Informasi penting
KULIAH DI LUAR NEGERI : Pendaftaran Universitas - Wajib dibaca

STRUKTUR TES IELTS

Struktur Tes IELTS

IELTS (International English Language Testing System) adalah tes kefasihan berbahasa Inggris yang seringkali diminta sebagai persyaratan masuk universitas-universitas di luar negeri, terutama yang berbasis di Eropa, Kanada, Selandia Baru dan Australia. Hal paling penting yang harus diperhatikan mengenai tes ini adalah ada 2 jenis modul IELTS: General Training dan Academic.

 

IELTS General Training diperuntukkan bagi individu yang ingin mengikuti pendidikan menengah / mengambil program pelatihan kerja di mancanegara / hendak bermigrasi ke Australia, Kanada, Selandia Baru dan Inggris. Sementara itu, IELTS Academic diperuntukkan bagi pelajar yang ingin mengikuti perkuliahan di luar negeri.

 

Selain mempersiapkan calon mahasiswa untuk memahami dan menggunakan bahasa akademis selama masa studi, IELTS Academic bisa membantu pihak universitas untuk mengukur apakah calon mahasiswa tersebut masih memerlukan pelajaran bahasa Inggris tambahan. Struktur tes ini dibagi menjadi 4 komponen utama: Listening, Reading, Writing dan Speaking.


 
Kalau kamu mau tahu lebih lanjut mengenai 4 komponen tersebut, tim Hotcourses Indonesia akan menjelaskan struktur IELTS dan memberikan contoh pertanyaan dan jawaban untuk membantumu bersiap mengikuti tes ini dengan sebaik mungkin.

 

Listening

Durasi: 30 Menit

 

Dalam komponen ini, para peserta tes akan mendengarkan empat rekaman penutur asli bahasa Inggris. Mereka kemudian akan diminta menjawab 40 pertanyaan berdasarkan informasi yang tersedia dalam rekaman yang telah mereka dengarkan. Keberhasilanmu bergantung pada kemampuanmu memahami gagasan utama, pendapat dan sikap pembicara.

 

Rekaman yang akan dimainkan memiliki format sebagai berikut:

 
Rekaman 1: Percakapan antara dua orang dalam konteks kehidupan sosial sehari-hari.
 
Rekaman 2: Sebuah monolog dalam konteks kehidupan sosial sehari-hari (contoh: pidato)
 
Rekaman 3: Percakapan antara beberapa orang (maksimal 4 orang) dalam konteks pendidikan atau pelatihan (contoh: beberapa mahasiswa dan dosen membahas sebuah tugas)

 

Rekaman 4: Sebuah monolog tentang subjek akademis (contoh: seorang dosen yang sedang mengajar di universitas)
 
Contoh pertanyaan:

Coba dengarkan rekaman berikut yang berisi percakapan antara seorang pelanggan dan agen perusahaan pengiriman barang via telepon.

 

 

 

Instruksi: Isilah formulir di bawah ini dengan menggunakan informasi yang kamu dengar di rekaman. Jawaban tidak boleh lebih dari tiga kata dan/atau angka. 


Contoh soal Listening untuk IELTS

 

Jawaban:

  1. Mkere

  2. Westall

  3. BS8 9PU

  4. 0.75m/metre(s)/meter(s) wide / three(-) quarter(s) (of) (a) metre/meter (wide) / ¾ m (wide) / 75cm(s) (wide)

  5. 0.5 m/metre(s)/meter(s) (high/deep) / (a) half (a) metre/meter (high/deep) / ½ m (high/deep) / 50 cm(s) (high/deep)


Kata-kata dalam kurung bersifat opsional (jawabanmu akan dianggap benar walaupun tidak menggunakan kata-kata tersebut)

 

Selain mengisi formulir, format pertanyaan bisa juga berbentuk:

  • Pilihan ganda

  • Soal mencocokkan

  • Melabeli denah, peta dan diagram

  • Melengkapi formulir, catatan, tabel, diagram alir dan ringkasan

  • Menyelesaikan kalimat

  • Pertanyaan yang membutuhkan jawaban singkat

 

Di komponen ini, kamu diperbolehkan menulis atau menandai jawabanmu di lembar pertanyaan. Kamu kemudian akan diberikan 10 menit di bagian akhir untuk memindahkan jawabanmu ke lembar jawaban.

