Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Tips Untuk Tes TOEFL: Reading

20657

TOEFL adalah tes bahasa inggris yang menguji kemampuan mahasiswa prospektif dalam membaca, mendengar, menulis dan berbicara dalam bahasa inggris. Umumnya universitas di Amerika Serikat dan Kanada akan meminta nilai TOEFL, dan Negara-negara lain seperti Australia juga sudah mulai menerima nilai tes ini. Persyaratan yang diberi oleh universitas saat mendaftar berbeda-beda, dan tentunya kamu ingin meraih nilai yang terbaik dalam tes TOEFL kamu untuk membuktikan bahwa kamu mampu mengikuti semua kelas dan kegiatan saat kuliah di luar negri. Baca tips-tips dari Hotcourses tentang bagaimana mengerjakan soal di bagian Speaking, Listening, Writing dan khususnya pada artikel ini, tips untuk bagian Reading.

Sebagai mahasiswa di universitas luar negeri, tentunya kamu akan membaca banyak buku pelajaran dalam bahasa inggris. TOEFL akan menguji kemampuanmu dalam hal ini, dalam format berikut. Kamu akan diberi 3 sampai empat teks bacaan tentang topik acak yang telah ditentukan. Menurut situs ETS, lembaga yang menciptakan tes TOEFL, teks bacaan tersebut biasanya diambil dari buku-buku yang digunakan mahasiswa universitas, maka dari itu tingkat kerumitannya sangat cocok dengan apa yang akan kamu hadapi saat kuliah nanti. Setelah membaca teks, kamu akan diberi 12-14 pertanyaan untuk masing-masing teks bacaan, yang akan menanyakan isi konten dari apa yang telah kamu baca. Pertanyaan yang akan kamu temukan di tes TOEFL merupakan pertanyaan pilihan ganda. Kamu akan diberi waktu selama 60 hingga 80 menit untuk menyelesaikan semua soal.

Tips untuk mengerjakan soal di Reading section tes TOEFL:

  • Jangan terburu-buru saat membaca teks bacaan. Memang, kamu dibatasi dalam waktu yang tersedia, namun apabila kamu membaca dengan tidak teliti, kamu dapat membaca informasi dengan salah atau melewatkan hal yang penting.
  • Gunakan anotasi seperti garis bawah, lingkaran, atau apapun yang kamu inginkan untuk menandai kata-kata dan kalimat yang penting. Hal ini akan mempercepat proses penyaringan informasi dan membuat pencarian informasi yang relevan lebih mudah lagi.
  • Apabila kamu mempunyai waktu sisa, gunakan waktu tersebut untuk memeriksa kembali jawaban yang telah kamu isi. Tidak ada salahnya untuk memastikan bahwa kamu yakin dengan semua jawaban di tes TOEFL kamu.
  • Isilah semua pertanyaan yang ada. Walaupun kamu tidak tahu jawaban yang tepat untuk sebuah pertanyaan, tetap isi semua pertanyaan dengan cara menebak jawaban. TOEFL tidak akan mengurangi nilai kamu apabila kamu mengisi jawaban yang salah, maka dari itu gunakanlah kesempatan 25% yang kamu miliki untuk mendapatkan nilai.
  • Membaca dengan strategi. Ada baiknya untuk membaca teks secara singkat dahulu, baca semua pertanyaan yang ada, lalu setelah itu kembali membaca teks dengan lebih detil. Gunanya adalah, kamu dapat menyimpan pertanyaan-pertanyaan yang telah kamu baca di otak kamu saat membaca teks dengan seksama. Hal ini akan mempermudah kamu untuk mencari informasi relevan yang dibutuhkan untuk mengisi jawaban dan kamu akan tahu harus memfokuskan pikiran kamu ke bagian mana dalam teks tersebut.
  • Latihan dengan cara membaca banyak buku dan artikel sebelumnya. Biasakan mata dan otakmu untuk membaca teks berbahasa inggris, karena ini akan mempercepat dan melancarkan proses membacamu saat tes TOEFL. Ini juga akan memperluas kosa kata bahasa inggris kamu, dan membantu kamu saat mengerjakan soal.
  • Latihan dengan mengerjakan contoh soal dari situs-situs online, buku persiapan tes TOEFL, mengikuti les persiapan TOEFL, dan seterusnya. Banyak sekali sumber contoh soal yang dapat kamu akses dengan gratis untuk mempersiapkan kamu sebelum mengambil tes yang sebenarnya. Contoh-contoh soal dapat kamu cari di situs-situs berikut:

 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

TBC

Wajib dibaca

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

147356

Mengapa TOEFL dan IELTS penting untuk kuliah ke luar negeri?

Mungkin banyak yang bertanya, kuliah ke luar negeri kan bukan untuk belajar Bahasa Inggris, kenapa sih harus dapat nilai bagus di TOEFL atau IELTS biar bisa diterima di univesitas luar negeri?   Biasanya standar persyaratan masuk untuk diterima masuk ke universitas luar negeri adalah TOEFL dengan skor minimal 550 (paper based) atau IELTS dengan skor minimal 6.0. Nilai minimal yang diminta bisa lebih tinggi lagi jika Anda ingin mengambil

46215