Apa itu Certificate Programs?

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Apa itu Certificate Programs?

Apa sih Certificate programs itu? Apa bedanya dengan program kuliah gelar (S1/S2, diploma, dll)?

share image

Selain Undergraduate/S1 atau Postgraduate/S2 programs, tentunya kamu juga sering mendengar isilah Certificate programs sewaktu membaca brosur universitas. Sebenarnya apa sih Certificate programs itu? Apa bedanya dengan program kuliah gelar (S1/S2, diploma, dll)?

 

Certificate programs adalah program belajar jangka pendek yang dikhususkan untuk mahasiswa yang ingin menguasai bagian yang lebih spesifik dari suatu bidang studi. Pada umumnya, program sertifikat ini ditawarkan untuk bidang studi perdagangan, profesional dan akademik. Contohnya adalah perbengkelan, perawatan kesehatan, bisnis dan kewirausahaan.

 

Misalnya kamu telah lulus S1 dari jurusan fashion design, dan kamu berencana untuk membuka usaha memasarkan busana rancanganmu, kamu bisa mengambil program sertifikat ‘fashion marketing’. Dengan demikian kamu bisa mendapatkan tambahan ilmu dengan biaya dan waktu yang lebih sedikit.

 

Program sertifikat atau certificate program terbagi menjadi dua tingkatan:

 

 

Undergraduate Programs/S1

Ini adalah program sertifikat bagi mahasiswa yang belum menyelesaikan program gelar S1. Program ini bisa kamu temukan di community college, universitas, atau institusi vokasional. Contoh dari program sertifikat adalah program memperbaiki alat pemanas dan pendingin ruangan, program asisten dokter, program manajemen perkantoran, bisnis dan akuntansi.

 

Persyaratan Mendaftar

Pada umumnya, dengan memiliki sertifikat tanda kelulusan SMU dan sertifikat kelancaran berbahasa Inggris sudah bisa mendaftar. Untuk program-program yang lebih teknikal mungkin akan membutuhkan bukti kemahiran dalam bidang tertentu, misalnya matematika, komputer dan sejenisnya, tergantung dari program sertifikat yang ingin diambil.  

 

 

Graduate Programs/Program S2/S3

Beda dari program sertifikat dan program S2/S3 adalah, program sertifikat mempelajari satu bagian spesifik saja dari suatu jurusan. Jika di program S2 kamu mengambil jurusan kedokteran yang mempelajari ilmu kedokteran secara luas, di program sertifikat pascasarjana (graduate certificate program), kamu bisa memilih untuk mempelajari bagian yang lebih spesifik, misalnya program ‘komunikasi efektif dengan pasien’.

 

Persyaratan Mendaftar

Untuk dapat mendaftar, kamu harus telah lulus dari program S1 di bidang yang bersangkutan, dengan nilai GPA yang memenuhi persyaratan masuk program sertifikat yang ingin kamu daftar. Beberapa program sertifikat juga meminta mahasiswa untuk melampirkan personal statement.

 

Program sertifikat pascasarjana lebih pendek durasinya dari program pascasarjana. Biasanya kurang dari setahun. Beberapa institusi juga mengijinkan program sertifikat ini dijadikan kredit untuk program pascasarjana. Jadi dihitung sebagai SKS untuk menamatkan program S2/S3 yang sedang kamu jalani. Misalnya saat ini kamu sedang menjalani program S2 jurusan international business, dan kamu ingin memperdalam ilmu dalam strategi negosiasi, maka kamu bisa mengambil program sertifikat ‘negotiation strategy’ dan jika universitas tempat kamu kuliah mengijinkan, program sertifikat tersebut akan dihitung sebagai SKS untuk menamatkan program S2 kamu. Jadi setelah lulus, kamu akan memegang gelar S2 International Business dan Certificate in Negotiation Strategy, yang tentunya memberikan nilai plus untuk prospek kerja kamu setelah lulus nanti.

 

 

Sumber:

What are certificate programs?

Wajib dibaca

article Img

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah S1 di Luar Negeri? Syarat, Dokumen, dan Tips Persiapan

Apa Saja Persyaratan Masuk Kuliah S1 di Luar Negeri? Persyaratan masuk kuliah S1 di luar negeri biasanya mencakup: Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL). Dokumen akademis (ijazah, transkrip, CV, personal statement, portofolio, surat rekomendasi). Dokumen pendukung (paspor, bukti keuangan, visa pelajar). Setiap universitas dan negara punya standar berbeda, jadi pastikan kamu cek persyaratan spesifik

220.1K
article Img

Apa Saja Pertanyaan Penting Saat Pendaftaran Universitas Luar Negeri ke Konsultan Pendidikan?

Pertanyaan Apa yang Harus Diajukan Saat Daftar Universitas Luar Negeri? Saat mendaftar kuliah ke luar negeri lewat konsultan pendidikan, ada 20 pertanyaan penting yang wajib kamu tanyakan—mulai dari kapan harus daftar, dokumen apa yang diperlukan, biaya kuliah & beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Dengan menanyakan hal-hal ini, kamu bisa memastikan jurusan, universitas, dan rencana studimu sesuai kebutuhan.   Mendaftar

199.1K