Jika kamu ingin kuliah kedokteran atau kedokteran gigi di luar negeri, pastinya ada lebih banyak hal yang perlu kamu persiapkan. Selain memenuhi persyaratan nilai sekolah yang sesuai syarat masuk, beberapa universitas luar negeri juga mewajibkan calon mahasiswa kedokteran untuk mengikuti tes-tes tertentu.
Nah, salah satu tes tersebut adalah ujian UCAT yang harus diikuti oleh para peminat jurusan kedokteran dan kedokteran gigi di Australia, Inggris dan Selandia Baru (New Zealand). Kalau HotCrazers ingin mengulik lebih dalam tentang tes UCAT ini, yuk baca penjelasan dari tim IDP Hotcourses Indonesia di bawah ini.
UCAT Itu Apa Sih?
UCAT (University Clinical Aptitude Test/Tes Bakat Klinis Universitas) adalah tes berbasis komputer yang menguji berbagai kemampuan yang perlu dimiliki oleh para mahasiswa di bidang kedokteran, kedokteran gigi, dan ilmu klinis lainnya.
Pada intinya, UCAT dirancang untuk menguji bakat dan sikap para peserta ujian dan bukan untuk mengukur prestasi akademik mereka.
Siapa yang Perlu Mengikuti Tes UCAT?
Saat ini, sebagian besar universitas di Australia, Inggris, & Selandia Baru yang memiliki jurusan kedokteran atau kedokteran gigi meminta skor UCAT sebagai salah satu syarat masuk untuk pelajar Internasional asal Indonesia.
Jadi kalau kamu berminat kuliah kedokteran atau kedokteran gigi di salah satu universitas tersebut, kamu wajib mengikuti tes UCAT. Daftar universitas yang mensyaratkan UCAT bisa kamu catat di bawah ini.
Daftar universitas Inggris yang mensyaratkan skor UCAT:
|
Daftar Universitas Inggris yang Mensyaratkan Skor UCAT |
|
|
King's College London |
|
|
Lancaster University |
|
|
University of Leeds |
|
|
Bangor University |
University of Leicester |
|
Brighton and Sussex Medical School |
University of Manchester |
|
University of Bristol |
|
|
Brunel University of London |
University of Nottingham |
|
University of Cambridge |
University of Oxford |
|
Pears Cumbria School of Medicine |
|
|
University of Central Lancashire |
|
|
Queen's University Belfast |
|
|
University of East Anglia |
|
|
Edge Hill University |
|
|
University of Edinburgh |
University of St Andrews |
|
St George's, University of London |
|
|
University of Sunderland |
|
|
University of Hertfordshire |
|
|
Hull York Medical School |
Swansea University |
|
Imperial College London |
University College London |
|
Keele University |
University of Warwick |
|
Kent and Medway Medical School |
University of Worcester |
Daftar universitas Australia dan Selandia Baru (New Zealand) yang mensyaratkan skor UCAT:
|
Daftar Universitas Australia & Selandia Baru yang Mensyaratkan Skor UCAT |
|
|
Adelaide University |
University of Notre Dame Australia |
|
Central Queensland University |
|
|
University of Southern Queensland |
|
|
University of the Sunshine Coast |
|
|
Flinders University |
|
|
Monash University |
|
|
The University of Newcastle & University of New England (Program S1 Kedokteran kedua universitas ini tergabung jadi satu) |
The University of Auckland |
|
The University of Otago |
|
Struktur UCAT
Sampai tahun 2024 lalu, UCAT terdiri dari lima sub tes. Namun pada tahun 2025, UCAT hanya terdiri dari empat sub tes karena sub tes Abstract Reasoning telah dihapuskan.
Dalam empat sub tes ini, para peserta ujian akan diminta menjawab soal-soal dalam format pilihan ganda. Setelah dimulai, tes akan terus berjalan tanpa ada waktu istirahat. UCAT berdurasi sekitar 2 jam.
Berikut adalah 4 sub tes UCAT:
1. Verbal Reasoning (Penalaran Verbal)
Durasi: 1,5 menit untuk membaca dan memahami instruksi + 22 menit untuk menjawab soal
Jumlah soal: 44
Bagian ini menilai kemampuan para peserta dalam membaca dan memproses informasi yang disajikan dalam teks. Selain itu, tiap peserta juga harus bisa menentukan apakah kesimpulan khusus dapat diambil dari informasi yang disajikan.
Para peserta akan diberikan 11 teks yang masing-masing akan memiliki 4 pertanyaan (total 44 pertanyaan). Beberapa pertanyaan mengharuskan para peserta menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia untuk menguji keterampilan penalaran kritis mereka. Karena itu, semua teks yang tersedia harus dibaca dengan sebaik mungkin.
