, dan 7 untuk program S2 (harap cek sekali lagi dengan universitas yang kamu inginkan).
Jika memiliki sertifikat Cambridge A Level dalam bidang matematika, fisika dan kimia, itu akan lebih membantu kamu lagi saat ingin mendaftar program S1 di beberapa negara yang pastinya termasuk dengan Inggris. Mungkin kamu harus mendaftar program foundation selama setahun jika belum memiliki sertifikat A Level. Jika belum memenuhi persyaratan masuk, pada umumnya universitas akan menyarankan program jalur (pathway/foundation) yang bisa diikuti sebelum mengikuti program gelar yang diinginkan.
Persyaratan masuk setiap universitas berbeda-beda. Disarankan untuk konfirmasi ke universitas yang bersangkutan mengenai persyaratan masuk yang mereka minta.
Anti-ribet memilih tempat kuliah jurusan teknik kimia dan material? Kamu bisa langsung konsultasi dengan konselor profesional IDP yang akan membantumu memilih negara serta universitas yang tepat. Langsung akses dari HP-mu dan tunggu telepon dari kami, ya!
BACA JUGA:
Kuliah Teknik Kimia di Luar Negeri
13 Pilihan Jurusan Kuliah di Luar Negeri Beserta Universitas Terbaiknya
Artikel ini diperbarui dan diedit oleh Sabilla Mazaya pada tanggal 10 Juli 2023