Saat kamu ingin kuliah di luar negeri atau mengajukan beasiswa, biasanya para calon siswa akan diminta untuk menyertakan personal statement letter yaitu contoh tulisan yang biasanya hanya sekitar 2 halaman untuk menceritakan kelebihan kamu, alasan kenapa memilih jurusan yang kamu pilih, ketertarikan terhadap riset, tujuan dan kontribusi apa saja yang akan kamu lakukan ketika melamar ke universitas yang kamu inginkan.
Personal statement juga dapat menunjukan bahwa kamu memiliki kualitas dan potensi diri yang sesuai dengan bidang yang kamu minati. Pada masa pendaftaran, akan ada ratusan hingga ribuan lamaran dari para calon mahasiswa, jadi bagaimana cara menarik perhatian agar pendaftaranmu diterima? Simak tipsnya berikut ini, ya!
Apa yang dibahas dalam artikel ini:
Tujuan Membuat Personal Statement
Surat pernyataan pendukung syarat untuk masuk kuliah yang berisi alasan kenapa universitas tersebut harus menerima kamu sebagai mahasiswa baru memiliki beberapa tujuan tersendiri seperti:
-
Memberikan informasi secara menyeluruh tentang dirimu kepada panel seleksi beasiswa.
-
Menyampaikan latar belakang pendidikan, pengalaman, prestasi, dan juga tujuan dan motivasi dalam rencana melanjutkan studi.
-
Menjelaskan mengapa kamu layak mendapatkan beasiswa dan bagaimana beasiswa ini membantumu mencapai tujuan dan ambisi di masa depan.
Penting juga untuk tidak melebih-lebihkan atau berbohong tentang aspek kehidupan pribadi dan riwayat pendidikan kamu karena petugas penerimaan akan bertanya tentang hampir seluruh aspek pada saat proses aplikasi. Kesalahan pada penulisan personal statement yang paling sering ditemui adalah:
-
Penulisan yang terlalu pendek atau bahkan terlalu panjang
-
Personal statement yang mengandung informasi tidak relevan dengan tujuan atau termasuk informasi yang negatif tentang diri sendiri.
-
Juga yang memiliki struktur penulisan yang membingungkan.
5 Hal Penting Dalam Penulisan Personal Statement
Dalam pembuatan personal statement, penting untuk mengetahui kekuatan diri kamu dan memahami hal yang bisa membuat kamu dapat berkontribusi di universitas tujuan. Tidak lupa juga kamu harus mencari tahu informasi tentang program dan organisasi universitas yang kamu inginkan melalui media sosial. Hal ini dapat membantu kamu untuk dapat membuat personal statement dengan baik.
Ada 5 hal yang perlu diperhatikan ketika kamu membuat personal statement, yaitu:
-
Kemampuan kamu menulis, seperti tata bahasa, tanda baca, struktur kalimat, ekspresi, dan lain sebagainya
-
Hubungan antara pendidikan atau pengalaman kerja sebelumnya dengan tujuan hidup kamu
-
Filosofi kamu terhadap bidang yang dipilih dan mengapa kamu memilih bidang ini.
-
Apa yang membuat kamu unik dan bagaimana kamu bisa berkontribusi di bidang tersebut
-
Bagaimana kamu bisa menjadi aset untuk universitas, baik saat ini dan masa mendatang.
Hindari sejumlah kesalahan agar peluangmu untuk bisa diterima lebih besar. Ada beberapa kesalahan umum penulisan personal statement yang kerap dilakukan, yaitu:
-
Tidak menjadi diri sendiri, karena banyak orang mengira perlu memberikan kesan terbaik, beberapa penulisan malah terkesan berlebihan dan kurang menarik. Jujurlah dan tunjukkan kemampuanmu menganalisa diri sendiri, bagaimana kamu bertumbuh dan wawasanmu dalam isu tertentu.
-
Menuliskan informasi yang terlalu umum. Tulisanmu akan bersaing dengan ribuan pelamar lainnya, sehingga harus dibuat menonjol. Hindari menuliskan sesuatu yang terlalu umum, tulislah hal detail, spesifik, dan lebih personal.
-
Tidak ditulis dengan efektif seperti masih ada typo, pengulangan informasi, dan juga hal-hal teknis lainnya. Hindari penggunaan gaya bahasa yang informal, bahkan walau isinya menyentuh sisi personal.
Contoh Struktur Pembuatan Personal Statement
Menyusun personal statement memang bisa dibilang menantang karena ukuran bagus atau tidaknya sebuah tulisan memang relatif, tapi kamu bisa berusaha menyajikan karya yang orisinil dan benar-benar menggambarkan dirimu yang sebenarnya. Mungkin kamu sudah merasa membuat personal statement dengan baik. Namun, kamu juga harus memperhatikan struktur penulisan agar maksud yang ingin kamu sampaikan bisa diterima dengan baik. Jadi, sangat penting untuk mempersiapkan diri untuk menulis dengan struktur yang tertata.