 

Setiap jawaban benar akan mendapatkan nilai 1 - yang berarti peserta yang menjawab semua pertanyaan dengan benar akan mendapatkan nilai 40. Nilai tersebut kemudian dikonversikan ke sistem nilai 0-9 seperti yang ditunjukkan di tabel di bawah ini.

 

JUMLAH JAWABAN BENAR

NILAI

39-40

9

37-38

8.5

35-36

8

32-34

7.5

30-31

7

26-29

6.5

23-25

6

18-22

5.5

16-17

5

13-15

4.5

11-12

4

 

Jangan lupa bahwa kesalahan pengejaan dan penggunaan tata bahasa yang kurang tepat akan mengurangi nilaimu.

 

Kamu bisa menemukan contoh pertanyaan Listening lainnya di sini.

 

Unduh brosur universitas favoritmu di seluruh dunia

 

Reading
Durasi: 60 Menit

 

Komponen ini bertujuan menilai berbagai keterampilan membaca peserta - termasuk kemampuan untuk mengikuti sebuah argumen dan mengenali opini, sikap atau tujuan penulis teks. Para peserta akan diminta membaca 3 teks panjang dengan topik yang akan dihadapi seorang pelajar di tingkat sarjana dan pascasarjana atau seseorang yang mengajukan permohonan pendaftaran profesional di lingkungan berbahasa Inggris. Setelah itu, para peserta akan diminta menjawab 40 pertanyaan yang berhubungan dengan teks yang telah mereka baca.


Pada umumnya, teks yang digunakan di komponen ini diambil dari majalah, buku, jurnal dan koran. Beberapa teks juga mungkin akan dilengkapi dengan diagram, grafik atau ilustrasi. Jenis-jenis soal yang bisa kamu temui di bagian ini antara lain:

  • Pilihan ganda

  • Mengidentifikasi informasi

  • Mengidentifikasi klaim / pandangan penulis

  • Mencocokkan informasi

  • Mencocokkan judul

  • Mencocokkan fitur 

  • Mencocokkan akhir kalimat

Berikut adalah contoh pertanyaan yang meminta peserta tes untuk mengidentifikasi paragraf mana yang mengandung informasi tertentu.

 

Contoh soal Reading untuk IELTS


Komponen ini tidak memberikan waktu tambahan untuk memindahkan jawaban ke lembar jawaban. Jadi kamu harus menjawab semua pertanyaan dalam waktu yang ditentukan.

 

Setiap pertanyaan yang dijawab dengan benar akan mendapat nilai 1, sehingga para peserta akan mendapat nilai 0-40. Nilai ini kemudian akan dikonversikan ke sistem nilai 0-9 seperti dalam tabel berikut:

 

JUMLAH JAWABAN BENAR

NILAI

39-40

9

37-38

8.5

35-36

8

33-34

7.5

30-32

7

27-29

6.5

23-26

6

20-22

5.5

16-19

5

13-15

4.5

9-12

4

 

Kamu bisa mengunduh berbagai contoh pertanyaan untuk komponen Reading di sini

 

(Baca juga: 5 BUKU PANDUAN TERBAIK UNTUK PERSIAPAN IELTS)

 

Writing

Durasi: 60 Menit

 

Komponen Writing dalam IELTS Academic terdiri dari dua tugas, yaitu Academic Writing Task 1 dan Academic Writing Task 2.


Untuk Academic Writing Task 1, para peserta akan diminta menjelaskan beberapa informasi visual seperti grafik atau diagram secara tertulis. Dalam tugas ini, peserta akan diberikan waktu 20 menit untuk menulis sekitar 150 kata. Contohnya, peserta tes bisa diberikan sebuah diagram mesin dan diminta untuk menjelaskan cara kerjanya. Jangan lupa bahwa jawaban yang terlalu pendek akan mendapatkan pengurangan nilai. Berikut adalah contoh tugas dan hasil tulisan yang diharapkan dari para peserta.

 

 

Contoh soal Writing untuk IELTS

Contoh tugas Writing untuk IELTS
 

Untuk Academic Writing Task 2, peserta akan diminta menulis sebuah esai (sekitar 250 kata) untuk menanggapi sebuah argumen, masalah atau sudut pandang dalam 40 menit. Tugas ini memiliki porsi nilai terbesar, jadi pastikan kamu menyelesaikannya dengan baik dalam waktu yang ditentukan. Karena tugas ini memiliki topik spesifik, kamu akan mendapatkan pengurangan nilai jika isi esaimu melebar dari topik yang ditentukan. Contoh tugas dan esai tanggapan yang sesuai bisa kamu lihat di bawah ini.

