Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Apa itu Transferable Skills?

188

Kata ‘Transferable Skills’ seringkali muncul pada saat kamu membaca brosur universitas, atau persyaratan lowongan kerja. Brosur universitas biasanya akan menjelaskan bahwa kurikulum mereka dirancang untuk membekali mahasiswa dengan transferable skills. Sedangkan di info lowongan kerja akan tertulis ‘memiliki transferable skills akan sangat dihargai’. Sebenarnya apa sih transferable skills ini? Mengapa perlu memilikinya?

 

Biasanya di informasi lowongan kerja, sebenarnya perusahaan tidak langsung menggunakan kata kunci ‘transferable skills’, tetapi mereka mencari kandidat yang memiliki skill/keahlian berikut: komunikasi, multitasking, teamwork, kreatif, berpikir kritis dan bisa memimpin. Jika dijelaskan secara sederhana, keahlian-keahlian yang disebut barusan semua termasuk dalam kategori ‘transferable skills’, dan merupakan faktor yang sangat menentukan sukses atau tidaknya kamu diterima bekerja, dan benefit yang akan ditawarkan oleh perusahaan untukmu.

 

Transferable skills adalah keahlian-keahlian yang dapat digunakan di semua profesi. Mereka adalah dasar kesuksesan. Perusahaan atau pemberi kerja sangat menyukai transferable skills karena keahlian ini dapat digunakan di banyak tempat kerja, untuk semua posisi dan bidang karir. Dimana kamu bisa mempelajari transferable skills? Secara formal, kamu bisa belajar keahlian komunikasi, problem solving dan teamwork di kelas kuliah, pelatihan atau kursus; misalnya melalui diskusi kelompok, presentasi, mengerjakan makalah dan lain-lain. Secara informal, sebenarnya, selama kamu bersosialisasi, banyak terlibat dengan orang, secara tidak langsung kamu telah melatih keahlian-keahlian tertentu, misalnya menyampaikan pendapat dengan tegas dan jelas (komunikasi), menyelesaikan suatu pekerjaan dengan bekerjasama dengan orang lain (teamwork), mencari solusi yang baik untuk menyelesaikan masalah (problem solving), mengarahkan anggota tim untuk menyelesaikan target dengan efisien dan efektif (leadership), dan lain-lain.  

 

Keahlian-keahlian ini sangat penting untuk peluang kerja, ataupun jika kamu ingin memulai usaha sendiri.  Oleh karena itu, pastikan kamu memanfaatkan waktu kuliahmu secara maksimal untuk menguasai ‘transferable skills’ dengan baik. Yang menarik adalah, semua transferable skills saling berhubungan – misalnya, keahlian verbal memerlukan keahlian mendengar dan pemikiran kritis untuk mencerna informasi yang masuk; kemudian perlu memberikan tanggapan verbal yang persuasif yang dapat dimengerti dan diterima lawan bicara.  

 

Transferable skills ada banyak, tetapi menurut majalah FORBES, berikut adalah 7 transferable skills yang paling penting:

 

 

1. Technical Skills

 

Yang dimaksud dengan technical skills adalah melek teknologi. Hal ini tidak berarti harus memiliki sertifikat resmi yang berhubungan dengan komputer atau TI. Akan tetapi, usahakan bisa menguasai teknologi yang sering digunakan, misalnya bisa menggunakan software komputer umum, mengerti cara penggunaan aplikasi umum, terutama yang berhubungan dengan bidang karir yang kamu minati.