Para peserta lalu akan diberikan pertanyaan atau pernyataan yang tidak lengkap dan empat pilihan jawaban. Mereka hanya diperbolehkan memilih 1 jawaban yang dianggap terbaik atau paling sesuai.
Tipe pertanyaan lain dalam sub tes ini adalah menentukan apakah sebuah pernyataan secara logika sesuai dengan informasi yang ada dalam teks. Ada 3 jawaban yang bisa dipilih:
-
Benar: Berdasarkan informasi di teks, pernyataan ini benar.
-
Salah: Berdasarkan informasi di teks, pernyataan ini salah.
-
Tidak tahu: Peserta tidak bisa memastikan apakah pernyataan ini benar atau salah berdasarkan informasi di teks.
2. Decision Making (Pengambilan Keputusan)
Durasi: 1,5 menit untuk membaca dan memahami instruksi + 37 menit untuk menjawab soal
Jumlah soal: 35
Bagian ini menilai kemampuan peserta menggunakan logika untuk mencapai kesimpulan atau keputusan, mengevaluasi argumen, dan menganalisa informasi statistik. Ada 35 soal yang bisa mengacu pada teks, grafik, tabel atau diagram. Informasi tambahan bisa tersedia dalam soal yang perlu dijawab.
Semua soal di bagian ini berdiri sendiri (tidak terhubung dengan pertanyaan lain). Beberapa soal memiliki empat pilihan jawaban dengan satu jawaban benar. Sementara soal lain akan meminta peserta untuk menanggapi lima pernyataan dengan menempatkan jawaban 'ya' atau 'tidak' di samping setiap pernyataan.
Kalkulator sederhana tersedia di layar komputer untuk digunakan di bagian ini. Peserta juga akan diberikan papan tulis (whiteboard) dan alat tulis sebagai alat bantu.
3. Quantitative Reasoning (Penalaran Kuantitatif)
Durasi: 2 menit untuk membaca dan memahami instruksi + 26 menit untuk menjawab soal
Jumlah soal: 36
Sub tes ini menilai kemampuan peserta menggunakan keterampilan numerik untuk memecahkan masalah. Ada 36 pertanyaan yang terkait dengan tabel, bagan dan/atau grafik.
Para peserta akan diminta untuk memecahkan masalah dengan mengekstrak informasi yang relevan dari tabel dan presentasi numerik lainnya yang tersedia. Sebagian besar pertanyaan akan berupa kumpulan empat pertanyaan yang terhubung ke data yang sama.
Namun ada juga beberapa pertanyaan yang berdiri sendiri. Setiap pertanyaan memiliki lima pilihan jawaban dan tugas peserta adalah memilih pilihan terbaik.
Kalkulator sederhana tersedia di layar untuk digunakan di bagian ini. Sama seperti di sub tes sebelumnya, peserta juga diperbolehkan menggunakan papan tulis (whiteboard) dan alat tulis sebagai alat bantu.
4. Situational Judgement Test (Tes Penilaian Situasional)
Durasi: 1.5 menit untuk membaca dan memahami instruksi + 26 menit untuk menjawab pertanyaan
Jumlah soal: 69
Sub tes ini mengukur kapasitas peserta memahami situasi yang bisa terjadi di dunia nyata dan mengenali faktor-faktor kritis serta perilaku yang sesuai untuk menghadapi situasi tersebut.
Selain itu, tes ini juga menilai integritas, perspektif, kemampuan kerja dalam tim, ketahanan mental, dan kemampuan beradaptasi. Para peserta umumnya tidak memerlukan pengetahuan medis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bagian ini.
Tiap peserta akan diminta menjawab 69 pertanyaan yang terkait dengan 22 skenario (setiap skenario mungkin akan terkait dengan 6 pertanyaan). Rangkaian skenario yang muncul di bagian ini akan mengharuskan peserta mempertimbangkan kesesuaian tindakan yang mungkin diambil atau pentingnya pertimbangan yang mungkin harus dilakukan.
Beberapa pertanyaan mengharuskan peserta untuk menilai tanggapan dari empat opsi yang ada. Pertanyaan lain akan meminta peserta untuk memilih tindakan yang paling tepat dan paling tidak tepat untuk dilakukan dalam menanggapi sebuah situasi.
5. Abstract Reasoning (Penalaran Abstrak)
Durasi: 1 menit untuk membaca dan memahami instruksi + 13 menit untuk menjawab soal
Jumlah soal: 55
Soal-soal dalam sub tes ini disusun untuk menilai kemampuan peserta mengenali pola antar bentuk-bentuk abstrak dan menyaring materi yang tak relevan untuk menghindari pengambilan kesimpulan yang salah. Karena itu, bisa dikatakan bagian ini mengukur kemampuan peserta untuk mengubah jalur, mengevaluasi secara kritis dan menghasilkan hipotesis, serta menimbang kembali hasil penilaian mereka.
