Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

PERLUKAH MENUNDA KULIAH DI LUAR NEGERI KARENA COVID-19?

Perlukah Menunda Kuliah Di Luar Negeri Karena Pandemi?

Pandemi Covid-19 (virus corona) yang kini tengah melanda dunia memang mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk perencanaan studi ke luar negeri. Pembatasan perjalanan ke berbagai negara dan penutupan kampus-kampus universitas tentunya menjadi faktor-faktor yang perlu turut kamu pertimbangkan. Sangat wajar kalau kamu tidak yakin bahwa kuliah di luar negeri adalah pilihan yang tepat untuk saat ini. Ambillah waktu untuk mempertimbangkan semua pilihan yang kamu miliki dari sisi negatif dan positifnya. Bagi sebagian orang, memulai kuliah di mancanegara tahun ini akan menjadi keputusan yang tepat. Bagi yang lain, memilih untuk menunda adalah keputusan terbaik.

 

Kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk menunda atau menangguhkan rencana studimu, tim Hotcourses Indonesia akan menjelaskan langkah-langkahnya untuk membantumu mengambil keputusan.


Bagaimana Cara Menunda Kuliah Di Luar Negeri?

 

Menunda waktu mulai kuliah bisa dilakukan dengan beberapa cara berbeda. Pertama-tama, meski ada beberapa perubahan pada sistem penerimaan masuk universitas karena pandemi, kamu masih bisa mendaftar sebagai deferred student (mahasiswa yang menunda waktu mulai kuliahnya). Ini berarti kamu bisa mendaftar di tahun ajaran ini, namun meminta pada pihak universitas untuk memulai kuliah pada tahun ajaran berikutnya. Saat mendaftar, kamu perlu memberikan alasan yang bisa diterima oleh staf penerimaan mahasiswa agar permintaan penundaan kuliahmu dikabulkan. Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa kamu memenuhi syarat penerimaan masuk universitas pada tahun ajaran di mana kamu berencana mulai kuliah. 


Opsi lain yang bisa kamu pilih adalah menunggu sampai tahun ajaran berikutnya. Kalau kamu masih belum tahu apa yang ingin kamu pelajari di tingkat universitas, gunakanlah waktu lowong ini untuk mengumpulkan informasi mengenai program studi dan tempat kuliah, mendapatkan pengalaman kerja dan juga berbincang dengan teman-temanmu yang sedang kuliah di mancanegara - semua hal ini pasti bisa membantumu mengambil keputusan.  

 

Apakah Saya Masih Bisa Menunda Kuliah Kalau Sudah Telanjur Mendaftar?

Menunda kuliah di luar negeri ketika sudah terlanjur mendaftar

Sangatlah normal bagi pendaftar kuliah untuk berubah pikiran - terutama dalam situasi seperti saat ini. Kalau kamu ingin menunda tapi sudah mendaftar,  hubungi institusi/universitas pilihanmu untuk memberitahukan keputusanmu menunda kuliah. Siapkan juga alasan-alasan mengapa kamu ingin menunda agar kamu bisa menjawab pertanyaan dari pihak universitas mengenai keputusanmu ini.


Bisakah Saya Menunda Setelah Mendapatkan Nilai Akhir Sekolah/IPK?

 

Dengan adanya perubahan sistem ujian akhir dan juga penyesuaian syarat pendaftaran universitas, terkadang nilai akhir sekolah/IPK masih belum bisa kamu terima di tenggat waktu pendaftaran dan mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi nilaimu. Kalau kamu ingin menunda kuliah setelah mendapatkan nilai akhir/IPK, kamu harus menghubungi universitas/institusi tempat kamu mendaftar untuk memberi alasan penundaan kuliah. Kalau pendaftaranmu ternyata telah diproses dan kamu diterima masuk, biasanya pihak universitas akan mengabulkan permintaan penundaanmu.

 

(Baca juga: 10 PERTANYAAN UNTUK UNIVERSITAS PILIHANMU SEHUBUNGAN VIRUS CORONA)

 

 

Unduh brosur universitas favoritmu di seluruh dunia

 

Berapa Lama Saya Bisa Menunda Kuliah Jika Saya Telah Mendapat Surat Penerimaan?

 

Dalam kebanyakan kasus, kamu bisa menunda paling lama satu tahun. Namun ini tergantung pada kebijakan institusi/universitas pilihanmu dan apakah jurusan kuliah pilihanmu tetap dibuka pada tahun berikutnya. Untuk informasi yang lebih akurat, kami menyarankan kamu menghubungi institusi/universitas tempat kamu mendaftar untuk mengetahui berapa lama kamu dapat menunda kuliah.


Apakah Ada Tenggat Waktu Yang Berbeda Kalau Saya Ingin Mendaftar Sebagai Deferred Student?
Apakah ada tenggat waktu untuk menunda kuliah di luar negeri?

