Apakah kamu gemar pesawat dari sisi teknik, mesin, dan teknologi? Jika demikian, kamu mungkin cocok mengambil jurusan teknik penerbangan atau aerospace engineering. Artikel ini akan membahas prospek kerja untuk lulusan jurusan teknik penerbangan dan juga persyaratan untuk mendaftar kuliahnya di luar negeri.
Daftar Isi
-
Siapa yang Cocok dan Apa yang Dipelajari di Jurusan Teknik Penerbangan?
-
Persyaratan untuk Mendaftar Kuliah Teknik Penerbangan di Luar Negeri
Siapa yang Cocok dan Apa yang Dipelajari di Jurusan Teknik Penerbangan?
Untuk dapat diterima di jurusan ini, kamu perlu kuat dalam mata pelajaran seperti matematika, kimia dan fisika.
Agar sukses di bidang teknik penerbangan, kamu perlu memiliki kriteria sebagai berikut:
-
Tidak masalah dengan hitungan
-
Teliti dan memperhatikan detail
-
Bisa bekerja sendiri dan dalam kelompok
-
Suka menganalisa dan mengadakan riset
-
Tekun dan gigih, karena bidang ini membutuhkan ketelitian tinggi
-
Rapi dan terorganisir
Prospek Kerja Lulusan Jurusan Teknik Penerbangan
Merasa cocok untuk mempelajari teknik penerbangan? Perkembangan transportasi udara sangat pesat. Industri ini membutuhkan tenaga ahli yang mampu menciptakan dan mengembangkan pesawat menjadi lebih canggih. Di sinilah profesi lulusan teknik penerbangan dibutuhkan, diikuti dengan kisaran gaji yang tinggi.
Demi memberi kenyamanan bagi warga dunia, industri ini terus berinovasi. Misalnya, saat ini para ahli penerbangan telah berhasil menciptakan pesawat Concorde yang dapat menghemat waktu penerbangan dari New York ke London hingga kurang dari 3 jam. NASA juga sedang mengembangkan High Speed Research Program yang mampu mempersingkat waktu dan biaya perjalanan serta mengurangi dampak dari penerbangan kapal supersonik terhadap lingkungan.
Ada beberapa lowongan yang bisa ditekuni oleh para mahasiswa lulusan jurusan teknik penerbangan:
-
Industri komponen pesawat terbang
-
Industri pemeliharaan pesawat terbang
-
Industri Manufaktur Kedirgantaraan, baik komponen-komponen avionika/optronika, hidrolika/landing-gear, maupun komponen standar.
-
Industri Jasa, yang meliputi jasa perawatan (ACS-PT.DI, GMF-AeroAsia, INDO-PELITA, MMF, Koharmat-AU), jasa angkutan udara (airlines, air charter, seperti PT. GIA, PT. MNA, dll.), maupun jasa telekomunikasi satelit (Satelindo, PSN, Telkom, Kohanudnas).
-
Lembaga Penelitian (Puspiptek/BPPT, Dislitbang AU, LAPAN).
-
Lembaga Pendidikan (ITB, AAU, Sekbang-AU, dll.)
-
Lembaga Pemerintahan (Departemen Perhubungan).
-
Industri Manufaktur Global, seperti Embraer, Brasil; Boeing, Amerika Serikat; de Havilland, Canada dan juga Airbus, Eropa (Perancis, Jerman dan Inggris
-
Industri Jasa Penerbangan Internasional seperti Cathay Pacific dan Air Asia, serta di lembaga penelitian/pendidikan luar negeri, seperti NLR, Belanda; NTU, Singapura.
-
Di samping lapangan kerja dalam bidang penerbangan di atas, lulusan teknik penerbangan juga dapat bekerja di bidang-bidang teknik lainnya seperti industri otomotif, industri konstruksi umum, perusahaan minyak, teknologi informasi, konsultan teknik, dan lain-lain.