Para peserta akan menghadapi 55 pertanyaan yang terkait dengan sekumpulan bentuk. Ada 4 jenis pertanyaan yang berbeda di bagian ini:
-
Untuk tipe 1, ada dua kelompok bentuk berlabel "Set A" dan "Set B". Peserta akan diminta melihat satu bentuk dan menjawab apakah bentuk tersebut masuk dalam Set A, Set B, atau tidak masuk dalam kedua kelompok tersebut (Neither).
-
Untuk tipe 2, peserta akan melihat rangkaian bentuk dan diminta untuk menentukan bentuk yang akan muncul berikutnya dalam rangkaian tersebut.
-
Untuk tipe 3, peserta akan membaca sebuah pernyataan yang melibatkan sekelompok bentuk. Sang peserta kemudian akan diminta untuk menentukan bentuk mana yang melengkapi pernyataan tersebut.
-
Untuk tipe 4, ada dua kelompok bentuk berlabel "Set A" dan "Set B" dan 4 pilihan jawaban. Dari keempat pilihan jawaban tersebut, peserta harus mengenali mana yang sesuai dengan Set A dan mana yang sesuai dengan Set B.
Apakah Ada Contoh Soal UCAT yang Bisa Diunduh?
Contoh soal UCAT bisa kamu unduh di situs resmi UCAT Inggris (UCAT.ac.uk) atau di situs UCAT Australia & Selandia Baru (UCAT.edu.au).
Sistem Penilaian UCAT Seperti Apa?
UCAT hanya memberikan nilai untuk jawaban yang benar dan tidak mengurangi nilai untuk jawaban yang salah. Kinerja peserta pada satu soal tidak akan mempengaruhi penilaian soal-soal lainnya.
Karena jumlah soal di tiap sub tes berbeda, maka nilai mentah yang didapatkan kemudian akan diolah ke dalam sistem nilai dengan skala 300-900.
|
Sub Tes |
Soal |
Skala Nilai |
Penilaian |
|
Verbal Reasoning |
44 |
300-900 |
Tiap jawaban yang benar mendapatkan 1 nilai |
|
Decision Making |
29 |
300-900 |
Soal dengan 1 jawaban yang benar akan mendapatkan 1 nilai.
Soal dengan 2 jawaban benar akan mendapatkan 2 nilai. |
|
Quantitative Reasoning |
36 |
300-900 |
Tiap jawaban yang benar mendapatkan 1 nilai. |
|
Nilai Total |
|
900-2700 |
|
|
Situational Judgement Test |
69 |
300-900 |
Jawaban benar akan mendapatkan nilai penuh & jawaban yang mendekati akan mendapatkan nilai sebagian. |
Berhubung Situational Judgement Test tidak menguji kemampuan kognitif, maka penilaiannya dilakukan secara terpisah dari 3 sub tes lainnya.
Nilai/Skor UCAT Berlaku Berapa Lama?
Sama seperti skor TOEFL dan IELTS, nilai/skor UCAT juga punya masa berlaku, lho! Masa berlaku skor UCAT pada saat ini adalah 1 tahun.
Perlu dicatat juga bahwa skor UCAT yang didapatkan hanya bisa dipakai untuk mendaftar jurusan kedokteran di tahun berikutnya. Misalnya HotCrazers mengikuti UCAT di tahun 2025, maka nilai yang didapatkan hanya bisa dipakai untuk mendaftar di tahun 2026 saja.
Lokasi Tes UCAT
Tes UCAT di Indonesia bisa kamu ikuti di Pearson VUE Test Center di Indonesia.
Untuk memenuhi kebutuhan para peserta yang tidak bisa mengikuti UCAT di Pearson VUE Test Center, pihak penyelenggara juga memberikan opsi UCAT online melalui platform Pearson OnVUE agar mereka bisa mengikuti tes ini di rumah mereka masing-masing.
Cara Mendaftar UCAT
Tes UCAT dilaksanakan antara bulan Juli dan Oktober tiap tahunnya. Kalau kamu mau kuliah di Inggris, maka kamu harus mendaftar ke situs UCAT.ac.uk. Sementara kalau kamu mau kuliah di Australia dan Selandia Baru, kamu harus mendaftar ke situs UCAT.edu.au.
