Ketika mempersiapkan berkas aplikasi beasiswa atau pendaftaran ke kampus luar negeri, kamu pasti akan menemukan “motivational letter” sebagai salah satu persyaratan yang harus disertakan. Apa sih motivation letter itu? Yuk kenal lebih lanjut tentang motivation letter di artikel ini!
Panduan Menulis Motivation Letter
Apa itu Motivation Letter?
Secara sederhana, motivation letter adalah sebuah esai yang berisi alasan mengapa kamu mengajukan aplikasi ke lembaga tertentu, baik itu untuk beasiswa maupun pendaftaran universitas. Motivation letter ini merupakan tulisan yang bertujuan untuk meyakinkan panitia seleksi agar mempertimbangkan kamu sebagai salah satu kandidat yang layak diterima.
Dalam motivation letter ini, kamu memiliki kesempatan untuk menuliskan detail-detail yang relevan dan menarik tentang dirimu sendiri yang dapat menunjukkan motivasimu dan kualifikasimu sebagai kandidat yang ideal di mata tim penerimaan mahasiswa baru. Hal ini sangat berperan penting dalam menentukan penerimaanmu di universitas yang bersangkutan, terutama untuk banyak universitas di luar negeri yang meminta motivation letter sebagai bagian dari proses pendaftaran.
Motivation letter merupakan kesempatan emas bagi kamu untuk menceritakan berbagai pencapaian dan informasi unik tentang dirimu tentang mengapa dirimu pantas diterima di program studi tujuan. Berbeda dengan CV atau transkrip, motivation letter adalah satu-satunya cara bagi kamu untuk mengungkapkan sisi pribadi yang tidak dapat tergambar di dalam dokumen-dokumen lain.
Dalam tulisan tersebut, kamu harus mampu menjelaskan dengan baik apa yang memotivasi kamu untuk mendaftar ke universitas tujuan dan mengapa kamu cocok sebagai mahasiswa di sana.
Motivation Letter vs Cover Letter: Apa Bedanya?
Meskipun keduanya adalah surat yang sering digunakan dalam aplikasi beasiswa atau pendaftaran universitas, motivation letter dan cover letter memiliki tujuan yang berbeda.
-
Motivation Letter adalah surat yang menjelaskan alasan pribadi kamu mengapa tertarik pada suatu program studi atau beasiswa, serta bagaimana latar belakang pendidikan dan pengalaman kamu relevan dengan program tersebut. Surat ini lebih fokus pada motivasi, tujuan karier, dan kesesuaian kamu dengan program yang dilamar.
-
Cover Letter, di sisi lain, lebih umum digunakan dalam lamaran pekerjaan. Surat ini menguraikan bagaimana kualifikasi dan pengalaman profesional kamu cocok dengan posisi yang ditawarkan. Di dalam cover letter, kamu menjelaskan mengapa kamu tertarik dengan pekerjaan tersebut dan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat.
Jadi, meskipun keduanya memiliki format surat yang serupa, perbedaan utama terletak pada tujuan dan konteks penggunaan. Untuk aplikasi ke universitas atau beasiswa, kamu akan menulis motivation letter, sedangkan untuk pekerjaan, kamu akan menulis cover letter.
Apa yang Harus Ditulis di Motivation Letter?
Ketika kamu menulis motivation letter, ingatlah bahwa ini adalah satu-satunya kesempatan bagi kamu untuk menunjukkan kepada panitia seleksi bahwa kamu pantas untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Oleh karena itu, kamu perlu mengalokasikan waktu dan fokus yang cukup besar untuk menyusunnya sebaik mungkin.
Kamu bisa bercerita tentang rencana masa depanmu dan semua hal yang ingin kamu capai. Selain itu, jelaskan juga bagaimana pilihan studimu benar-benar logis dan sesuai dengan passion-mu.