 

 

2. Communication Skills

 

Komunikasi itu lebih dari sekedar mendengar dan berbicara. Di dunia kerja, yang dimaksud dengan keahlian komunikasi adalah:

  • Verbal skills — apa yang kamu katakan dan bagaimana kamu menyampaikannya
  • Listening skills — mengerti apa yang disampaikan lawan bicara
  • Writing skills — bisa menuliskan konten dengan jelas dan memberikan kesan yang bagus
  • Technological communication skills — kemampuan untuk menggunakan media komunikasi sesuai dengan konten dan target yang ingin dicapai

 

 

 

3. Critical Thinking Skills

 

Keahlian berpikir kritis, analitikal atau problem solving dinilai dari kemampuan sesorang untuk mendefinisikan masalah yang muncul, menemukan solusi,  menerapkan solusi tersebut dan menguji apakah solusi tersebut memberikan hasil yang diinginkan. Proses ini meliputi perencanaan tahap per tahap, menentukan waktu dan memanfaatkan sumber daya.

 

 

4. Multitasking Skills

 

Ini adalah salah satu skill yang sangat dibutuhkan di era sekarang. Secara harafiah, multitasking berarti bisa melakukan beberapa hal sekaligus. Di tempat kerja, multitasking skill berarti bisa menentukan prioritas dan memanfaatkan waktu dengan baik. Skill ini meliputi kemampuan untuk mengatur waktu dan hidup berorganisasi.

 

 

5. Teamwork Skills

 

Tantangan di dunia profesional sangatlah kompleks, sehingga butuh lebih dari satu orang untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, bisa bekerja dalam kelompok, bisa menghargai anggota kelompok, memegang komitmen dan melakukan tanggung jawab sendiri sangatlah penting.

 

Teamwork skills sangatlah penting jika kamu ingin menjadi pemimpin, karena semua pemimpin yang berhasil harus terlebih dahulu mengerti cara untuk menjadi anggota kelompok, terutama di kelompok yang terdiri dari anggota yang berasal dari latar belakang yang berbeda.

 

 

6. Creativity Skills

 

Kreativitas dan kepempinan disebut sebagai ‘the complex transferable skills’. Ini karena untuk mencapainya harus memiliki semua transferable skill yang disebutkan sebelumnya.  

 

Kreatif itu bukan hanya sekedar memiliki ide, tetapi bisa menerapkan ide tersebut untuk menyelesaikan masalah yang ada, atau untuk mencapai target. Dan untuk itu, perlu melibatkan banyak pihak. Pertama-tama, dengan critical thinking dan creativity skill seseorang memikirkan suatu solusi, kemudian dengan communication skill menyampaikan dan meyakinkan pihak lain untuk menerima solusi tersebut, setelah itu dengan teamwork skill bekerja sama untuk menerapkan solusi. Dalam proses tersebut melibatkan technical dan multitasking skill untuk efisien waktu dan koordinasi.  

 

 

7. Leadership Skills

 

Ketika orang laing percaya akan kompetensi yang kamu miliki dan percaya bahwa kamu akan mendatangkan hasil/mencapai target yang diinginkan, mereka akan mengikutimu. Jika kamu menginspirasi orang lain untuk berpikir lebih, mengerjakan lebih banyak dan menjadi lebih baik, kamu sudah semakin menjadi seorang pemimpin.

 

 

Sekarang setelah kamu mengetahui tentang pentingnya transferable skills, manfaatkanlah waktu kuliahmu dengan baik untuk mempelajari skills tersebut. Kamu bisa memilih universitas yang menyediakan kurikulum dan fasilitas yang cocok yang bisa membantu kamu mengembangkan transferable skills.

 

 

Sumber:

The 7 transferable skills to help you change career

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS

Wajib dibaca

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

140554

Mengapa TOEFL dan IELTS penting untuk kuliah ke luar negeri?

Mungkin banyak yang bertanya, kuliah ke luar negeri kan bukan untuk belajar Bahasa Inggris, kenapa sih harus dapat nilai bagus di TOEFL atau IELTS biar bisa diterima di univesitas luar negeri?   Biasanya standar persyaratan masuk untuk diterima masuk ke universitas luar negeri adalah TOEFL dengan skor minimal 550 (paper based) atau IELTS dengan skor minimal 6.0. Nilai minimal yang diminta bisa lebih tinggi lagi jika Anda ingin mengambil

44243