Tips Sukses Beasiswa dan Kuliah ala Maudy Ayunda

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Inggris: Before you leave

Tips Sukses Beasiswa dan Kuliah ala Maudy Ayunda

TIPS SUKSES BEASISWA DAN KULIAH ALA MAUDY AYUNDA

Siapa sih yang tidak mengenal Maudy Ayunda? Artis muda berbakat asli Indonesia ini merupakan mahasiswa lulusan luar negeri.  Tepatnya, Ia merupakan lulusan S1 dari Oxford University jurusan PPE (Politics, Philosophy, and Economics) pada tahun 2016. Ia menjalani sekolah di luar negeri selama tiga tahun dan keluar sebagai lulusan terbaik. Setelah lulus dari Oxford University, Maudy pun melanjutkan pendidikan S2 double degree MBA (bisnis) dan MA (pendidikan) di Stanford University dengan beasiswa LPDP!

 

Lalu, apakah kita bisa menjadi seperti Maudy Ayunda dalam berprestasi? Jawabannya adalah sudah pasti itu bisa dilakukan. Kamu dapat berpacu dalam study bahkan meneruskan pendidikan sekolah di luar negeri dengan menerapkan hal berikut ini.

 


 

Seperti apa sih perkuliahan di Oxford itu?

 

Tahun pertama diawali dengan pelajaran filsafat. Maudy mendapatkan pengetahuan dasar mengenai Existentialism (eksistensi, kebebasan dan pilihan). Subjek ini mempelajari konsep apa yang benar dan salah, berdasarkan penjelasan secara logis. Siswa diajarkan untuk memahami pemikiran sendiri dan menyampaikan argumen.

 

Pada tahun kedua, siswa belajar lebih dalam mengenai filosofi dalam konteks politik. Maudy banyak membaca literatur dan pandangan dari philosopher masa lala seperti Plato, Jean-Jaques Rosseau, John Locke, Thomas Hobbes, dan Nicolo Machiavelli.

 

Setiap minggu, Maudy harus menyelesaikan satu esai dari satu ahli filsafat, di mana dia harus membaca teks asli, yang bahasa penulisannya butuh dicermati lebih dalam.

 

Tips dari Maudi adalah dengan selalu membawa kemanapun bukunya saat bepergian, dibaca berulang kali dan dibuat catatan kecil setelahnya. Melalui cara ini kita dapat menyampaikan bagaimana kita melihat dunia, dan memberikan pemahaman setelahnya. 

 

Memasuki tahun kedua jurusan PPE yang berlangsung selama tiga tahun, Maudy mengatakan salah satu hal yang paling menarik adalah cara belajar melalui sistem tutorial.

 

Sistem tutorial adalah dimana Maudy belajar dengan satu teman dan satu tutor (pembimbing). Saat berargumen tentang satu buku. Tidak bisa menghindar, karena hanya berdua atau bertiga," tambahnya.

 

Jadi penasaran kan gimana sih kuliahnya anak Oxford itu? Yuk langsung aja kita simak tipsnya.

 

 

1. Be flexible and adaptive

Mau tidak mau harus bisa beradaptasi dan terbiasa dengan apa yang ada di sana baik itu budaya, makanan, cuaca, aturan, dan sebagainya. Itulah yang dilakukan Maudy Ayunda saat pertama kali kuliah di Oxford.

 

Bersosialisasi adalah kunci utama bagi Maudy agar bisa menjalankan kuliahnya dengan lancar. Mencari teman sebanyak mungkin tidak hanya membantu dalam hal urusan kuliah, namun juga membantu dalam menjalani hidup keseharian di negara orang.

 

Bagaimana mungkin orang mau berteman dengan kita sedangkan kita sendiri menutup diri dari lingkungan yang baru? Untuk itu, menjadi lebih terbuka akan memudahkan kamu diterima dengan mahasiswa lain yang ada di sana.

 

 

 

2. Perpustakaan sebagai rumah kedua

Orang menjadi pintar karena wawasannya luas. Orang punya wawasannya luas karena dia banyak membaca. Menjadi mahasiswa Oxford bukanlah hal yang mudah bagi Maudy. Namun, bukan berarti hal itu tidak bisa diatasi.

