Kalau kamu sedang merencanakan studi S2 atau master di luar negeri, kamu pasti tahu bahwa ada 2 gelar S2 yang populer di mancanegara: Master of Arts (MA) dan Master of Science (MSc). Tapi apakah kamu tahu apa perbedaan antara gelar MA dan MSc?
Agar kamu lebih paham mengenai kedua gelar ini - termasuk syarat masuknya dan bagaimana pengaruhnya ke karirmu di masa depan - langsung saja baca penjelasan dari tim Hotcourses Indonesia di bawah ini.
Table of content:
- Apa yang Dimaksud Dengan Gelar Master of Arts (MA)?
- Gelar Master of Science (MSc) Itu Apa Sih?
- Apa Perbedaan Utama Gelar Master of Arts & Master of Science?
- Apa Syarat Masuk Program Master of Arts & Master of Science?
- Apakah Gelar MA & MSc Punya Pengaruh yang Berbeda untuk Prospek Karirmu?
Apa yang Dimaksud Dengan Gelar Master of Arts (MA)?
Master of Arts (MA) adalah gelar S2 yang berfokus pada bidang studi ilmu pengetahuan budaya dan ilmu sosial. Kurikulum program studi yang menawarkan gelar MA biasanya punya area fokus spesifik dalam bidang studi tertentu. Beberapa bidang studi atau jurusan kuliah yang biasanya menawarkan gelar MA adalah:
-
Sejarah
-
Sosiologi
-
Antropologi
-
Sastra Inggris
-
Filosofi
-
Seni murni
-
Seni pertunjukan (teater dan drama)
-
Seni musik
-
Jurnalisme
-
Arsitektur
Para pelajar yang tertarik mengambil program MA pada umumnya telah mempelajari bidang studi yang berhubungan di jenjang S1 dan ingin mendalami area spesialisasi tertentu dalam bidang tersebut.
Penilaian program MA biasanya didasarkan pada kombinasi 3 hal: ujian, tugas, dan tesis mini. Namun untuk program MA berbasis riset, kamu harus melakukan riset independen di bawah pengawasan seorang pembimbing dan menyerahkan disertasimu untuk diuji. Program seperti ini terkadang juga dikenal sebagai gelar MRes atau MA by research.
Gelar Master of Science (MSc) Itu Apa Sih?
Master of Science (MSc) adalah gelar S2 yang punya fokus khusus pada bidang studi yang terkait dengan Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika. Dalam beberapa kasus khusus, gelar MSc juga diberikan untuk program-program ilmu sosial.
Dalam program MSc, kamu akan mengembangkan dan memperluas pemahaman serta keahlianmu di bidang spesialisasi tertentu. Program ini biasanya diambil oleh para pelajar yang ingin meningkatkan profil profesional dan keahlian teknis untuk memajukan karir mereka di bidang spesifik. Beberapa bidang studi atau jurusan kuliah yang biasanya menawarkan program MSc antara lain adalah:
-
Ilmu lingkungan hidup (environmental sciences)
-
Teknik (engineering)
-
Ilmu komputer (computer science)
-
Ilmu biomedis (biomedical sciences)
-
Akuntansi
-
Psikologi
-
Ekonomi
-
Geologi
-
Bisnis dan keuangan (business and finance)
-
Fisika
Kurikulum program MSc disampaikan melalui proses pengajaran, sama seperti penyampaian kurikulum program S1. Selain itu, kurikulum program MSc kemungkinan besar juga akan melibatkan kerja laboratorium atau praktik serta penempatan kerja.
Apa Perbedaan Utama Gelar Master of Arts & Master of Science?
Ada beberapa perbedaan utama antara gelar MA (Master of Arts) dan MSc (Master of Science):
|
MA (Master of Arts) |
MSc (Master of Science) |
|
Gelar MA berfokus pada jurusan ilmu pengetahuan budaya dan ilmu sosial |
Gelar MSc berfokus pada bidang studi atau jurusan yang berkaitan dengan sains, teknologi, teknik, dan matematika |
|
Pendekatan yang digunakan lebih berfokus pada bidang studi |
Menggunakan pendekatan yang lebih teknis dan ilmiah |
|
Jenjang studi tertinggi |
Terkadang bukan jenjang studi tertinggi |
|
Jatah waktu riset lebih banyak dibanding jatah waktu kelas tatap muka |
Lebih banyak kelas tatap muka dan jatah waktu kerja laboratorium |
|
Gelar akademis |
Gelar profesional |
Program-program Master of Arts umumnya berfokus pada bidang studi ilmu pengetahuan budaya & ilmu sosial. Sementara program-program Master of Science biasanya memiliki fokus khusus pada bidang studi yang terkait dengan Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika
Apa Syarat Masuk Program Master of Arts & Master of Science?