 

Contoh soal Writing untuk IELTS

Contoh tugas Writing untuk IELTS

 

Penjelasan lebih lanjut mengenai kedua contoh tugas ini bisa kamu temukan di sini. Kamu juga bisa mengakses contoh tugas lainnya di situs resmi IELTS.

 

Tim penilai menggunakan kriteria berikut untuk mengevaluasi tugas Writing:

 

Keberhasilan penuntasan tugas (Academic Writing Task 1):

Seberapa akurat peserta mengerjakan tugas yang diberikan.

 

Respon terhadap tugas (Academic Writing Task 2):

Ide dalam esai harus didukung oleh bukti konkrit. Peserta bisa menggunakan contoh dari pengalaman pribadi.

 

Koherensi dan kohesi:

Tingkat kejelasan tulisan dan kelancaran alurnya - misalnya dengan menggunakan metode pengorganisasian ide yang baik.

 

Sumber daya leksikal:

Tingkat ketepatan peserta dalam penggunaan kosakata.

 
Rentang dan akurasi tata bahasa:

Tingkat ketepatan tata bahasa peserta.

 

(Baca juga: UCAS – CARA MENDAFTAR KULIAH S1 KE INGGRIS)


Speaking

Durasi: 11-14 Menit

 

Komponen ini menilai kemampuan peserta tes dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan dan dibagi menjadi 3 bagian.

 

Bagian 1: Penguji akan mengajukan pertanyaan mengenai topik yang umum seperti pekerjaan, studi, rumah, hobi dan sebagainya

 

Bagian 2: Peserta akan diminta berbicara tentang topik tertentu yang tertulis di sebuah kartu. Peserta diberikan satu menit untuk persiapan dan kemudian dua menit untuk berbicara. Penguji kemudian akan mengajukan pertanyaan lanjutan mengenai topik ini dan jawaban yang telah diberikan peserta.

 

Bagian 3: Penguji akan melemparkan pertanyaan lebih lanjut tentang topik yang dibahas di bagian 2 agar peserta bisa berbicara lebih mendalam. Bagian ini membutuhkan 4 - 5 menit.  Coba tonton video di bawah ini untuk mendapatkan gambaran pengujian di bagian 3.

 

 

Tim penguji menggunakan kriteria berikut untuk menilai kinerja peserta dalam komponen Speaking:

 

Kefasihan dan koherensi:
Peserta harus menunjukkan usaha untuk berbicara secara berkesinambungan serta bisa menghubungkan ide dan bahasa untuk membentuk ucapan yang koheren - seperti menggunakan struktur kalimat yang logis, narasi/argumen dan perangkat linguistik (contoh: kata ganti dan konjungsi)

 

Sumber daya leksikal:
Peserta harus menggunakan berbagai kosakata dengan tepat saat mengungkapkan gagasan atau opini. Jumlah variasi kata yang digunakan adalah hal utama yang sangat diperhatikan.

 

Rentang dan akurasi tata bahasa:
Penguji menilai tingkat kemampuan peserta dalam mengucapkan kalimat yang panjang dan kompleks serta menggunakan berbagai jenis struktur kalimat.


Pelafalan:
Peserta harus bisa melafalkan kata-kata dengan baik agar ujarannya bisa dipahami penguji dengan mudah.

 

Nah, setelah mengetahui struktur dan standar penilaian IELTS, pasti kamu kini makin siap untuk mengikuti tes tersebut. Semoga sukses!

 

Punya pertanyaan mengenai IELTS atau persyaratan lain untuk kuliah di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang selalu siap membantumu untuk mendaftar dan kuliah di mancanegara.

 

Daftar sekarang untuk konsultasi GRATIS!

 

Sumber:
IELTS.com

Wajib dibaca

PERBEDAAN ANTARA TES TOEFL DAN IELTS

Saat mendaftar untuk kuliah di luar negeri, kamu akan diminta untuk memberi nilai tes kemampuan bahasa inggris TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) atau IELTS (International English Language Testing System). Hal ini adalah untuk memastikan bahwa kemampuan kamu dalam membaca, berbicara dan menulis dalam bahasa inggris semua cukup untuk mengikuti pelajaran di universitas nantinya. Namun, karena kedua tes ini menguji hal yang sama, banyak mahasiswa yang

367.3K

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

192.8K