Informasi penting
Study abroad: Info Jurusan

PROSPEK KERJA JURUSAN TEKNIK PENERBANGAN & PERSYARATAN MENDAFTAR KULIAH KE LUAR NEGERI

21597

Apakah kamu gemar pesawat dari sisi teknik, mesin, dan teknologi? Jika demikian, kamu mungkin cocok mengambil jurusan teknik penerbangan.

 

 

Di jurusan teknik penerbangan, kamu akan belajar tentang kedirgantaraan dan penerbangan, mulai dari perancangan, pembuatan, ujicoba dan pengoperasian pesawat terbang dan pesawat antariksa. Teknik penerbangan bukan sekolah calon pilot, melainkan lebih menjurus ke calon insinyur penerbangan.

 

 

Untuk dapat diterima di jurusan ini, kamu perlu kuat dalam mata pelajaran seperti matematika, kimia dan fisika.

 

 

Agar sukses di bidang teknik penerbangan, kamu perlu memiliki kriteria sebagai berikut:

  • Tidak masalah dengan hitungan
  • Teliti dan memperhatikan detail
  • Bisa bekerja sendiri dan dalam kelompok
  • Suka menganalisa dan mengadakan riset
  • Tekun dan gigih, karena bidang ini membutuhkan ketelitian tinggi
  • Rapi dan terorganisir

 

 

Perkembangan transportasi udara sangat pesat. Industri ini membutuhkan tenaga ahli yang mampu menciptakan dan mengembangkan pesawat menjadi lebih canggih. Di sinilah profesi lulusan teknik penerbangan dibutuhkan.

 

 

 

 

Demi memberi kenyamanan bagi warga dunia, industri ini terus berinovasi. Misalnya, saat ini para ahli penerbangan telah berhasil menciptakan pesawat Concorde yang dapat menghemat waktu penerbangan dari New York ke London hingga kurang dari 3 jam. NASA juga sedang mengembangkan High Speed Research Program yang mampu mempersingkat waktu dan biaya perjalanan serta mengurangi dampak dari penerbangan kapal supersonik terhadap lingkungan.

 

 

Industri teknik penerbangan menawarkan prospek kerja yang bagus. Setidaknya masuk dalam jajaran 10 besar pekerjaan dengan gaji tertinggi. Di luar negeri, lulusan ini dibayar dengan gaji USD 60.000 - 102.000 per tahun.

 

 

Ada beberapa lowongan yang bisa ditekuni oleh para mahasiswa lulusan jurusan teknik penerbangan:

  1. Industri komponen pesawat terbang
  2. Industri pemeliharaan pesawat terbang
  3. Industri Manufaktur Kedirgantaraan, baik komponen-komponen avionika/optronika, hidrolika/landing-gear, maupun komponen standar.
  4. Industri Jasa, yang meliputi jasa perawatan (ACS-PT.DI, GMF-AeroAsia, INDO-PELITA, MMF, Koharmat-AU), jasa angkutan udara (airlines, air charter, seperti PT. GIA, PT. MNA, dll.), maupun jasa telekomunikasi satelit (Satelindo, PSN, Telkom, Kohanudnas).
  5. Lembaga Penelitian (Puspiptek/BPPT, Dislitbang AU, LAPAN).
  6. Lembaga Pendidikan (ITB, AAU, Sekbang-AU, dll.)
  7. Lembaga Pemerintahan (Departemen Perhubungan).
  8. Industri Manufaktur Global, seperti Embraer, Brasil; Boeing, Amerika Serikat; de Havilland, Canada dan juga Airbus, Eropa (Perancis, Jerman dan Inggris
  9. Industri Jasa Penerbangan Internasional seperti Cathay Pacific dan Air Asia, serta di lembaga penelitian/pendidikan luar negeri, seperti NLR, Belanda; NTU, Singapura.
  10. Di samping lapangan kerja dalam bidang penerbangan di atas, lulusan teknik penerbangan juga dapat bekerja di bidang-bidang teknik lainnya seperti industri otomotif, industri konstruksi umum, perusahaan minyak, teknologi informasi, konsultan teknik, dan lain-lain.

 

Tertarik? Cari program kuliah Teknik Penerbangan di luar negeri sekarang juga!

 

Persyaratan untuk mendaftar: minimal nilai 6 untuk mata pelajaran matematika dan fisika. Selain itu juga dibutuhkan skor minimal 550 untuk TOEFl atau IELTS band 5, atau setara. Perlu diingat persyaratan masuk setiap universitas berbeda-beda. Disarankan untuk konfirmasi ke universitas mengenai persyaratan masuk yang mereka minta. Jika belum memenuhi persyaratan masuk, kebanyakan universitas akan menyarankan program alternatif, atau program jalur/pathway/foundation yang bisa diambil sebelum melanjutkan ke program gelar.

 

 

 

 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS