6 Skill untuk Sukses Kuliah di Luar Negeri

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Pendaftaran Universitas

6 Skill untuk Sukses Kuliah di Luar Negeri

Lihat 6 skill ini yang akan mempermudah hari-hari kuliahmu di luar negeri.

share image

Kuliah ke luar negeri merupakan suatu tantangan bagi mahasiswa internasional. Pertama, bahasa yang digunakan berbeda, selain itu tuntutan belajar juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan sekolah menengah atas.

 

Akan tetapi semua itu tidaklah sulit jika kamu telah membekali dirimu dengan 6 skill/keahlian ini. Dan skill-skill berikut juga akan terpakai terus setelah kamu lulus nanti, sewaktu memasuki dunia kerja, hidup bermasyarakat dan seterusnya. Lihat apa saja enam skill yang dibutuhkan untuk kuliah ke luar negeri:

 

 

1. Diskusi Kelompok

 

 

Tidak peduli di universitas di negara manapun, kamu tidak bisa menghindari yang namanya diskusi. Biasanya dosen akan membagi kelas menjadi beberapa kelompok, kemudian memberikan tema atau pertanyaan, dan meminta kelompok tersebut untuk membahasnya dan salah satu anggota kelompok akan menyampaikan jawaban tersebut.

 

Disinilah kemampuan berbahasa asing kamu akan diuji, termasuk kelancaran dalam mendengar, berbicara, menyampaikan pendapat, dan menanggapi sudut pandang yang beragam.

 

Manfaatnya di dunia karir: Dengan mengasah skill berdiskusi, kamu akan lebih percaya diri sewaktu menghadiri rapat. Mampu menyampaikan pendapat dengan jelas dan menghargai sudut pandang orang lain merupakan soft skill yang sangat dihargai oleh perusahaan.

 

 

2. Berpikir Kritis

 

 

Berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisa fakta, membuat perbandingan, dan membuat gagasan/solusi untuk permasalahan yang ada. Berpikir kritis ini bisa berdasarkan pengetahuan yang dipelajari dan pengalaman yang dimiliki.

 

Manfaatnya di dunia karir: Kemampuan berpikir kritis membantumu membuat keputusan yang tepat dengan cara mengevaluassi informasi atau fakta dengan tangkas dan objektif.

 

 

 

3. Mandiri

 

 

Jika di bangku sekolah masih ada guru dan orang tua yang mengawasimu untuk mengerjakan PR dan belajar untuk ujian, sewaktu kuliah kamu harus mengatur jadwalmu sendiri. Selain itu, kamu juga harus bisa belajar sendiri, mencari materi untuk menyelesaikan tugas, atau mencari bimbingan tambahan jika ada yang tidak dimengerti.

 

Supaya semua lebih mulus, kamu dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan layanan dukungan yang disediakan oleh universitas, dan biasanya gratis.  

 

Manfaatnya di dunia karir: Perusahaan sangat menghargai pribadi yang mandiri, berinisiatif dan dapat menyelesaikan pekerjaan mereka dengan baik tanpa perlu dibantu.

 

 

 

4. Kerja Kelompok (Group Work / Team Work)

 

 

Sewaktu kuliah di luar negeri, kerja kelompok atau team work adalah hal yang lumrah. Jika diskusi kelompok di kelas hanya berlangsung 30 menit, kerja kelompok durasinya lebih lama. Mahasiswa akan diminta untuk menulis laporan atau presentasi secara kelompok. Kegiatan ini akan membantu dan mengasah kemampuan kita setelah lulus dalam bekerja secara tim.

 

Manfaatnya di dunia karir: Kerja kelompok juga sering ditemukan di tempat kerja, jadi sangat penting menguasai cara untuk bekerjasama dengan orang lain dengan baik.

 

 

 

5. Menulis Esai/Laporan

 

 

Setiap mata kuliah pasti ada tugas untuk menulis makalah. Jadi kemampuan untuk menulis, termasuk menyusun struktur, analisa, melakukan riset, mengekspresikan argumen, dan menghindari plagiat. Plagiat adalah kesalahan yang akan ditanggapi dengan serius di luar negeri dengan adanya juga persidangan khusus untuk mahasiswa jika ketahuan!

 

Manfaatnya di dunia karir: Sewaktu menulis laporan, sangat penting kamu dapat menyampaikannya dengan jelas dan tersruktur supaya pembaca dapat mengerti isi laporan tersebut.

 

 

 

6. Mengutip / Paraphrasing

 

 

Plagiat adalah kesalahan yang akan ditanggapi dengan serius di luar negeri. Jadi pastikan kamu mengutip sumber atau paraphrasing yang kamu pakai sesuai dengan peraturan akademik di negara tersebut. Biasanya hal ini akan diajarkan sewaktu orientasi mahasiswa.

 

Manfaatnya di dunia karir: Mengutip sangatlah penting dalam menulis laporan profesional dengan mencantumkan referensi dengan baik dan benar.

 

 

Sumber:

6 key skills for studying abroad

 

--

 

Mau tanya-tanya soal kuliah di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP yang siap membantu mewujudkan mimpimu kuliah di mancanegara! 

 

Daftar sekarang untuk konsultasi GRATIS! ​

 

Wajib dibaca

article Img

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah S1 di Luar Negeri? Syarat, Dokumen, dan Tips Persiapan

Apa Saja Persyaratan Masuk Kuliah S1 di Luar Negeri? Persyaratan masuk kuliah S1 di luar negeri biasanya mencakup: Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL). Dokumen akademis (ijazah, transkrip, CV, personal statement, portofolio, surat rekomendasi). Dokumen pendukung (paspor, bukti keuangan, visa pelajar). Setiap universitas dan negara punya standar berbeda, jadi pastikan kamu cek persyaratan spesifik

220.1K
article Img

Apa Saja Pertanyaan Penting Saat Pendaftaran Universitas Luar Negeri ke Konsultan Pendidikan?

Pertanyaan Apa yang Harus Diajukan Saat Daftar Universitas Luar Negeri? Saat mendaftar kuliah ke luar negeri lewat konsultan pendidikan, ada 20 pertanyaan penting yang wajib kamu tanyakan—mulai dari kapan harus daftar, dokumen apa yang diperlukan, biaya kuliah & beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Dengan menanyakan hal-hal ini, kamu bisa memastikan jurusan, universitas, dan rencana studimu sesuai kebutuhan.   Mendaftar

199.1K