Secara umum, persyaratan masuk untuk kedua program gelar ini adalah:
|
MA |
MSc |
|
|
Gelar |
Gelar S1 di bidang studi yang relevan. IPK 3,3 - 3,7 atau lebih tinggi. |
Gelar S1 di bidang yang relevan. Universitas Inggris biasanya meminta gelar S1 honours sebagai persyaratan masuk. IPK 3,3 - 3,7 atau lebih tinggi. Ada juga beberapa program yang mewajibkan para pendaftar untuk memiliki diploma pascasarjana. |
|
Bahasa Inggris |
Nilai IELTS 6,5 (nilai tiap band tidak boleh lebih rendah dari 6,0) atau nilai hasil tes lain yang setara |
Nilai IELTS 6,5 (nilai tiap band tidak boleh lebih rendah dari 6,0) atau nilai hasil tes lain yang setara |
|
Syarat tambahan |
Bukti kerja akademis di jenjang S1, seperti disertasi atau proyek. |
Beberapa program meminta pendaftar melampirkan portofolio kerja. Ada juga beberapa program yang mewajibkan para pendaftarnya untuk memiliki pengalaman kerja yang relevan. |
Tim Hotcourses Indonesia menyarankan agar kamu menghubungi pihak universitas pilihanmu di luar negeri untuk mencari tahu persyaratan masuk program MA atau MSc yang kamu tuju secara lengkap. Kamu juga bisa menggunakan layanan dari konselor kami (IDP Education) yang siap membantumu mencari info pendaftaran terbaru.
Apakah Gelar MA & MSc Punya Pengaruh yang Berbeda untuk Prospek Karirmu?
Sebelum mendaftar program MA atau MSc, kamu wajib memahami prioritasmu. Beberapa program dirancang khusus untuk mengembangkan keterampilan dan CV-mu agar kamu siap kerja.
Ada juga program-program lain yang lebih bersifat teoritis dan akademis, namun tidak punya pengaruh langsung kepada prospek kerjamu. Meskipun begitu, program-program seperti ini tetap memiliki manfaat yang berarti untukmu.
Prospek kerjamu juga bergantung pada bidang yang kamu minati, kemampuan & keterampilanmu, serta bidang studi yang kamu pelajari. Jadi kamu sebaiknya menyesuaikan rencana studimu dengan jalur karir yang kamu inginkan.
Kamu mungkin pernah mendengar kalau prospek kerja pemegang gelar MSC lebih cerah dibanding pemegang gelar MA, tapi ini sama sekali tidak benar. Tiap gelar memiliki prestise akademisnya masing-masing serta dihormati di beragam bidang.
***
Bagaimana? Sudah paham mengenai perbedaan gelar Master of Arts dan Master of Science?
Kalau sudah, artinya kamu sudah siap untuk mulai mencari program studi yang cocok untukmu di luar negeri. Untuk mempermudah proses ini, kamu bisa menggunakan alat Pencari Jurusan kami.
Kamu hanya perlu memasukkan kualifikasi dan kriteria pribadimu, lalu alat ini akan menampilkan semua jurusan kuliah dan universitas yang paling cocok untukmu di luar negeri. Alat Pencari Jurusan ini juga bisa menemukan tempat kuliah yang murah di luar negeri, lho!
Jangan lupa untuk follow semua kanal media sosial Hotcourses Indonesia untuk mendapatkan berita pendidikan internasional terbaru serta informasi S2 terkini dari berbagai institusi dan universitas terbaik di dunia!
Mau tanya-tanya soal kuliah S2 di luar negeri? Yuk, klik banner di bawah ini untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP yang siap membantumu mewujudkan cita-citamu untuk kuliah S2 di berbagai universitas terbaik mancanegara!
Baca juga:
-
Mencari Progam Ekstensi D3 ke S1 atau S2 di Australia? Simak Ulasannya
-
Kisah Sukses Nisa Kuliah di Imperial College London: Strategi Mengubah yang Impossible Jadi Possible