Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Siap untuk kuliah ke luar negeri?

1362
Jika bagi Anda kuliah ke luar negeri adalah pertama kalinya Anda meninggalkan keluarga untuk hidup sendiri di luar negeri, mungkin Anda akan merasa takut dan khawatir apakah Anda bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan yang masih asing bagi Anda. Sebenarnya, bagaimana sih rasanya kuliah ke luar negeri itu? Apa sajakah yang perlu diketahui sebelumnya? Beberapa poin di bawah ini mungkin bisa membantu Anda untuk mendapatkan gambaran...
 
Apakah saya bisa menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan luar negeri?
 
Perkuliahan di luar negeri seperti Inggris dan Amerika cenderung menuntut para mahasiswa untuk lebih aktif. Kuliah tidak hanya duduk di ruang kelas, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Akan tetapi, partisipasi mahasiswa yang aktif juga dinilai. Misalnya di kelas akan sering diadakan diskusi, dimana semua peserta harus kritis dan mengemukakan pendapat mereka. Atau untuk mengerjakan tugas, kita tidak bisa hanya mengandalkan buku pelajaran, tetapi harus mengumpulkan informasi dari berbagai sumber (artikel, jurnal dan lain-lain yang harus kita cari sendiri). Jadi kita dituntut untuk lebih mandiri. Walau kedengaran sangat berbeda dengan pendidikan menengah kita di Indonesia, Anda tidak perlu khawatir. Karena fasilitas dan layanan yang disediakan di kampus juga banyak. Para Dosen atau staf pengajar bisa Anda hubungi jika Anda memerlukan bantuan. Tergantung universitas, ada juga yang menyediakan layanan untuk membantu para mahasiswa internasional untuk menyesuaikan diri dengan pengajaran dan pembelajaran di kampus. Singkat kata, di luar negeri, Anda tidak perlu sungkan untuk bertanya. Para staf dan dosen akan senang membantu Anda. 
 
Bagaimanakah kota tempat tinggal saya nanti?
 
Universitas Anda bisa saja terletak di kota besar seperti London atau di tempat yang lebih tenang seperti pinggiran kota Australia, yang tentu saja memiliki karakter dan gaya hidup yang sangat berbeda. Akan lebih baik jika sebelumnya Anda mencari informasi yang jelas tentang kampus yang Anda minati. Apakah Anda lebih menyenangi kehidupan di kota metropolis? Atau di tempat yang lebih tenang? Hal ini akan menentukan kehidupan sosial Anda nanti. Kehidupan sosial yang baik akan menentukan mood dan otomatis memperngaruhi kuliah Anda juga. Jadi sebelum memutuskan untuk kuliah di mana, carilah informasi sedetil mungkin tentang lokasi kuliah Anda.
 
Salah satu hal yang perlu Anda ketahui, lokasi juga berhubungan dengan biaya hidup. Biaya hidup tinggal di kota besar tentunya lebih tinggi daripada di kota yang lebih kecil. Biaya akomodasi di kota yang lebih padat tentu saja akan lebih mahal daripada di kota yang lebih sedikit penduduknya. 
 
Bagaimana dengan transportasi?
 
Di kota-kota seperti Amsterdam, Cambridge dan kebanyakan kota di Australia dan Selandia Baru menyediakan jalur khusus untuk sepeda. Jadi sepeda sangat umum digunakan sebagai alat transportasi disana. Selain tidak membuat polusi, bersepeda juga lebih murah dan Anda berkesempatan untuk berolah raga. Di kota-kota seperti ini, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli sepeda (baru maupun bekas) untuk menghemat biaya transport dan waktu (kadang bersepeda bisa lebih cepat tiba di tempat tujuan karena Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk menunggu dan mengantri kendaraan umum, atau terjebak macet di jalan raya).
 
Di kota-kota lain yang lebih umum dengan bis, kereta, tram, atau mrt biasanya memberikan diskon khusus bagi pemegang kartu pelajar. Anda bisa memanfaatkan keistimewaan ini untuk menghemat biaya transportasi.
 
Apakah saya bisa bergaul dengan para mahasiswa internasional lainnya yang beda budaya dan bahasa? Bagaimana dengan kebudayaan setempat?
 
Untuk bahasa Anda tidak perlu terlalu khawatir. Karena para mahasiswa internasional bisa berbahasa Inggris. Setiap universitas memiliki persyaratan Bahasa Inggris minimal sebelum menerima mahasiswa internasional. Sama halnya dengan jika Anda tidak memenuhi persyaratan berbahasa Inggris di suatu universitas, Anda tidak akan diterima masuk.
 
Berteman dengan orang yang berasal dari negara lain yang beda kebiasaan dan budaya sesungguhnya sangat menarik. Anda bisa mengenal banyak hal dari mereka (mengenai makanan, kepercayaan, kebiasaan dan kebudayaan mereka) dan bahkan mempelajari bahasa mereka. Hal ini tidak bisa Anda dapatkan dari buku pelajaran. Apalagi jika Anda ingin kerja di perusahaan asing di luar negeri, mereka akan sangat menghargai pengalaman Anda yang pernah bergaul dengan orang-orang dari berbagai negara.
 
Bagaimana jika saya homesick?
 
Jika Anda sangat dekat dengan keluarga, atau Anda merasa tidak cocok dengan kehidupan kuliah Anda, Anda bisa saja homesick. Apapun alasannya, ingatlah bahwa tujuan Anda adalah kuliah dan menimba ilmu. Untuk itu Anda telah mengeluarkan banyak pengorbanan bukan? Misalnya biaya kuliah yang mahal. Anda tentunya tidak ingin pengorbanan tersebut sia-sia. Anda bisa membicarakan kesulitan Anda dengan teman-teman, atau melibatkan diri dalam berbagai klub yang menarik minat Anda di kampus. Biasanya di kampus juga tersedia tempat curhat bagi para mahasiswa internasional. Ingatlah jika Anda homesick jangan hadapi sendiri, berbicaralah kepada yang lain atau carilah kesibukan. 

 

Baca juga:

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Wajib dibaca

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

162303