Beasiswa Luar Negeri – Mitos vs Kenyataan (Myth vs Reality)

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Beasiswa Luar Negeri – Mitos vs Kenyataan

Mitos dan realita seputar beasiswa. Kamu akan kaget ternyata banyak pemahaman yang salah mengenai beasiswa luar negeri.

mitos dan realita beasiswa luar negeri

 

Lihat beberapa Mitos vs Realita mengenai beasiswa luar negeri yang seringkali salah di pahami oleh orang-orang:

 

MYTH #1: DAPAT BEASISWA LUAR NEGERI? MUSTAHIL!!

 

Beasiswa itu tersedia dalam jumlah terbatas, tetapi yang menginginkannya sangat banyak. Itulah yang dipikirkan oleh kebanyakan orang. Sehingga tidak sedikit yang mengurungkan niat untuk mendaftar karena berpikir tidak mungkin diterima.

 

KENYATAANNYA...

 

Ya, mendapatkan beasiswa itu memang tidak gampang, tetapi juga tidak berarti mustahil. Tahukah kamu, ternyata ada ratusan kuota beasiswa yang tidak terpenuhi di Amerika. Jadi sebenarnya ada ratusan beasiswa yang tersia-siakan begitu saja di sana.

 

Banyak beasiswa ditolak hanya karena berkas yang tidak lengkap, atau tidak memenuhi persyaratan. Banyak pendaftar yang asal mengumpulkan formulir padahal tidak memenuhi syarat, atau mengirimkan formulir yang tidak diisi lengkap, atau tidak menyertakan dokumen yang diminta.

 

Untuk bisa mendapatkan beasiswa memang harus rajin mencari informasi, karena sebenarnya beasiswa di luar sangat banyak, hanya saja banyak yang tidak tahu. Di database Hotcourses saja tersedia 3,572 beasiswa untuk bisnis dan manajemen, 2,972 beasiswa untuk ilmu komputer dan matematika, dan lain sebagainya. Lihat daftar lengkap di sini.

 

 

MYTH #2: CUMA JENIUS YANG BISA 

 

Beasiswa luar negeri memiliki beragam tujuan dan kategori. Ada beasiswa yang diberikan oleh universitas untuk menarik para pelajar berprestasi. Ada juga beasiswa yang bertujuan untuk mengisi kekurangan tenaga kerja, dan lain sebagainya.

 

KENYATAANNYA...

 

Benar, beasiswa pasti mengajukan persyaratan akademis. Jadi memang harus punya prestasi yang memuaskan supaya bisa dapat beasiswa, tetapi tidak berarti harus jenius. Logikanya, prestasi identik dengan kesungguhan pelajar. Pelajar yang giat dan bersungguh-sungguh umumnya menunjukkan prestasi yang memuaskan, walau belum tentu luar biasa. Nah, kesungguhan inilah yang dicari pemberi beasiswa.

 

Misalnya, Badan Koordinasi Bahasa Mandarin mendapat alokasi beasiswa dari pemerintah Tiongkok. Misinya adalah mengirimkan sejumlah kandidat untuk dididik di Tiongkok, kemudian memanfaatkan ilmu yang telah mereka pelajari di sana untuk memajukan keahlian berbahasa Mandarin warga Indonesia.

 

Beasiswa dengan tujuan sejenis, tidak meminta kandidat yang jenius. Yang dinilai adalah memiliki kemampuan bahasa yang memadai, menyetujui kontrak kerja dan kepribadian yang bertanggung jawab.

 

Beasiswa seperti ini biasanya ditawarkan oleh yayasan, organisasi, perusahaan atau departemen kepemerintahan.

 

 

Wajib dibaca

article Img

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah S1 di Luar Negeri? Syarat, Dokumen, dan Tips Persiapan

Apa Saja Persyaratan Masuk Kuliah S1 di Luar Negeri? Persyaratan masuk kuliah S1 di luar negeri biasanya mencakup: Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL). Dokumen akademis (ijazah, transkrip, CV, personal statement, portofolio, surat rekomendasi). Dokumen pendukung (paspor, bukti keuangan, visa pelajar). Setiap universitas dan negara punya standar berbeda, jadi pastikan kamu cek persyaratan spesifik

219.4K
article Img

Apa Saja Pertanyaan Penting Saat Pendaftaran Universitas Luar Negeri ke Konsultan Pendidikan?

Pertanyaan Apa yang Harus Diajukan Saat Daftar Universitas Luar Negeri? Saat mendaftar kuliah ke luar negeri lewat konsultan pendidikan, ada 20 pertanyaan penting yang wajib kamu tanyakan—mulai dari kapan harus daftar, dokumen apa yang diperlukan, biaya kuliah & beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Dengan menanyakan hal-hal ini, kamu bisa memastikan jurusan, universitas, dan rencana studimu sesuai kebutuhan.   Mendaftar

199K