Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

6 TIPS MENULIS PERSONAL STATEMENT UNTUK PROGRAM MBA

 6 Tips Menulis Personal Statement Untuk Program MBA

Program MBA (Master of Business Administration) adalah salah satu program pascasarjana terpopuler di dunia saat ini. Program ini menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang akademis dan mengajarkan mereka semua ilmu serta keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan bisnis. Selain itu, lulusan program ini juga mendapatkan kualifikasi untuk bertransisi ke opsi karir yang lebih tinggi dan berkesempatan meningkatkan pendapatan mereka. 

 

Seperti program-program kuliah lainnya, tentu MBA punya persyaratan tersendiri. Selain syarat-syarat umum seperti nilai GRE/GMAT dan TOEFL/IELTS, kamu juga akan diminta menuliskan sebuah personal statement. Karena program ini cukup kompetitif, personal statement-mu harus bisa menarik perhatian staf penerimaan mahasiswa baru. Karena itu, tim Hotcourses Indonesia akan membagikan 5 tips khusus menulis personal statement untuk Program MBA.


1. Jangan Copy - Paste

Jangan Copy - Paste personal statement-mu

Personal statement adalah dokumen yang menjabarkan semua informasi tentang dirimu yang tidak dimuat dalam di dokumen-dokumen pendaftaran lainnya. Karena itu, kamu sebaiknya jangan hanya sekedar menulis ulang informasi dari CV dan portofoliomu di dokumen ini. Kamu perlu menjelaskan semua pengalamanmu secara mendalam dan juga pertumbuhan pribadimu setelah melewati hal-hal tersebut.

 

Kalau kamu mendaftar ke beberapa universitas, kami sarankan kamu tidak menggunakan personal statement yang sama. Pastikan kamu sudah memahami kandidat seperti apa yang dicari tiap universitas untuk bisa menyesuaikan personal statement yang kamu kirimkan.

 

2. Tuliskan Pengalaman Terbaru Yang Relevan

Tuliskan pengalaman terbaru yang relevan di personal statement-mu

Saat menulis personal statement untuk program MBA, banyak orang mengira mereka bisa menulis tentang semua pencapaian mereka dari kecil hingga dewasa. Namun sebenarnya staf penerimaan mahasiswa lebih tertarik pada pencapaian-pencapaianmu yang terbaru. Karena itu, kamu sebaiknya berfokus pada prestasi dan pencapaianmu pasca kelulusan SMA (contoh: mendapatkan beasiswa atau mengikuti program magang di perusahaan bergengsi). Kebanyakan program MBA saat ini hanya menerima mahasiswa dengan pengalaman kerja, jadi kamu juga bisa menulis tentang pengalaman kerjamu untuk menunjukkan soft dan hard skills yang kamu miliki.

 

Unduh brosur universitas favoritmu di seluruh dunia

 

3. Nyatakan Tujuanmu

Nyatakan tujuanmu dalam personal statement-mu

Semua program MBA saat ini mencari mahasiswa dengan motivasi tinggi. Untuk menunjukkan tingkat motivasimu, tuliskan apa yang ingin kamu capai setelah meraih gelar MBA. Jelaskan konsentrasi mana yang ingin kamu ambil — keuangan, kepemimpinan, kewirausahaan atau analisis bisnis — dan mengapa kamu memilih konsentrasi tersebut. Misalnya, seorang mahasiswa yang tertarik membuka bisnis sendiri harus membahas rencananya untuk mengambil konsentrasi kewirausahaan secara mendalam.

 

4. Jelaskan Kenapa Kamu Adalah Kandidat Yang Tepat

Jelaskan Kenapa Kamu Adalah Kandidat Yang Tepat dalam personal statementmu

Kalau kamu ingin menarik perhatian staf penerimaan mahasiswa baru, kamu juga bisa membahas alasan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk program MBA tersebut. Gunakan kreativitasmu untuk menjelaskan bagaimana kamu bisa berkontribusi pada program mereka dan keuntungan yang akan didapatkan pihak universitas jika kamu masuk dalam jaringan alumni mereka. Jelaskan juga kenapa kamu merasa cocok dengan program MBA pilihanmu dan bagaimana program ini bisa membantu perjalanan karirmu.

 

(Baca juga: INFORMASI LENGKAP MBA)

 

5. Beri Penjelasan Berbasis Fakta

Beri Penjelasan Berbasis Fakta dalam personal statement-mu

Kalau kamu perlu menjelaskan kekurangan tertentu dalam dokumen pendaftaranmu (contoh: IPK yang kurang baik atau periode menganggur yang lama), jelaskan semua faktanya tanpa memberi alasan yang berbelit-belit. Tunjukkan bahwa kamu mengambil tanggung jawab sepenuhnya atas semua hal yang menyebabkan kekurangan-kekurangan tersebut. Ini akan menunjukkan bahwa kamu memiliki integritas tinggi dan bersedia belajar dari pengalaman-pengalaman negatif.

 

6. Edit Sebaik Mungkin

Edit personal statement-mu sebaik mungkin

Untuk mendaftar ke program MBA di luar negeri, personal statement-mu tentu harus ditulis dalam bahasa Inggris. Karena itu, para staf penerimaan mahasiswa juga akan menggunakan personal statement ini sebagai alat untuk menilai kemampuanmu dalam menggunakan bahasa Inggris. Kami menyarankan agar kamu membaca kembali tulisanmu dengan seksama untuk bisa menemukan serta memperbaiki kesalahan ejaan, tata bahasa dan struktur kalimat. Kamu bisa menggunakan aplikasi seperti Grammarly atau ProWritingAid untuk mempermudah proses pengeditan ini.

 

Selain itu, kamu juga bisa meminta orang lain (teman atau anggota keluarga) untuk membaca personal statement-mu. Tanyakan opini mereka mengenai tulisanmu dan gunakan masukan dari mereka agar personal statement-mu unik dan bisa menampilkan semua sisi terbaikmu secara profesional.

 

Perlu diingat juga bahwa gaya penulisan personal statement berbeda dengan gaya penulisan motivation letter. Kamu bisa membaca panduan kami mengenai perbedaan personal statement dan motivation letter untuk informasi lengkapnya.

 

Butuh panduan menulis personal statement untuk program MBA? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang selalu siap membantumu untuk mendaftar dan kuliah di berbagai universitas terbaik di dunia!

 

Daftar sekarang untuk konsultasi gratis!

 

Sumber:

augsburg.edu

essayedge.com

Mencari jurusan

Pilih negara
Pascasarjana

Wajib dibaca

PERBEDAAN ANTARA TES TOEFL DAN IELTS

Saat mendaftar untuk kuliah di luar negeri, kamu akan diminta untuk memberi nilai tes kemampuan bahasa inggris TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) atau IELTS (International English Language Testing System). Hal ini adalah untuk memastikan bahwa kemampuan kamu dalam membaca, berbicara dan menulis dalam bahasa inggris semua cukup untuk mengikuti pelajaran di universitas nantinya. Namun, karena kedua tes ini menguji hal yang sama, banyak mahasiswa yang

363K

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

191.1K