 

Agar dapat mengimbangi mahasiswa yang ada di sana, Maudy hampir setiap hari selalu berkunjung ke perpustakaan yang ada di Oxford. Berteman dengan buku sudah menjadi hal yang biasa bagi Maudy. Berbagai kegiatan yang bisa dia lakukan di dalam perpustakaan itu seperti membaca, menulis dan membuat tugas yang selalu menghampirinya setiap waktu.

 

Serunya lagi perpustakaan Oxford buka 24 jam dengan pengunjungnya yang selalu antusias membuat Maudy selalu termotivasi untuk selalu berprestasi dan tidak mau kalah dengan teman satu kampusnya. Oleh sebab itu, mulailah membiasakan diri berkunjung ke perpustakaan.

 

Kamu akan menemukan banyak buku dan membuka wawasanmu menjadi lebih luas. Mulailah mencintai buku secara perlahan namun pasti. Tidak hanya pasanganmu yang butuh dicintai, buku pun juga demikian.

 


 

3. Tidak pernah lewatkan kuliah umum

Kuliah tidak hanya belajar materi yang ada di jurusan yang kita ambil, tetapi kamu juga harus cari ilmu lain agar menambah wawasan dan membuka pikiranmu. Salah satu kebiasaan Maudy yang adalah mengikuti kuliah umum.

 

Melalui kuliah umum Maudy mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman dari orang orang ternama seperti perdana menteri dan tokoh internasional. Saat menghadiri kuliah umum, Maudy memanfaatkan kesempatannya untuk berdiskusi, bertanya dan berdialog langsung dengan pembicara. Dengan begitu ilmu yang dia dapat semakin luas dan beragam, tidak terpaku pada apa yang dipelajarinya saat dibangku kuliah saja.

 

 

 

4. Menulis dan menulis

Jika kamu sudah mulai duduk dibangku kuliah, tentunya kamu akan dihadapi dengan berbagai tugas seperti membuat makalah, artikel, laporan hingga jurnal. Untuk menghadapi semua itu, kamu harus mempunyai bakat menulis yang baik dan berkualitas. Itulah yang dihadapi Maudy sejak kuliah di Oxford.

 

Untuk kamu yang masih awam dalam menulis, mulailah belajar membuat karya tulis sederhana ataupun artikel sederhana. Karena bakat menulis menjadi cara utama selama menghadapi tugas kuliah.

 

5. Menyalurkan hobi sebagai obat stress

Terlalu kaku selama menghadapi masa kuliah bukanlah kebiasaan yang bagus. Sesekali kamu boleh beristirahat dan meluangkan sedikit waktu untuk menyalurkan hobi. Itu juga yang dilakukan Maudy selama di Oxford.

 

Di sela-sela waktunya yang padat dengan jadwal kuliah, Maudy menyempatkan diri untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan bermain musik dan menulis lagu. Bahkan Maudy berhasil menciptakan sebuah lagu disela waktu istirahanya yang singkat. Selain itu Maudy juga mengikuti kegiatan kampus dan bergabung dalam suatu komunitas yang ada di kampusnya

 

 

 

Mengasah hobi kamu juga sangat penting. Apapun hobi kamu selama itu positif, jika kamu asah dengan baik maka bisa menjadi modal tambahan kamu selama masa kuliah. Selain melakukan hobi, waktu luang juga dimanfaatkan untuk berdiskusi dan saling sharing sesama teman sejurusan ataupun berbeda jurusan agar kamu juga memeroleh ilmu walaupun kamu tidak sedang berada di waktu kuliah.

 

Jika ingin belajar filosofi, politik, dan ekonomi selain di Inggris, di Amerika juga ada beberapa kampus yang menyediakan jurusan tersebut.

 

Kampus-kampus tersebut adalah:

 

 

Baca juga:

5 KOTA DI UK SELAIN LONDON TUJUAN MAHASISWA INTERNASIONAL

DAFTAR UNIVERSITAS INGGRIS TERBAIK VERSI THE GUARDIAN

BEKERJA SETELAH STUDI DI UK

Study in the UK

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Inggris'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Inggris dalam satu buku digital praktis.

DOWNLOAD