Struktur tes TOEFL PBT

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Struktur tes TOEFL PBT

share image

Struktur tes TOEFL PBT agak berbeda dengan TOEFL IBT. TOEFL IBT menguji kecakapan dalam listening, reading, writing dan speaking secara terpadu. Peserta harus memadukan kemahiran listening dengan kemahiran reading and writing, sedangkan PBT menguji kecakapan listening, reading, structure dan writing secara terpisah.

 

Karena tingkat kesulitan IBT lebih tinggi dari PBT, kursus persiapan IBT biasanya memerlukan 20 hingga 40 kali pertemuan, sedangkan PBT hanya memerlukan 16 hingga 20 kali pertemuan.

 

TOEFL PBT dibagi menjadi dua bagian tes. Tes pertama berdurasi tiga setengah jam dan mencakup listening comprehension, structure and written expression dan reading comprehension. Kemudian bagian kedua, yang juga dikenal dengan TWE (Test of Written English) berdurasi 30 menit, menguji kemampuan writing.

 

Listening Comprehension

 

Bagian ini akan menguji kemahiran listening Anda dengan memperdengarkan percakapan pendek dan panjang. Percakapan hanya akan diperdengarkan satu kali dan peserta tidak diijinkan untuk membuat catatan. Bagian ini berdurasi 30-40 menit, berjumlah 50 soal.

 

Part A berisikan percakapan pendek dan sederhana antara 2 orang. Setelah itu peserta akan diminta untuk menjawab pertanyaan. Part B berisikan percakapan yang lebih panjang, kemudian peserta akan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan percakapan yang diperdengarkan. Part C memperdengarkan penyampaian bacaa, berita atau fakta yang lebih panjang, dan kemudian peserta akan diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan mengenai bacaan tersebut.

 

Structure and Written Expression

 

Bagian ini berdurasi 25 menit dan berjumlah 40 soal. Bagian ini menguji kemampuan gramatikal standar bahasa Inggris tertulis.

 

Di bagian struktur, peserta akan diberikan soal-soal berupa kalimat yang tidak lengkap, kemudian diminta untuk memilih kata atau frase yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut, misalnya:

 

During the early period of ocean navigation, ________ any need for sophisticated instruments and techniques.

A.     so that hardly

B.     where there hardly was

C.    hardly was

D.    there was hardly

 

Di bagian written expression, peserta akan diberikan soal berupa kalimat dengan beberapa bagian yang digaris bawahi. Peserta harus menentukan bagian mana yang tidak benar dalam kalimat tersebut:

 

Guppies are sometimes call raibow fish because of the males’ bright colours.

                                       A                 B        C                               D

 

Reading Comprehension

 

Bagian ini berdurasi 55 menit dan terdiri dari 50 soal. Bagian ini akan menilai pemahaman bacaan dari peserta. Peserta akan diminta untuk membaca bacaan dan kemudian menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan bacaan yang diberikan. Bacaan bisa diambil dari buku pelajaran universitas, atau artikel, surat kabar dan materi-materi lainnya.

 

Writting

 

Bagian ini berdurasi 30 menit. Peserta akan diberikan 1 topik dan diminta untuk menulis essai berdasarkan topik tersebut. Topik esai bervariasi, misalnya:

  • Apakah Anda setuju dengan pernyataan bahwa orang tua adalah guru terbaik bagi anak-anak?

  • Apakah bekerja paruh waktu baik untuk mahasiswa?

  • Telah diumumkan bahwa akan dibangun bioskop baru di kota Anda. Apakah Anda menyetujui rencana ini? Mengapa?

 

Peserta harus mejelaskan argumen mereka dengan jelas, dengan menggunakan contoh yang relevan.

Wajib dibaca

article Img

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah S1 di Luar Negeri? Syarat, Dokumen, dan Tips Persiapan

Apa Saja Persyaratan Masuk Kuliah S1 di Luar Negeri? Persyaratan masuk kuliah S1 di luar negeri biasanya mencakup: Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL). Dokumen akademis (ijazah, transkrip, CV, personal statement, portofolio, surat rekomendasi). Dokumen pendukung (paspor, bukti keuangan, visa pelajar). Setiap universitas dan negara punya standar berbeda, jadi pastikan kamu cek persyaratan spesifik

219.7K
article Img

Apa Saja Pertanyaan Penting Saat Pendaftaran Universitas Luar Negeri ke Konsultan Pendidikan?

Pertanyaan Apa yang Harus Diajukan Saat Daftar Universitas Luar Negeri? Saat mendaftar kuliah ke luar negeri lewat konsultan pendidikan, ada 20 pertanyaan penting yang wajib kamu tanyakan—mulai dari kapan harus daftar, dokumen apa yang diperlukan, biaya kuliah & beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Dengan menanyakan hal-hal ini, kamu bisa memastikan jurusan, universitas, dan rencana studimu sesuai kebutuhan.   Mendaftar

199.1K