Sebelumnya kami telah menulis artikel yang menjelaskan tentang personal statement dan informasi apa saja yang perlu dimuat dalam personal statement tersebut. Berikut ini kami akan memberikan saran tentang bagaimana mengatur tampilan personal statement-mu...
1. Tulis dalam paragraf
Pisahkanlah setiap inti yang ingin kamu sampaikan dalam paragraf. Setiap paragraf sebainya berisikan satu pernyataan, disertai dengan penjelasan dan contoh jika ada. Misalnya di bagian kegiatan ekstrakurikuler yang kamu ikuti, kamu akan menuliskan berbagai jenis kegiatan yang pernah kamu ikuti, misalnya Osis dan pramuka. Pisahkanlah dalam dua paragraf. Paragraf pertama misalnya tentang kegiatan kamu di Osis, tuliskanlah sejak kapan kamu bergabung, posisi kamu, apa saja yang kamu lakukan, apa saja yang kamu pelajari dan hal yang bersangkutan lainnya. Kemudian baru memulai tentang kegiatan pramuka kamu di paragraf kedua.
2. Gunakan grammar dan tanda baca yang benar
Telitilah dalam grammar dan tanda baca. Kamu bisa meminta bantuan guru atau senior kamu untuk mengecek personal statement yang telah kamu tulis.
3. Proporsi akademis dan ekstra-kurikuler
Kamu bisa menuliskan tentang minat akademis kamu dan alasan mengapa kamu memilih jurusan pilihan kamu dengan proporsi yang lebih banyak dibandingkan dengan kegiatan ekstra kurikulermu. Kegiatan ekstra kurikuler atau kegiatan di luar sekolah hanya bertujuan untuk menunjang dan memperkuat penjelasan kamu mengenai minat akademis kamu dan apakah kamu memiliki kriteria yang cocok untuk mendalami jurusan pilihan kamu.
4. Jujur dengan pernyataan kamu
Janganlah menuliskan kalimat yang berlebihan atau bahkan menuliskan keahlian yg tidak kamu miliki. Pihak universitas akan mengetahuinya dalam wawancara.
5. Kunjungi situs universitas
Biasanya situs universitas ada memuat isi apa saja yang ingin mereka lihat dalam personal statement. Jadi ada baiknya kamu mencari informasi tersebut. Kamu bisa melihat profil dari berbagai universitas di luar negeri dari situs Hotcourses Indonesia dan mulai mempelajarinya dari satu tempat. Jika ternyata kamu tidak bisa menemukannya, kamu bisa mengirimkan email ke universitas.
6. Jelaskan dengan contoh yang relevan
Jika kamu hanya menuliskan pernyataan tetapi tidak dibarengi dengan contoh, pernyataan kamu tersebut akan menjadi kurang meyakinkan. Misalnya jika kamu menuliskan bahwa kamu senang membaca buku, barengilah dengan menuliskan buku apa saja yang pernah kamu baca. Jika ternyata terlalu banyak, pilihlah beberapa judul yang kamu sukai dan jelaskanlah mengapa kamu menyukainya dan apa yang telah kamu dapatkan dari buku tersebut dan apa hubungannya dengan jurusan pilihan kamu.
7. Jelaskan apa yang ingin kamu dapatkan dari jurusan kamu
Biasanya ini adalah salah satu bagianyang diminta oleh pihak penerimaan mahasiswa universitas. Tuliskanlah mengenai apa yang ingin kamu dapatkan dan pelajari dari jurusan kamu, dan bagaimana menurut kamu jurusan pilihan kamu bisa membantu kamu.
8. Tunjukkan rasa antusias kamu
Para dosen senang menghadapi para mahasiswa yang antusias. Oleh karena itu, tunjukkanlah bahwa kamu benar2 menyenangi dan bersemangat dengan jurusan pilihan kamu, dan sertailah dengan bukti.
9. Buat kesimpulan yang tegas
Akhirilah personal statement kamu dengan kesimpulan yang tegas. Jangan masukkan ide baru dalam kesimpulan kamu. Kesimpulan sebaiknya merupakan rangkuman dari apa yang ingin kamu sampaikan.
---
Butuh bantuan serta panduan lebih lanjut untuk kuliah di luar negeri? Hubungi konselor kami dari IDP Education sekarang juga untuk konsultasi GRATIS.
*Artikel ini diperbarui dan diedit oleh Sabilla Mazaya pada tanggal 31 Agustus 2023