Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Anak Kuliah ke Luar Negeri

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Anak Kuliah ke Luar Negeri

Panduan lengkap untuk orang tua dalam mempersiapkan anak kuliah S1 di luar negeri

3.2K
Parents Guide: Panduan mempersiapkan anak kuliah S1 di luar negeri

Menyekolahkan anak ke luar negeri adalah keputusan besar yang penuh tantangan bagi banyak orang tua. Selain biaya yang tidak sedikit, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari memilih universitas yang tepat, mengurus dokumen-dokumen administratif, hingga memastikan anak bisa hidup mandiri di negara asing. Tak jarang, orang tua merasa cemas dengan jarak yang jauh dan kenyamanan anak yang jauh dari rumah.

 

Tapi jangan khawatir, artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan tips praktis bagi orang tua dalam membantu anak mempersiapkan kuliah S1 di luar negeri.

 

 

Kenapa Harus Mengirim Anak Kuliah di Luar Negeri?

 

 

Menyekolahkan anak untuk mengejar gelar sarjana di luar negeri memang memerlukan upaya dan sumber daya yang lebih besar dibandingkan dengan mendaftarkan mereka di dalam negeri. Namun, seperti pepatah bisnis yang mengatakan "high risk, high return" pendidikan di luar negeri juga menghadirkan sejumlah manfaat yang sangat berharga bagi anak-anak Anda.

 

Berikut adalah manfaat-manfaat yang bisa dirasakan oleh anak Anda melalui pengalaman menempuh kuliah S1 di luar negeri:

 

 

1. Pengembangan Diri dan Kemandirian

 

Semua orang tua tentu ingin anak-anaknya tumbuh menjadi sosok orang dewasa yang bisa bertanggung jawab dan memiliki mental yang kuat. Salah satu cara yang efektif untuk mengajarkan kemandirian pada anak Anda adalah memberikan kesempatan mereka untuk kuliah dan hidup di luar negeri. 

 

Dengan menempuh pendidikan jenjang sarjana / S1 di luar negeri, anak-anak Anda memiliki kesempatan untuk melatih kemandirian mereka selama 3-4 tahun. Di sana, mereka akan terlatih untuk mengatur keuangan, membayar tagihan, dan berbelanja di negara yang mungkin berbeda budayanya. Hal-hal ini tentu akan memperkuat karakter dan kemandirian mereka.

 

2. Keterampilan Komunikasi Lintas Budaya

 

Pengalaman kuliah jenjang sarjana di luar negeri memberikan anak-anak Anda kesempatan luas untuk melatih kemampuan beradaptasi dengan budaya asing. Keterampilan ini akan menjadi modal penting bagi mereka, terutama jika mereka bercita-cita berkarir di level internasional.

 

Selain itu, pengalaman kuliah di luar negeri memberikan kesempatan bagi anak-anak Anda untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara. Pengalaman ini akan melatih mereka untuk mampu lebih terbuka dan toleran terhadap perbedaan sosial, etnis, dan budaya.

 

3. Pendidikan dan Pengalaman Akademik Berkualitas

 

Sudah menjadi rahasia umum, kalau sistem pendidikan di luar negeri lebih modern dan inovatif. Dengan menyekolahkan anak untuk kuliah S1 di luar negeri, mereka akan berkesempatan untuk merasakan sistem pendidikan yang berbeda di negara tujuan mereka. Pengalaman ini  akan memperluas pandangan mereka tentang cara pendidikan dikelola dan diajarkan di seluruh dunia.

 

4. Melatih Kemampuan Bahasa Asing

 

  • Menguasai Bahasa Inggris dengan Sangat Fasih

 

Kuliah di negara yang berbicara bahasa asing akan membantu anak-anak Anda menguasai bahasa tersebut dengan lebih baik. Jika mereka merencanakan untuk belajar di negara berbahasa Inggris seperti Inggris, Irlandia, New Zealand, atau Australia, anak-anak Anda akan terbiasa dengan variasi bahasa Inggris yang berbeda, yang bisa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.

 

  • Kemahiran Berbahasa Asing

 

Sementara itu, jika anak Anda ingin kuliah ke negara yang menggunakan bahasa pengantar selain bahasa Inggris, hal ini juga bisa jadi nilai positif untuk membangun karir global di masa depan. Kemahiran berbahasa asing ini akan menjadi modal yang sangat berharga di dunia kerja global. 