Pernyataan pribadi yang ditulis dengan struktur yang direncanakan dan disempurnakan dengan jelas tidak hanya akan membuat informasi lebih menonjol. Namun, juga akan menunjukan bahwa kamu memiliki bakat untuk menyusun karya tulis, keterampilan yang sangat penting untuk banyak program universitas. Beberapa poin yang harus kamu perhatikan ketika menyusun personal statement adalah:
-
Mulai dengan pendahuluan atau perkenalan diri sepanjang 1-2 paragraf yang mencakup biografi singkat, pengalaman akademik, pengalaman kerja/magang, dan alasan mengapa kamu layak menerima program ini.
-
Kemudian masuk ke isi surat sepanjang 2-4 paragraf yang berisi tentang tantangan paling besar yang pernah kamu alami dalam hidup, cara mengatasi tantangan tersebut tujuan karir dan pendidikan, alasan kamu memilih kampus tujuan, alasan kamu memilih bidang studi tersebut, alasan misal mengapa beasiswa bisa membantumu mencapai tujuan, apakah yang akan kamu lakukan setelah lulus, dan juga contoh kehidupan nyata yang membantu alasan tersebut.
-
Akhiri dengan penutup sepanjang 1-2 paragraf yang berisikan tentang ringkasan dari alasan kamu, penjelasan mengenai kenapa beasiswa tersebut bisa membantu kamu, dan juga ucapan terimakasih kepada penyelenggara.
Personal statement ini bukan hanya digunakan di universitas. Kamu dapat menggunakannya untuk hal lain juga, seperti aplikasi gap year, pekerjaan, magang, dan juga penempatan kerja.
Tips Menulis Personal Statement
-
Margin 1 inch di semua sisi
-
Double spasi
-
Tidak ada baris tambahan untuk pergantian paragraf
-
Menggunakan font Times New Roman
-
Ukuran font 12pt
Setelah format yang kamu gunakan sudah benar, buat outline penulisan untuk digabungkan menjadi kesatuan paragraf. Setelah itu, kamu bisa memulai penulisan paragraf secara terstruktur. Nah, sekarang agar kamu bisa lebih paham untuk menulis personal statement, yuk simak tips yang bisa kamu lakukan berikut ini:
1. Ceritakan diri secara singkat
Kamu bisa mulai dengan menceritakan dirimu secara singkat seperti latar belakang pendidikan dan passion. Dalam membuat personal statement harus ada unsur tentang dirimu, tapi bukan berarti ini adalah ajang untuk menunjukkan image branding dengan menceritakan keberhasilan kamu secara detail.
2. Pengalaman dan Tujuan di Masa Depan
Kamu diperbolehkan untuk menjelaskan pengalaman terbaik dan juga tujuanmu di masa depan dalam surat personal statement kamu. Jelaskan apa yang ingin kamu lakukan dan kembangkan jika diterima di universitas yang kamu lamar. Berikan juga penjelasan tentang prestasimu yang tidak hanya memiliki dampak positif untuk diri kamu, tapi juga dalam aspek lainnya.
3. Keunggulan yang Memiliki Dampak untuk Universitas
Kira-kira seperti apa keunikan yang kamu miliki yang bisa memberikan dampak baik bagi universitas tersebut. Jangan ragu untuk menyatakan ambisi dan juga kemampuan kamu untuk berkontribusi di masa depan untuk bangsa dan negara.
4. Tunjukan Bahwa Kamu adalah Aset
Sebagai bagian penutup dari personal statement, yakinkan tim penyeleksi bahwa kamu merupakan sosok yang ideal untuk diterima ke universitas tersebut. Tunjukan bahwa kamu adalah aset penting, karena dengan begitu mereka akan yakin dan mantap bahwa kamu dapat menjadi mahasiswa yang tepat.
5. Be Honest, Be Yourself
Kamu harus bisa jujur dan menjadi dirimu sendiri saat menulis personal statement. Buat se-orisinil mungkin dan gunakan kata-kata yang tidak berlebihan tapi mampu menggambarkan sifat dan kemampuan kamu dengan baik.
Susunlah personal statement dengan jelas, ringkas, langsung pada sasaran dan yang paling penting usahakan untuk membuat tiap bagian bermakna. Cukup dengan 500-700 kata saja, jangan terlalu panjang apalagi terlalu pendek. Setelah selesai memahami tips dan membaca contoh penulisan personal statement, baca kembali tulisanmu dan mintalah pendapat dari orang lain.
Butuh panduan menulis personal statement untuk kuliah ke luar negeri? Langsung saja daftar untuk sesi konsultasi gratis dengan konselor terpercaya Hotcourses Indonesia yang selalu siap membantumu untuk mendaftar dan kuliah di berbagai universitas terbaik di dunia!