Universitas Terbaik di Luar Negeri untuk Jurusan Teknik Penerbangan
Australia
Queensland University of Technology (QUT)
Queensland University of Technology (QUT) menawarkan program teknik penerbangan yang sangat terintegrasi dengan kebutuhan industri, diperkuat oleh kemitraan dengan perusahaan-perusahaan aerospace terkemuka. Dengan fasilitas simulasi penerbangan yang termasuk salah satu yang tercanggih di Australia, QUT menekankan pada pembelajaran berbasis praktik. Data terbaru menunjukkan bahwa 85% lulusan program ini berhasil mendapatkan pekerjaan di bidang terkait dalam enam bulan setelah kelulusan, sebuah testament atas relevansi dan efektivitas kurikulum yang ditawarkan.
The University of Adelaide (UoA)
The University of Adelaide (UoA) terus memperkuat reputasinya dalam penelitian teknik penerbangan, dengan alokasi dana penelitian lebih dari $20 juta AUD untuk proyek-proyek inovatif dalam lima tahun terakhir. Program ini menawarkan spesialisasi dalam aerospace engineering, menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan desain dan inovasi di industri penerbangan. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk bekerja langsung pada penelitian yang mempengaruhi standar industri global, menempatkan UoA di garis depan pendidikan teknik penerbangan.
UNSW Sydney - University of New South Wales
UNSW Sydney - University of New South Wales diakui secara internasional untuk keunggulan akademik dan penelitiannya dalam teknik penerbangan, secara konsisten berada di peringkat top 50 universitas global untuk teknik dan teknologi. Program teknik aerospace di UNSW mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang diperlukan untuk berkarir di berbagai sektor penerbangan, dari pabrikan pesawat hingga agen ruang angkasa. Dengan lebih dari 150 proyek penelitian yang sedang berlangsung, mahasiswa terlibat dalam pengembangan teknologi penerbangan terdepan.
The Australian National University
Meski The Australian National University (ANU) lebih dikenal dengan kekuatan di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian, pendekatannya terhadap teknik, termasuk teknik penerbangan, menekankan pada solusi inovatif untuk tantangan global. ANU menawarkan program yang unik dengan memanfaatkan kekuatan penelitiannya untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam desain penerbangan, menjadikannya pilihan yang menarik bagi mahasiswa yang tertarik dengan inovasi berkelanjutan dalam penerbangan.
The University of Sydney
The University of Sydney terkenal dengan komitmen kuatnya pada riset dan inovasi teknik penerbangan. Programnya dirancang untuk mengembangkan pemimpin masa depan industri dengan pemahaman yang kuat tentang prinsip teknik penerbangan dan keberlanjutan. Universitas ini telah berkolaborasi dengan mitra industri untuk menawarkan proyek-proyek riset yang memecahkan tantangan nyata dalam penerbangan, memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang berharga. Dengan lulusan yang sangat diminati oleh industri, program ini menyiapkan mahasiswa untuk sukses di panggung global.
Inggris
City, University of London
City, University of London's School of Mathematics, Computer Science & Engineering terkenal dengan program Aerospace Engineering-nya, yang secara konsisten menempati peringkat tinggi dalam penelitian dan pengajaran di UK. Berbekal laboratorium penerbangan canggih dan fasilitas terowongan angin, program ini menawarkan pengalaman belajar yang mendalam dengan fokus pada aerodinamika dan desain pesawat. Sekitar 90% lulusan berhasil menemukan pekerjaan atau melanjutkan studi dalam enam bulan setelah lulus, menurut Survei Destinasi Lulusan Terakhir.
University of Southampton
Program Aerospace Engineering di University of Southampton dikenal global untuk keunggulan risetnya, terutama dalam teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicles) dan sistem aerospace. Dengan investasi lebih dari £100 juta dalam fasilitas riset dan pengajaran baru-baru ini, mahasiswa mendapat akses ke terowongan angin terkini dan simulator penerbangan. Program ini menawarkan spesialisasi dalam teknik aerodinamika, struktur pesawat, dan sistem propulsi, dengan 95% lulusannya mendapatkan pekerjaan dalam industri terkait atau melanjutkan studi lebih lanjut.