 

5. Peluang Karir dan Networking

 

Melalui interaksi dengan mahasiswa dari seluruh dunia, anak-anak Anda akan membangun jaringan profesional yang luas. Ini akan sangat bermanfaat ketika mereka mencari pekerjaan di masa depan.

 

Selain itu, dengan menempuh kuliah jenjang sarjana di luar negeri, mereka berkesempatan untuk berkarir di negara tempat mereka studi. Bekerja di luar negeri adalah impian bagi banyak orang Indonesia yang dapat memberikan value lebih jika kembali ke Indonesia suatu saat nanti.

 

Dengan kuliah di luar negeri, peluang untuk mendapatkan pekerjaan di luar negeri akan menjadi lebih mudah dengan banyaknya opsi post-study working visa untuk mahasiswa internasional dari berbagai negara destinasi studi.

 

6. Pengalaman Pribadi

 

  • Kesempatan untuk Berwisata

 

Studi di luar negeri memberi anak-anak Anda kesempatan untuk menjelajahi negara dan daerah lain. Mereka bisa merasakan budaya, makanan, dan tempat-tempat menarik selama masa studi mereka.

 

  • Pengalaman Hidup yang Berharga

 

Belajar di luar negeri adalah pengalaman hidup yang akan membentuk karakter anak-anak Anda. Ini akan mengubah pandangan mereka tentang dunia, memberi mereka keterampilan yang berharga, dan mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih cerah.

 

7. Biaya yang Terjangkau

 

Kuliah di luar negeri ternyata tidak selamanya lebih mahal daripada kuliah di dalam negeri loh! Beberapa negara, terutama di Eropa, menawarkan gelar sarjana dengan biaya yang lebih terjangkau, bahkan bagi mahasiswa internasional. Artinya, beban finansial untuk Anda dan anaknya selaku mahasiswa bisa berkurang.

 

 

Tips Memilih Universitas yang Tepat

 

 

Setelah yakin untuk mengirim anak kuliah ke luar negeri, langkah selanjutnya adalah menentukan kemana tujuan studi yang terbaik untuk mereka. Untuk mempermudah menentukan pilihan, Anda bisa mulai membuat daftar pilihan berdasarkan berbagai faktor pertimbangan berikut ini:

 

  • Lokasi Geografis

 

Dunia itu sangat luas. Ada banyak sekali negara dengan sistem pendidikan bermutu yang menarik untuk dipertimbangkan sebagai pilihan studi anak. Anda bisa membantu anak menentukan negara tujuan dengan cara  membantu mereka menganalisa apakah lokasi negara tujuan pilihan mereka sesuai dengan preferensi dan kebutuhan anak.

 

  • Rencana Studi

 

Minta anak untuk membuat daftar informasi lengkap tentang universitas yang menjadi incaran mereka. Pastikan universitas pilihan anak memang menawarkan program studi yang sesuai dengan minat dan tujuan karir anak.

 

  • Prestasi Akademik

 

Minta anak Anda untuk mengecek peringkat peringkat universitas dan reputasinya di level global. Anda bisa menjadikan QS World University Ranking (QS WUR) atau Times Higher Education (THE) sebagai acuan kredibel untuk mengetahui peringkat universitas tujuan anak.

 

  • Biaya Pendidikan

 

Ini merupakan faktor penting yang harus Anda pertimbangkan. Mintalah anak untuk mencari informasi lengkap biaya pendidikan dan opsi beasiswa yang mungkin tersedia.

 

  • Kebijakan Visa

 

Tentunya anak-anak Anda wajib memiliki visa sebelum berangkat ke negara tujuannya. Jadi, minta anak Anda untuk mencari informasi lebih banyak tentang kebijakan visa di negara tujuan. Anda perlu memahami dengan baik klausal dari visa tersebut. Pastikan anak Anda memenuhi persyaratan.

 

  • Akreditasi

 

Pasti tidak ada orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di universitas abal-abal. Nah, sebelum mendaftar ke universitas, pastikan bahwa universitas tersebut memang telah terakreditasi. Ini artinya, universitas tersebut memang memiliki legalitas dimata hukum dan kredibel untuk mengeluarkan ijazah pendidikan.