Ada dua informasi penting yang harus tercantum di dalam motivation letter-mu, yakni:
-
Alasan memilih program studi dan universitas tujuan: Jelaskan relevansi antara target di masa depan dengan apa yang akan dipelajari di perkuliahan. Selain itu, sertakan juga alasan mengapa kamu merasa bahwa universitas ini bisa membantumu mencapai target masa depan.
-
Alasan mengapa kamu merupakan kandidat yang tepat: Pastikan kamu memiliki kejelasan tentang apa yang ingin kamu capai dalam jangka pendek dan jangka panjang. Akan lebih baik jika kamu telah membuat rencana studi serta kontribusi apa yang akan kamu lakukan setelah lulus nanti.
Langkah-langkah Menulis Motivation Letter
-
Langkah 1: Lakukan persiapan yang matang
Kamu harus meluangkan waktu yang cukup untuk membuat motivation letter agar hasilnya bisa meyakinkan pihak kampus atau pemberi beasiswa. Sebelum mulai membuat draft motivation letter, kamu harus melakukan riset yang cukup mengenai universitas dan program studi yang kamu tuju.
Kamu bisa melihat panduan lengkapnya di situs resmi universitas dengan cara memasukan nama universitas yang kamu minati. Pelajari dengan baik tentang kurikulum, penelitian, dan kegiatan yang mereka tawarkan. Oh ya, kamu juga bisa melihat profil universitas di luar negeri di situs IDP Hotcourses ini untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai program yang kamu inginkan.
Jangn lupa untuk mengetahui persyaratan dan kualitas yang dicari oleh universitas. Hal ini akan membantu kamu menyusun surat motivasi yang lebih terfokus dan relevan dengan harapan mereka.
Dengan memiliki informasi ini, kamu akan lebih mudah untuk menyusun motivation letter yang tidak hanya menunjukkan ketertarikan kamu, tetapi juga mengapa kamu sangat cocok untuk program tersebut.
Langkah 2: Membuat Pembukaan Motivation Letter yang Menarik
Bagian pembuka surat motivasi sangat penting untuk menarik perhatian pembaca. Pastikan kamu:
-
Menunjukkan Tujuan Kamu: Sebutkan program yang ingin kamu daftar dan jelaskan dengan singkat mengapa kamu tertarik dengan program tersebut. Misalnya, kamu bisa menyebutkan aspek unik dari program yang menarik bagi kamu.
-
Jaga Keaslian dan Kepribadian Kamu: Hindari menggunakan kalimat yang terlalu umum atau klise. Buat surat motivasi kamu terdengar personal dan berbicara langsung dari hati. Menggunakan gaya bahasa yang asli dan tidak berlebihan dapat membantu kamu terlihat lebih otentik.
Jika kamu merasa kesulitan menulis pembukaan terlebih dahulu, kamu bisa mulai dengan menulis isi suratnya terlebih dahulu. Setelah itu, baru susun pembukaan yang sesuai dengan poin-poin yang sudah kamu buat.
Langkah 3: Menyusun Isi Surat dengan Fokus yang Jelas
Bagian utama motivation letter adalah tempat kamu untuk menjelaskan lebih lanjut mengapa kamu tertarik pada program tersebut dan mengapa kamu adalah kandidat yang tepat. Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu pastikan tercakup dalam isi surat:
-
Tujuan dan Alasan Kamu: Jelaskan secara singkat mengapa program ini sesuai dengan tujuan karier atau akademik kamu. Apa yang membuat program ini unik dan relevan dengan masa depan kamu?
-
Kualifikasi dan Pengalaman yang Relevan: Fokus pada pengalaman dan kualifikasi yang paling relevan dengan program yang kamu lamar. Jika kamu memiliki pengalaman internasional atau pengalaman kerja yang relevan, pastikan untuk menyorotnya di bagian ini.
-
Struktur Surat: Kamu bisa memilih menggunakan struktur 3 paragraf (pendahuluan, tubuh, penutupan) atau 5 paragraf (dengan 3 paragraf dalam tubuh surat yang memfokuskan pada kualifikasi yang paling relevan).
