Banyak mahasiswa Indonesia yang bercita-cita melanjutkan studi mereka di Australia. Namun hanya sebagian kecil saja yang berhasil mewujudkan impian tersebut. Salah satu hal yang paling banyak menjadi hambatan adalah masalah biaya. Memang, kuliah di Australia membutuhkan biaya yang mahal. Untungnya, saat ini ada banyak sekali kesempatan beasiswa yang bisa membantumu kuliah di Australia.
Secara umum, ada beberapa jenis beasiswa kuliah di Australia yang tersedia untuk mahasiswa asal Indonesia, mulai dari beasiswa penuh (fully funded), beasiswa sebagian (partial funded), hingga danasiswa (bursary). Yuk simak berbagai beasiswa dan bantuan finansial top untuk kuliah di Australia yang tidak boleh kamu lewatkan!
Jenis Beasiswa untuk Kuliah di Australia
Beasiswa Pemerintah Australia
-
Australian Awards Scholarship (AAS)
Australia Awards Scholarship (AAS) merupakan program bantuan pembiayaan kuliah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Australia. Program ini dikhususkan untuk mahasiswa internasional dari negara berkembang yang menjalin hubungan kemitraan dengan Australia, termasuk Indonesia.
Beasiswa ini mencakup berbagai hal diantaranya,
-
Biaya visa, pemeriksaan medis dan rontgen
-
Biaya kuliah
-
Biaya hidup selama kuliah di Australia
-
Dukungan akademis tambahan
-
Asuransi kesehatan selama periode beasiswa
-
Tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Australia
AAS merupakan salah satu jenis beasiswa prestisius yang diincar oleh mahasiswa dari seluruh dunia. Oleh karena itu, kriteria kandidat yang dicari juga cukup ketat. Untuk bisa menjadi salah satu awardee AAS, kamu harus memiliki kualitas profesional dan personal, kompetensi akademis, sekaligus potensi yang besar untuk dapat mengatasi berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.
Deadline Aplikasi: 30 April 2024
-
Destination Australian Scholarship
Ingin kuliah di Australia tapi khawatir biaya tinggi? Beasiswa ini bisa mewujudkan mimpimu untuk belajar dan tinggal di daerah regional Australia. Program ini dibiayai oleh Pemerintah Australia untuk menarik dan membantu siswa internasional dan domestik agar mau kuliah di daerah regional dan terpencil di Australia.
Beasiswa ini menawarkan bantuan keuangan hingga AU$15.000 per tahun yang mencakup:
-
Biaya kuliah
-
Biaya hidup
-
Akomodasi
Beberapa universitas yang menawarkan beasiswa Destination Australia:
-
Research Training Program
Buat kamu yang tertarik mengambil program S2 atau S3 jalur riset, beasiswa ini cocok sekali buatmu! Beasiswa Research Training Program (RTP) merupakan program bantuan pembiayaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Australia untuk mahasiswa lokal dan internasional yang sedang menempuh program S2 penelitian (research master's) dan S3 penelitian (research doctorate) di Australia. Beasiswa ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi peneliti masa depan.
Penerima beasiswa dapat menerima bantuan biaya hingga total AUD $35,411 untuk:
-
Uang kuliah
-
Biaya hidup
-
Biaya lain terkait penelitian
Durasi beasiswa untuk program S2 penelitian biasanya maksimal dua tahun. Untuk program S3 penelitian, beasiswa ini tersedia hingga maksimal empat tahun (tergantung universitas). Untuk mendaftar beasiswa ini, kamu harus menghubungi universitas tujuanmu secara langsung sebab setiap universitas memiliki proses pendaftaran dan seleksi tersendiri.
Beberapa universitas yang menawarkan beasiswa RTP:
Beasiswa Internal dari Universitas
-
Vice-Chancellor’s International Scholarship
Meskipun bukan bersifat fully funded, namun beasiswa ini tidak boleh dilewatkan oleh kamu yang ingin kuliah di Australia. Secara umum, Vice-Chancellor International Scholarship (VCIS) merupakan salah satu skema bantuan pembiayaan yang dikelola langsung oleh setiap universitas.
VCIS diberikan oleh pihak universitas kepada mahasiswa internasional dengan prestasi cemerlang untuk membantu pembiayaan mereka tahun awal kuliah di Australia. Karena dikelola oleh masing-masing universitas, maka besaran beasiswanya pun bervariasi antar universitas.