 

  • Akomodasi

 

Pasti Anda mengharapkan anaknya bisa tinggal di tempat yang aman dan nyaman selama studi di luar negeri. Hal yang bisa Anda lakukan adalah membantu anak mempertimbangkan jenis hunian apa yang cocok untuk mereka, entah itu studio, shared house, atau mungkin asrama universitas.

 

 

Persiapan Keuangan

 

 

 

 

Studi di luar negeri adalah investasi yang signifikan. Persiapkan diri Anda untuk merencanakan keuangan dengan baik. Berikut adalah beberapa langkah dalam proses persiapan keuangan untuk anak kuliah S1 di luar negeri:

 

  • Menentukan Biaya Kuliah

 

Untuk memulai perencanaan pendidikan anak, langkah awal adalah menghitung dengan cermat estimasi biaya yang akan terlibat. Ini mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta biaya lain seperti visa, buku, dan peralatan studi. Pastikan Anda merinci semua aspek ini agar Anda memiliki perkiraan yang akurat tentang seberapa besar anggaran yang diperlukan.

Berikut ini adalah tabel informasi mengenai perkiraan biaya studi di beberapa negara destinasi studi favorit:

 

Negara

Undergraduate Program (per tahun)

Master’s Degree (per tahun)

Doctoral Degree (per tahun) 

Canada 

CAD 13,000 hingga CAD 20,000

CAD 17,000 hingga CAD 25,000

CAD 7,000 hingga CAD 15,000

UK

GBP 11,400 - GBP 38,000

GBP 9,000- GBP 30,000

GBP 15,000 - GBP 35,000

US 

USD 20,000 to USD 40,000

USD 20,000 to USD 40,000

USD 28,000 to USD 55,000

Australia 

AUD 20,000 to AUD 45,000

AUD 22,000 to AUD 50,000

AUD 20,000 to AUD 42,000

New Zealand 

NZD 20,500 to NZD 25,000

NZD 19,000 to NZD 29,000

NZD 6,500 to NZD 9,000

Ireland 

EUR 11,000 hingga EUR 29,000

EUR 5,000 hingga EUR 30,000

EUR 12,000 - EUR 24,000

 

 

  • Mencari Beasiswa

 

Luangkan waktu untuk menyelidiki berbagai opsi bantuan keuangan yang tersedia. Bantuan keuangan dapat membantu mengurangi beban keuangan yang signifikan. Pastikan Anda memahami persyaratan, tenggat waktu aplikasi, dan persiapan yang diperlukan untuk mengajukan aplikasi bantuan keuangan.

 

Bantuan keuangan dapat ditawarkan oleh universitas, pemerintah, atau organisasi swasta, jadi jangan ragu untuk mencari informasi dari berbagai sumber. Untuk mencari peluang beasiswa, Anda bisa mengunjungi laman ini:

  

  • Membuat Rencana Anggaran

 

Setelah Anda memiliki perkiraan biaya yang jelas, Anda bisa mulai membuat rincian anggaran pendidikan anak di luar negeri. Jangan lupa untuk mertimbangkan fluktuasi nilai tukar mata uang negara tujuan. Satu hal penting lagi,  pastikan rancangan anggaran tersebut telah mencakup biaya kuliah, akomodasi, makanan, transportasi, dan biaya sehari-hari. 

 

  • Tabungan dan Investasi:

 

Setelah mengetahui anggaran yang dibutuhkan untuk mendukung kuliah anak selama 3-4 tahun di luar negeri, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengecek tabungan dan investasi jangka panjang. Jika anak belum akan kuliah di luar negeri dalam waktu dekat, Anda bisa mulai membuka tabungan khusus untuk dana pendidikan anak selama kuliah di luar negeri.

 

Jangan ragu untuk konsultasi ke konsultan keuangan untuk mengatur strategi investasi yang dapat membantu dana pendidikan tumbuh seiring waktu. Ini akan membantu Anda menghadapi biaya pendidikan di masa depan.