Selain itu, jangan lupa untuk menyebutkan sumber inspirasi yang membuat kamu tertarik pada program ini. Mungkin ada tokoh atau pengalaman yang memotivasi kamu untuk mengambil jalur akademik ini, tetapi jangan terlalu banyak membahasnya—cukup singkat dan jelas.
Langkah 4: Akhiri dengan Penutupan yang Kuat
Penutupan surat kamu harus merangkum poin-poin utama dan mempertegas mengapa kamu tertarik dengan program tersebut. Pastikan untuk:
-
Menyatakan Kembali Ketertarikan Kamu: Tunjukkan bahwa kamu sangat tertarik dengan kesempatan untuk belajar di program tersebut dan bahwa kamu merasa itu akan mendukung tujuan karier dan akademik kamu.
-
Tunjukkan Nilai Kamu: Jelaskan mengapa kamu akan menjadi tambahan yang berharga bagi program tersebut. Fokus pada kualitas unik yang kamu bawa dan bagaimana kamu dapat berkontribusi pada komunitas akademik di universitas tersebut.
-
Saran untuk Wawancara: Jika memungkinkan, kamu bisa menambahkan permintaan untuk wawancara pribadi, yang dapat memberi kesempatan lebih lanjut untuk mendiskusikan kelayakan kamu.
-
Akhiri dengan Ungkapan Terima Kasih: Jangan lupa untuk mengakhiri surat dengan ungkapan terima kasih yang sopan dan profesional.
Langkah 5: Berikan Sentuhan Pribadi
Surat motivasi adalah kesempatan kamu untuk menunjukkan siapa kamu sebagai individu. Berikut beberapa tips tambahan untuk membuat surat kamu lebih menonjol:
-
Keaslian dan Originalitas: Hindari meniru surat motivasi dari orang lain. Surat kamu harus menggambarkan siapa kamu sebenarnya, bukan versi yang dipaksakan dari orang lain. Pengalaman hidup yang membentuk karakter kamu bisa menjadi bagian dari cerita yang unik dalam surat kamu.
-
Hindari Merendahkan Diri atau Terlalu Memuji Diri: Jangan membuat surat motivasi kamu terkesan terlalu rendah hati atau sebaliknya, terlalu berlebihan dalam memuji diri. Bersikaplah realistis dan objektif tentang kualifikasi dan pencapaian kamu.
-
Pentingnya Bahasa yang Tepat: Periksa ejaan, tata bahasa, dan format surat kamu dengan cermat. Gunakan font dan ukuran huruf yang profesional dan konsisten. Pastikan untuk membuat surat motivasi kamu mudah dibaca.
Langkah 6: Jangan Malu untuk Meminta Feedback dari Orang Lain
Sebelum mengirimkan motivation letter, pastikan kamu mendapatkan feedback dari teman, guru, atau seseorang yang sudah berpengalaman dalam proses aplikasi universitas. Mereka bisa memberikan masukan yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas surat kamu.
Hal-hal yang Harus Dihindari dalam Menulis Surat Motivasi
Sebelum mulai menulis surat motivasi kamu, ada beberapa kesalahan umum yang harus dihindari agar peluang kamu untuk diterima di universitas atau mendapatkan beasiswa semakin besar. Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan:
-
Pastikan motivation lettermu orisinal
Menggunakan contoh surat motivasi dari internet memang boleh, tetapi hanya sebagai referensi. Jangan menyalin mentah-mentah surat orang lain, karena surat kamu harus mencerminkan kepribadian dan alasan pribadi kamu untuk melamar.
-
Jangan menggunakan gaya penulisan yang terlalu formal dan kaku
Supaya pembaca tertarik untuk membaca tulisanmu hingga selesai, pastikan untuk tidak menggunakan bahasa yang terlalu kaku dan formal. Gunakan bahasa yang mengalir dan mencerminkan pemikiran kamu secara alami. Hindari penggunaan kata-kata yang rumit atau istilah yang tidak perlu. Pilih diksi yang tepat dan jangan terlalu banyak mengulang kata yang sama.