Cek tanggal pendaftaran dibuka dan tenggat waktunya di situs UCAT yang kamu tuju. Jika pendaftaran telah dibuka, ikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftar:
-
Kunjungi situs UCAT yang kamu inginkan (UCAT.ac.uk atau UCAT.edu.au);
-
Klik menu 3 garis di sisi kanan atas dan klik opsi "UCAT ACCOUNT LOGIN" jika kamu mengambil UCAT Inggis atau klik menu "PEARSON LOGIN" di sisi kanan atas jika kamu mengunjungi situs UCAT Australia & Selandia Baru.
-
Pilih opsi untuk membuat akun baru;
-
Lengkapi formulir pembuatan akun baru sesuai dengan tanda pengenal resmimu yang dilengkapi dengan foto terbaru (photo ID);
-
Setelah membuat akun, kamu akan bisa memesan jadwal tes UCAT yang kamu inginkan.
-
Setelah memilih untuk mengambil tes UCAT, kamu akan diberikan opsi untuk mengikuti ujian di Pearson VUE Test Center atau secara online;
-
Kalau kamu memilih mengikuti ujian di Pearson VUE Test Center, kamu akan diminta memilih tanggal, waktu dan lokasi ujian yang kamu inginkan;
-
Kalau kamu memilih mengikuti ujian secara online, maka kamu akan diminta melakukan pemeriksaan sistem komputer untuk memastikan kamu memiliki semua perangkat keras dan lunak yang diperlukan untuk mengikuti ujian. Sesudah itu, kamu bisa memilih tanggal dan waktu ujian yang kamu inginkan.
-
Setelah memilih tanggal dan waktu ujian, kamu akan diminta membayar.
-
Kamu akan mendapatkan email konfirmasi setelah pembayaran diterima.
Perlu diingat bahwa peserta hanya diperbolehkan untuk mengikuti tes UCAT sekali dalam setahun. Namun peserta tes diperkenankan untuk mengambil ulang UCAT jika terjadi masalah teknis saat ujian berlangsung.
Berapa Biaya Untuk Mengikuti Tes UCAT?
UCAT Inggris mengenakan biaya sebagai berikut:
-
GBP70 untuk peserta yang mengikuti tes di Inggris
-
GBP115 untuk peserta yang mengikuti tes di luar wilayah Inggris.
Sementara biaya tes UCAT Australia & Selandia Baru adalah sebagai berikut:
-
AUD335 untuk peserta yang mengikuti tes di Australia atau Selandia Baru
-
AUD405 untuk peserta yang mengikuti tes di luar wilayah Australia dan Selandia Baru.
Jika kamu mendaftar setelah tenggat waktu pendaftaran atau ingin menjadwalkan ulang hari tes, pihak penyelenggara mungkin akan mengenakan biaya tambahan sesuai kebijakan yang berlaku.
Apakah UCAT Punya Fasilitas Aksesibilitas?
UCAT memberikan pilihan bagi para peserta untuk mengambil UCATSEN, yaitu tes UCAT untuk para individu yang mengalami kesulitan belajar tertentu (contoh: disleksia), disabilitas, kondisi medis atau cedera sementara.
Para peserta yang ingin mengikuti UCATSEN harus menghubungi pihak penyelenggara terlebih dahulu sebelum mendaftar. Setelah fasilitas yang mereka butuhkan disetujui, mereka bisa memulai proses pendaftaran.
Kalau kamu ingin informasi lebih lanjut mengenai tes ini, langsung saja akses informasinya di situs resmi UCAT Inggris atau UCAT Australia dan Selandia Baru.
Apalagi yang Harus Kamu Persiapkan Selain Skor UCAT?
Skor UCAT hanyalah satu dari sekian banyak hal yang perlu kamu siapkan untuk kuliah kedokteran atau kedokteran gigi di luar negeri. Kalau kamu masih belum tahu hal-hal lain yang perlu kamu siapkan, yuk langsung konsultasi dengan konselor IDP Hotcourses Indonesia.
Kamu bisa tanya-tanya mengenai segala hal, mulai dari beasiswa kuliah kedokteran di luar negeri hingga ke universitas dengan fakultas kedokteran terbaik untukmu di Australia, Inggris, dan Selandia Baru (New Zealand). Kamu juga akan mendapatkan bimbingan mulai dari awal hingga kamu diterima kuliah kedokteran di luar negeri.
Serunya, semua dukungan ini bisa kamu dapatkan tanpa perlu mengeluarkan biaya sepeser pun alias GRATIS! Yuk, klik banner di bawah ini untuk mulai mewujudkan cita-citamu kuliah kedokteran di luar negeri!
*Biaya yang tercantum adalah biaya pada tahun 2025
Artikel ini disusun oleh Tim Editorial IDP Hotcourses Indonesia, yang berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam menyediakan informasi pendidikan global dan panduan kuliah ke luar negeri untuk mahasiswa Indonesia.