 

  • Pertimbangkan Membuat Pinjaman Pendidikan

 

Terakhir, pelajari berbagai opsi pinjaman pendidikan yang mungkin tersedia. Ini termasuk pinjaman dari lembaga keuangan lokal atau internasional. Perhatikan suku bunga, syarat pembayaran, dan tenggat waktu pelunasan. Pastikan Anda memahami sepenuhnya konsekuensi finansial dari pengambilan pinjaman dan pertimbangkan dengan bijak sebelum Anda memutuskan untuk melibatkan diri dalam utang pendidikan. Pinjaman pendidikan bisa menjadi sumber dana tambahan yang penting, tetapi juga memerlukan perencanaan dan manajemen yang baik.

 

 

Persiapan Administratif dan Visa

 

Persiapan finansial sudah, tahap selanjutnya adalah tahap persiapan administratif. Di tahap ini, Parents dan anak akan banyak disibukkan dengan permintaan dan pengolahan dokumen serta berbagai prosedur. Berikut ini gambaran persiapan administratifnya:

 

  • Pemilihan Program dan Pendaftaran

 

Tentunya, tahap administrasi pertama yang harus dilalui oleh anak Parents adalah ujian universitas. Di sini, anak akan disibukkan dengan berbagai persiapan pendaftaran, mulai dari mengikuti tes IELTS, melakukan proses translasi ijazah atau transkrip nilai, dan lain sebagainya. Pastikan bahwa semua dokumen yang dibutuhkan telah siap jauh sebelum tanggal deadline pendaftaran.

 

  • Visa Pelajar

 

Setelah anak Parents mendapat letter of acceptance (LoA), langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam mempersiapkan visa pelajar. Pelajari apa saja persyaratan berkas yang dibutuhkan, termasuk format ukuran foto yang dibutuhkan. 

 

Penting untuk diingat bahwa mendapatkan visa pelajar bisa menjadi proses yang rumit dan terkadang mahal, sehingga perencanaan biaya untuk hal ini sangat penting.

 

Untuk memulai pengajuan visa, pastikan hal-hal berikut:

 

  1. Anak Anda memiliki paspor yang masih berlaku setidaknya enam bulan setelah tanggal pengajuan.

  2. Proses pengajuan visa biasanya melibatkan pengumpulan berbagai dokumen, termasuk surat penerimaan, bukti keuangan, dan riwayat akademik.

  3. Selain itu, Anda juga perlu menyediakan foto paspor dan formulir aplikasi yang telah diisi dengan benar.

  4. Sebaiknya kunjungi konsulat atau kedutaan negara tujuan secara langsung untuk menyerahkan dokumen-dokumen tersebut.

  5. Perhatikan dengan seksama persyaratan dan tenggat waktu yang ditetapkan oleh kedutaan negara tujuan, karena hal ini bisa sangat bervariasi.

 

Perhatian yang cermat terhadap detail dan persiapan yang matang akan mempermudah proses visa, sehingga transisi menuju studi di luar negeri dapat berjalan lebih lancar.

 

  • Asuransi Kesehatan

 

Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa internasional sebelum masuk ke negara tujuan adalah memiliki asuransi kesehatan. Parents dan anak perlu mencari tahu apa saja jenis asuransi kesehatan yang tersedia di negara tujuan studi. Pahami segala persyaratan, biaya, serta jenis perlindungan apa yang ditawarkan oleh asuransi tersebut. 

 

  • Akomodasi

 

Agar anak nyaman dan aman, sebaiknya akomodasi telah dipersiapkan sejak masih berada di Indonesia. Parents bisa meminta bantuan pihak universitas apabila mengalami kesulitan untuk mencari akomodasi untuk anak.

 

 

Persiapan Psikologis dan Kesejahteraan Anak

 

 

Pindah ke luar negeri untuk belajar bisa menjadi pengalaman yang menantang dari segi kesejahteraan psikologis anak. Parents bisa memberikan beberapa support untuk membantu mereka mengatasi masalah psikologis ketika beradaptasi di luar negeri.

 

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memberi pemahaman kepada anak tentang perbedaan budaya yang mungkin dihadapi, yang mencakup etika sosial, norma perilaku, dan komunikasi yang berbeda. 

 

Anak-anak perlu diberikan pengetahuan tentang cara menghadapi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, serta berbagai tantangan sosial yang mungkin mereka alami. 

 

Selain itu, kesiapan emosional juga sangat penting. Anak-anak perlu diajarkan strategi untuk mengatasi stres, kecemasan, dan perasaan tertekan yang mungkin muncul selama studi di luar negeri. 