University of Glasgow
University of Glasgow's School of Engineering menawarkan program teknik penerbangan yang inovatif dengan fokus kuat pada desain pesawat dan teknologi berkelanjutan. Universitas ini baru-baru ini mengumumkan kerja sama dengan industri aerospace terkemuka untuk mengembangkan solusi penerbangan berkelanjutan, menegaskan komitmennya pada inovasi dan keberlanjutan. Dengan rasio staf ke mahasiswa yang ideal, Glasgow menjamin pendidikan yang personal dan mendalam, mempersiapkan lulusan untuk tantangan masa depan industri aerospace.
University of Birmingham
University of Birmingham menonjol dalam teknik penerbangan dengan pendekatannya yang berfokus pada keberlanjutan dan inovasi teknologi. Programnya mendapat manfaat dari fasilitas penelitian Aerospace Technology Centre yang canggih, di mana mahasiswa bisa terlibat dalam proyek-proyek riset yang bekerja sama dengan mitra industri. Program ini juga menekankan pada pengembangan keterampilan profesional, seperti kepemimpinan dan manajemen proyek, untuk memastikan lulusan siap memasuki industri penerbangan global.
University of Sheffield
Program Aerospace Engineering di University of Sheffield terkenal akan kekuatan penelitiannya dalam bidang material aerospace dan teknologi manufaktur. Dengan akses ke Advanced Manufacturing Research Centre (AMRC) yang merupakan kolaborasi dengan Boeing, mahasiswa memiliki kesempatan unik untuk terlibat dalam riset dan inovasi yang mendefinisikan masa depan manufaktur aerospace. Program ini menawarkan kurikulum yang komprehensif, meliputi segala dari aerodinamika hingga elektronik penerbangan, memastikan lulusan siap untuk berbagai peran dalam industri aerospace.
Irlandia
South East Technological University
Sebagai institusi yang terus berkembang, South East Technological University (SETU) di Irlandia, Universitas ini menekankan keterlibatan industri yang kuat, dengan proyek berbasis penelitian yang menawarkan mahasiswa kesempatan untuk bekerja langsung dengan teknologi mutakhir dan menerapkan teori mereka dalam konteks nyata. Mahasiswa yang tertarik dengan industri penerbangan dapat mendapatkan manfaat dari pendekatan holistik SETU terhadap pendidikan teknik, mempersiapkan mereka untuk berbagai karier teknis dan rekayasa dalam sektor penerbangan dan aerospace.
Persyaratan untuk Mendaftar Kuliah Teknik Penerbangan di Luar Negeri
Untuk kuliah S1 di jurusan teknik penerbangan, ada beberapa persyaratan pendaftaran yang harus kamu persiapkan. Berikut adalah contoh persyaratan masuk gelar Aerospace Engineering BEng (Hons) dari University of Surrey:
- BEng: Nilai ujian A Level Cambridge ABB (mata pelajaran wajib: Matematika dan Fisika), Nilai IB min. 33
- MEng (Program fast-track S2): Nilai ujian A Level Cambridge AAB, Nilai IB min. 34
- Ijazah SMA nasional Indonesia tidak diterima, mahasiswa dapat mendaftar melalui jalur foundation atau mengambil ujian internasional yang diterima University of Surrey (seperti Cambridge / IB)
- Skor minimal IELTS band 6 dengan nilai komponen minimum 5.5
Perlu diingat persyaratan masuk setiap universitas berbeda-beda. Disarankan untuk konfirmasi ke universitas mengenai persyaratan masuk yang mereka minta.
Jika belum memenuhi persyaratan masuk, kebanyakan universitas akan menyarankan program alternatif, atau program jalur/pathway/foundation yang bisa diambil sebelum melanjutkan ke program undergraduate atau postgraduate.