-
Tujukkan kalau kamu antusias dan semangat untuk kuliah di kampus tujuan
Surat motivasi kamu harus mencerminkan semangat dan motivasi kamu untuk melamar. Jika kamu benar-benar ingin mendapatkan beasiswa atau diterima di program yang kamu tuju, pastikan kamu menulis dengan teratur, rapi, dan penuh perhatian terhadap detail.
-
Tidak menggikuti format penulisan yang ditentukan
Jika universitas atau penyelenggara beasiswa sudah menentukan font yang harus digunakan, pastikan untuk mengikutinya ya! Tapi kalau ternyata tidak ada aturan baku dalam penulisan ini, kamu bisa memilih font yang mudah dibaca dan pastikan ukuran hurufnya konsisten di seluruh surat. Hindari penggunaan font yang sulit dibaca atau terlalu kecil.
-
Langsung kirim tanpa dicek ulang
Jangan pernah mengirimkan surat motivasi kamu sebelum memeriksa ejaan, tata bahasa, dan hubungan antar paragraf. Pastikan bahwa surat kamu jelas, bebas dari kesalahan, dan mudah dibaca.
Contoh Motivation Letter dalam Bahasa Inggris
From,
[Your Name]
[Your Address]
[City, State, ZIP Code]
[Your Email Address]
To,
[Today’s Date]
Admissions Committee
[University Name]
[University Address]
[City, State, ZIP Code]
Dear Admissions Committee,
I am writing to express my sincere interest in the [Program Name] at [University Name]. My name is [Your Name], and I graduated with honors in Psychology from [Your University], one of the leading institutions in my country.
After completing my undergraduate studies, I embarked on a career as a shadow teacher at an inclusive school. This role gave me firsthand experience in supporting students with special needs (ABK), and it deeply shaped my perspective on education. It was during this time that I became increasingly aware of the unique challenges that children with special needs face, as well as the lack of adequate resources and effective teaching strategies available to help them thrive. Witnessing this gap firsthand motivated me to further my education in Special Education to better support these children and advocate for their rights to a fulfilling education.
In addition to my teaching experience, I had the privilege of collaborating on a research project with a professor from my university, focusing on the career prospects of adults with autism. Although we made some meaningful findings, our work revealed the significant barriers still preventing individuals with special needs from achieving long-term success. This experience underscored the importance of continued research and the development of more inclusive educational frameworks, further solidifying my decision to pursue advanced studies in this field.
I am confident that pursuing the [Program Name] at [University Name] is the perfect next step in both my academic and professional journey. This program’s emphasis on [mention any specific strengths or focus of the program, such as inclusive teaching practices, research, etc.] aligns perfectly with my career goals and aspirations. I am eager to gain a deeper understanding of special needs education and to acquire the skills and knowledge needed to overcome the obstacles I have encountered thus far in my work.
What draws me most to [University Name] is its strong reputation in advancing research in inclusive education and its commitment to creating positive change in the field. I am excited about the prospect of contributing to the development of innovative solutions that will empower children with special needs to reach their full potential.
Thank you for considering my application. I look forward to the possibility of studying at [University Name] and contributing to the university’s mission of fostering an inclusive educational environment for all students.
Sincerely,
[Your Name]
Penutup
Menulis motivation letter memang bisa menjadi tantangan, namun dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang baik mengenai tujuan studi serta latar belakang pribadi, kamu bisa membuat surat yang kuat dan meyakinkan. Ingat, motivation letter adalah kesempatan untuk menunjukkan sisi pribadi dan motivasi kamu, yang tidak bisa digambarkan hanya melalui CV atau transkrip nilai. Jadi, luangkan waktu untuk merancang surat motivasi yang terbaik, dan pastikan setiap kata yang kamu pilih dapat menggambarkan dengan jelas siapa dirimu dan mengapa kamu layak diterima di program yang kamu tuju.