 

Pastikan bahwa anak-anak mampu bersikap terbuka kepada Parents sehingga mereka bisa merasa nyaman berbicara tentang pengalaman mereka dan dapat mengatasi tantangan dengan dukungan dari orang tua. 

 

Selain itu, Parents juga bisa mencari informasi tentang layanan pendukung kesehatan mental yang tersedia di universitas atau di negara tujuan anak.

 

 

Persiapan Barang-barang yang Perlu Dibawa Saat Kuliah ke Luar Negeri

 

Saat anak Anda bersiap untuk studi di luar negeri, ada beberapa barang penting yang perlu dipersiapkan agar perjalanan mereka lancar dan nyaman. 

 

Mulai dari dokumen penting seperti paspor, visa, dan surat penerimaan universitas, hingga perlengkapan sehari-hari seperti pakaian yang sesuai dengan cuaca tujuan, perlengkapan mandi, dan barang elektronik seperti laptop dan charger. Tak ketinggalan, kebutuhan kesehatan seperti obat-obatan, kotak P3K, serta masker dan hand sanitizer juga sangat penting. 

 

Untuk informasi lebih detail mengenai barang-barang yang harus dibawa, Anda bisa membaca artikel lengkapnya di sini.

 

 

Selama dan Setelah Kuliah

 

Setiap anak memiliki perilaku yang berbeda-beda ketika beradaptasi di awal kuliah di luar negeri. Beberapa mahasiswa mungkin sangat bergantung pada orang tua mereka pada awalnya, kemudian menjadi lebih mandiri seiring dengan berkembangnya kenyamanan mereka. Sementara itu, mahasiswa lain mungkin langsung terjun ke dalam keseruan studi dan kehidupan kampus, dan mungkin lupa untuk terhubung dengan orang tua mereka, setidaknya pada awal masa adaptasi.

 

Begitu pula dengan Parents yang juga harus beradaptasi tinggal jauh dari anak kesayangan mereka. Di masa transisi bagi kedua pihak ini, Parents bisa membuat kesepakatan dengan anak mengenai seberapa sering Parents berharap untuk dihubungi oleh anak, serta melalui media apa (apakah video call, atau cukup dengan Whatsapp voice call) dan sebagainya. Dengan demikian, proses adaptasi Parents dan anak diharapkan bisa berjalan mulus.

 
 

Penutup

 

Pendidikan di luar negeri adalah salah satu pengalaman paling berharga yang dapat Parents berikan kepada anak. Dengan persiapan yang cermat, dukungan finansial, dukungan emosional, dan dukungan administratif yang tepat, pilihan menyekolahkan anak ke luar negeri akan sangat worth it!

 

Jadi apakah Parents sudah yakin untuk mendukung anak-anaknya kuliah S1 di luar negeri? Jika Parents punya pertanyaan tentang studi ke luar negeri dan ingin memulai persiapannya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan konselor IDP dengan cara mengetuk banner berikut di atas.

 

Mencari jurusan

Pilih negara
Sarjana

Wajib dibaca

article Img

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah S1 di Luar Negeri? Syarat, Dokumen, dan Tips Persiapan

Apa Saja Persyaratan Masuk Kuliah S1 di Luar Negeri? Persyaratan masuk kuliah S1 di luar negeri biasanya mencakup: Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL). Dokumen akademis (ijazah, transkrip, CV, personal statement, portofolio, surat rekomendasi). Dokumen pendukung (paspor, bukti keuangan, visa pelajar). Setiap universitas dan negara punya standar berbeda, jadi pastikan kamu cek persyaratan spesifik

219.6K
article Img

Apa Saja Pertanyaan Penting Saat Pendaftaran Universitas Luar Negeri ke Konsultan Pendidikan?

Pertanyaan Apa yang Harus Diajukan Saat Daftar Universitas Luar Negeri? Saat mendaftar kuliah ke luar negeri lewat konsultan pendidikan, ada 20 pertanyaan penting yang wajib kamu tanyakan—mulai dari kapan harus daftar, dokumen apa yang diperlukan, biaya kuliah & beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Dengan menanyakan hal-hal ini, kamu bisa memastikan jurusan, universitas, dan rencana studimu sesuai kebutuhan.   Mendaftar

199K