Tidak ada tenggat waktu yang berbeda. Saat mendaftar sebagai deferred student, kamu akan diberikan tenggat waktu yang sama dengan mahasiswa yang tidak menunda kuliah. Misalnya, kalau kamu mendaftar pada tahun ajaran ini tapi ingin menunda masuk hingga tahun ajaran berikutnya, batas waktumu untuk mendaftar akan sama dengan pelajar yang mendaftar untuk kuliah di tahun ajaran ini. 

 

Walaupun begitu, banyak pelajar berubah pikiran setelah menyelesaikan proses pendaftaran dan memilih untuk menunda kuliah. Dalam kasus seperti ini, sang pelajar harus menghubungi institusi/universitas yang ia pilih dan memberikan alasan penundaan kuliah. Kalau kamu mau melakukan hal ini, pastikan kamu memang benar-benar ingin menunda. Setelah mengkonfirmasikan penundaan dengan pihak universitas, kamu tidak bisa mengubah lagi keputusanmu.


Haruskah Kamu Menunda Kuliah Di Luar Negeri Karena Virus Corona?

 

Setelah membaca semua poin di atas, kamu mungkin sedang mempertimbangkan untuk menunda masuk universitas. Keputusan mengenai hal ini cukup penting, karena akan berpengaruh besar pada hidupmu dalam waktu setahun ke depan. Tapi tim Hotcourses Indonesia sangat mengerti bahwa pertimbangan ini akan penuh pro dan kontra.

 

Kamu mungkin ingin menunda kuliah selama setahun untuk mengamati perkembangan pandemi ini dan dampaknya pada dunia pendidikan di tahun yang akan datang. Banyak universitas saat ini mempertimbangkan perkuliahan online untuk tahun ajaran baru. Namun tentunya ini belum tentu cocok untuk semua orang. Contohnya adalah Ethan, seorang mahasiswa yang saat ini menunda tahun terakhir kuliahnya di University of Lincoln, Inggris. “Saya rasa perkuliahan online bukanlah cara terbaik untuk belajar bagi saya. Saya lebih suka bisa berjalan kaki ke kampus, melihat pengajar saya secara langsung dan berinteraksi dengan teman-teman sekelas saya.” ujarnya. Jika kamu setuju dengan sudut pandang Ethan, menunda kuliah akan memberikanmu waktu untuk menunggu saat sistem pengajaran yang lebih sesuai dengan preferensimu tersedia.

 

Kalau kamu juga khawatir bahwa proses belajar-mengajar secara online akan berpengaruh negatif pada pengalaman perkuliahanmu, kamu bisa menunda kuliah hingga situasi kembali normal. Menjalani perkuliahan di situasi saat ini berarti kamu mungkin tidak akan bisa menjalani masa-masa orientasi mahasiswa baru, bergabung dengan klub/perkumpulan mahasiswa dan mengikuti berbagai acara sosial. Kemungkinan kamu bisa mengalami semua hal itu lebih besar di tahun ajaran berikutnya. Perlu juga dicatat bahwa cuti setahun bisa memberimu kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja atau, ketika pembatasan perjalanan dilonggarkan, kesempatan untuk travelling ke tempat-tempat yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya.


Di sisi lain, menunda kuliah bisa berarti kamu akan tertinggal 1 tahun dibanding teman-teman sebayamu yang tetap berkuliah. Tapi kalau kamu tetap yakin ingin menunda kuliah, pastikan program studi pilihanmu bersedia menerima mahasiswa yang menunda kuliah. Hubungi juga institusi/universitas pilihanmu untuk mengetahui kebijakan mereka mengenai penundaan kuliah.


Jadi apa pilihan yang harus kamu ambil? Semuanya terserah kamu. Memilih menunda kuliah adalah keputusan yang sifatnya sangat personal. Kami menganjurkan agar kamu bertukar pikiran dengan teman-teman dan keluargamu, serta menghubungi departemen penerimaan mahasiswa baru di semua institusi/universitas yang kamu minati. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan semua informasi dan anjuran yang kamu butuhkan sebelum membuat keputusan akhir.

 

Masih butuh informasi tambahan untuk rencana studimu di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP Education yang selalu siap membantumu untuk mendaftar dan kuliah di berbagai universitas terbaik di mancanegara.

 

Daftar sekarang untuk konsultasi gratis!

Wajib dibaca

PERBEDAAN ANTARA TES TOEFL DAN IELTS

Saat mendaftar untuk kuliah di luar negeri, kamu akan diminta untuk memberi nilai tes kemampuan bahasa inggris TOEFL (Test Of English as a Foreign Language) atau IELTS (International English Language Testing System). Hal ini adalah untuk memastikan bahwa kemampuan kamu dalam membaca, berbicara dan menulis dalam bahasa inggris semua cukup untuk mengikuti pelajaran di universitas nantinya. Namun, karena kedua tes ini menguji hal yang sama, banyak mahasiswa yang

358.3K

PERSYARATAN MASUK UMUM UNTUK KULIAH S1 DI LUAR NEGERI

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut. Secara umum, persyaratan masuk terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh institusi yang bersangkutan untuk memastikan kamu

189.1K