Adapun universitas-universitas yang memiliki skema beasiswa VCIS ini antara lain:
Beasiswa ini menawarkan dukungan finansial hingga AUD$40.000 untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin menempuh studi sarjana atau pascasarjana di berbagai jurusan. Setiap mahasiswa yang telah mendaftar dan belum mulai studi di jenjang sarjana atau pascasarjana di University of Sydney berhak untuk mendaftar beasiswa ini.
Deadline pendaftaran: 17 Juni 2024.
Ingin melanjutkan studi pascasarjana di Western Sydney University (WSU) dengan potongan biaya kuliah hingga 50%? Beasiswa Unggulan Akademik Pascasarjana Vice-Chancellor (Vice-Chancellor's Academic Excellence Postgraduate Scholarships) dari WSU bisa menjadi pilihan tepat untukmu. Beasiswa ini berlaku selama studi pascasarjana, maksimal 2 tahun.
Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, calon mahasiswa pascasarjana harus memiliki prestasi akademik yang unggul dengan IPK minimal 5.95 (dari skala 7) pada program sarjana terakhir. Untuk konversi sistem IPK, kamu bisa menghubungi langsung universitas WSU ini.
Charles Darwin University memberikan kesempatan diskon biaya kuliah hingga 50% kepada mahasiswa baru program sarjana maupun pascasarjana. Untuk bisa memperoleh beasiswa ini, calon mahasiswa harus memiliki prestasi akademik yang luar biasa dengan nilai minimal 95% pada kualifikasi tertinggi yang diraih. Pada saat aplikasi, calon mahasiswa harus membuat pernyataan tertulis yang meyakinkan (maksimal 600 kata) tentang alasan mengapa mereka layak menerima beasiswa ini.
Deadline pendaftaran beasiswa: 13 Juni 2024.
-
Program Beasiswa Internal Universitas Lainnya
University of Tasmania (UTAS) memberikan kesempatan beasiswa berupa diskon biaya kuliah hingga 25% untuk mahasiswa program sarjana atau pascasarjana di UTAS. Untuk bisa mendapat beasiswa ini, calon mahasiswa harus memiliki prestasi akademik yang unggul berdasarkan kualifikasi terakhir (minimal satu tahun).
Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana (kecuali Bachelor of Medical Science, Doctor of Medicine, Bachelor of Dementia Care, dan program AMC Seafaring) atau pascasarjana (dengan beberapa pengecualian program studi) di UTAS.
Macquarie University menawarkan Beasiswa Mahasiswa ASEAN (ASEAN Scholarship) senilai AUD$10,000 per tahun untuk mahasiswa berprestasi dari negara-negara ASEAN, yaitu: Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Myanmar, Laos, Vietnam, Timor Leste, Brunei, Kamboja, dan Filipina. Pendaftaran untuk beasiswa TIS tidak memerlukan aplikasi terpisah. Semua mahasiswa internasional yang memenuhi syarat akan secara otomatis dipertimbangkan untuk beasiswa ini saat mendaftar program studi di UTAS.
University of Wollongong (UOW) memberikan kesempatan beasiswa khusus untuk mahasiswa asal Indonesia. Beasiswa ini berupa potongan biaya kuliah sebesar 20% selama durasi minimal program studi yang dipilih. Beasiswa ini berlaku untuk calon mahasiswa program sarjana (coursework degree). Asyiknya, kamu tidak perlu mengajukan pendaftaran beasiswa. Sebagai mahasiswa asal Indonesia, kamu secara otomatis akan mendapatkan beasiswa ini ketika mendaftar di program sarjana University of Wollongong.
Victoria University bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengadakan program Beasiswa Kaltim Cemerlang. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup, serta Asuransi kesehatan pelajar luar negeri (Overseas Student Health Cover/OSHC). Untuk mendapat beasiswa ini, kamu harus melakukan pendaftaran ke salah satu program pascasarjana di Victoria University serta ikut seleksi beasiswa yang diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Republik Indonesia.
University of Canberra (UC) memberikan kesempatan beasiswa kepada mahasiswa internasional lewat program UC International High Achiever Scholarship. Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin menempuh program sarjana atau pascasarjana di UC. Beasiswa ini memberikan potongan biaya kuliah 20% untuk seluruh durasi studi bagi mahasiswa internasional yang menempuh studi penuh waktu (full time).