Pengalaman Sukses Aya Menjadi Womepreneur Setelah Lulus MBA di Luar Negeri

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Inggris: Prospek Karir

Pengalaman Sukses Aya Menjadi Womanpreneur Setelah Lulus MBA di Luar Negeri

Ingin jadi womanpreneur sukses seperti Adyane? Yuk simak ceritanya tentang bagaimana kuliah MBA bisa membuatnya sukses membangun bisnis di Indonesia

240
adyane ghifnariski

Siapa bilang kalau lulusan MBA luar negeri hanya bisa berkarir sebagai sebagai pekerja di perusahaan atau kantor konsultan di luar negeri? Adyane Ghifnariski, atau biasa disapa Aya, salah satu alumni program MBA Graduate dari Leeds Beckett University justru membuktikan bahwa pengalaman kuliah MBA di luar negeri bisa membantunya membangun sendiri bisnis yang sukses di Indonesia. 

 

Seperti apa sih kisah dan pengalaman Aya selama kuliah di Leeds Beckett University. Yuk simak selengkapnya di artikel ini!

 

 

Pengalaman Aya Kuliah di Luar Negeri

 

 

Dari ITB ke MBA Leeds Beckett University

 

Setelah lulus dari program S1 Teknik Sipil ITB, Aya sempat bekerja di salah satu konsultan HR di Indonesia. Perbedaan antara latar belakang pendidikan dengan industri dan bidang yang ditekuni setelah lulus S1 sempat membuat Aya bertanya-tanya tentang arah karirnya di masa yang akan datang. Ketika ia memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2, ia banyak berdiskusi dengan orang-orang terdekatnya tentang bidang dan universitas mana yang harus ia tempuh di jenjang selanjutnya. Beberapa orang-orang terdekatnya mendukung Aya untuk mengambil program MBA. 

 

“Orang-orang terdekat saya berharap bahwa dengan MBA ini, saya bisa memperluas pilihan karier saya, baik di HR, manajemen, atau mungkin bidang lain yang menarik bagi saya”

 

Berangkat dari sanalah, ia kemudian memutuskan untuk mengambil program MBA di luar negeri. Seperti layaknya calon mahasiswa internasional, Aya juga banyak melakukan riset tentang program dan negara terbaik untuk kuliah jurusan MBA. Setelah memenuhi pertimbangan tentang biaya, tenggat waktu dan kurikulum, ia memutuskan untuk mendaftar ke program MBA Graduate di Leeds Beckett University

 

 

Kenapa MBA Graduate di Leeds Beckett University?

 

 

mba program leeds beckett university

 

Saat mempertimbangkan langkah berikutnya dalam karier profesionalnya, Aya merasa Leeds Beckett University adalah pilihan yang tepat untuk melanjutkan pendidikannya. Sebagian besar universitas di Inggris membuka program MBA Graduate, hanya saja persyaratannya harus memiliki pengalaman kerja minimal 3-5 tahun. Di Leeds Beckett University, durasi pengalaman kerja untuk syarat mendaftar jauh lebih singkat.

 

Aya menjelaskan, bahwa di Leeds Beckett University ada dua jenis program MBA yang bisa dipilih oleh mahasiswa internasional yakni MBA Graduate dan Program Eksekutif. Pada awalnya ia tertarik pada program eksekutif yang lebih singkat, namun saran dari pihak universitas melalui agen mereka menyarankan agar Aya mempertimbangkan program MBA Graduate, mengingat latar belakangnya dalam teknik sipil dan pengalaman kerja yang ia miliki.

 

Keputusan ini ternyata tepat, karena program ini tidak hanya relevan tetapi juga memberi saya peluang untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan di dunia bisnis,” tandas Aya.

 

Kurikulum yang ditawarkan sangat beragam, mencakup pemasaran, keuangan, akuntansi dasar, dan strategi bisnis. Salah satu aspek yang sangat disukai oleh Aya dari kurikulum MBA Graduate di Leeds Beckett University ini adalah pendekatan berbasis studi kasus dalam setiap pembelajaran. 

 

“Setiap minggu, kami menghadapi topik-topik terkini yang diterapkan dalam konteks kasus nyata, seperti studi kasus terbaru tentang Boeing. Ini tidak hanya memberi saya pengetahuan baru tetapi juga memperluas wawasan saya dalam dunia bisnis,” ungkap Aya.

 

Leeds Beckett University juga menonjolkan pendekatan praktis dalam proyek akhir studi mereka. Aya menceritakan pengalamannya dalam proyek bersama British Railway, di mana mereka bekerja dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan tantangan bisnis nyata.

 

"Kami terlibat dalam meningkatkan pendapatan dari kereta uap antik, melalui wawancara dengan pemangku kepentingan, survei pelanggan, dan analisis data," jelas Aya. Proyek ini tidak hanya memperdalam pengetahuan akademik mereka, tetapi juga mengembangkan keterampilan konsultasi yang sangat berharga untuk karir setelah lulus.

 

 

Persiapan dan Pencarian Informasi Sebelum Kuliah di Universitas Leeds Beckett

 

Sama seperti calon mahasiswa internasional lainnya, Aya juga menjalani proses persiapan yang cukup panjang ketika mempersiapkan keberangkatan ke Leeds Beckett University. Untungnya, pihak universitas cukup banyak membantu proses tersebut. Misalnya pada tahap persiapan keberangkatan. Menurut Aya, pihak universitas memberikan bantuan salah satunya adalah dengan melaksanakan Pre-departure Briefing untuk calon mahasiswa internasional. Sesi-sesi ini memberikan informasi menyeluruh tentang aspek krusial seperti pemilihan akomodasi.

 

Persiapan Akomodasi 

 

Universitas Leeds Beckett menawarkan berbagai pilihan akomodasi yang sesuai dengan berbagai preferensi. Baik itu memilih tinggal di pusat kota yang ramai atau di lingkungan yang lebih tenang seperti Headingley, tersedia opsi yang cocok untuk setiap gaya hidup. Calon mahasiswa dianjurkan untuk mengindikasikan preferensi mereka terkait kelompok usia dan lingkungan yang diinginkan, untuk memastikan pengalaman tinggal yang nyaman.

 

Aya menjelaskan, “Sebelum berangkat, kita diminta untuk memilih preferensi tempat tinggal, apakah di kampus atau di luar, sesuai dengan suasana yang kita sukai. Kami juga diminta untuk memberikan preferensi terkait usia dan suasana yang diinginkan. Di UK, ada kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti pesta, namun ada juga pilihan untuk tinggal di lingkungan yang lebih tenang. Ini membantu dalam memilih lingkungan yang sesuai dengan preferensi kita”.

 

Kedatangan ke Leeds

 

Selain masalah akomodasi, pihak universitas juga memberikan layanan penjemputan langsung ke bandara bagi mahasiswa internasional. Setibanya di Bandara Manchester, layanan shuttle khusus memastikan transisi yang mulus ke akomodasi mahasiswa di Leeds. Layanan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga memfasilitasi interaksi awal dengan rekan-rekan dari berbagai latar belakang, yang membantu membangun semangat komunitas yang saling mendukung sejak awal.

 

 

Hari-hari Awal di Leeds

 

 

 

 

Leeds Beckett University menyediakan berbagai program pendukung yang khusus dirancang untuk mahasiswa internasional, misalnya dengan mengadakan program untuk adaptasi mahasiswa internasional menjalani pendidikan di Inggris.  Salah satu program yang disebutkan Aya adalah kelas-kelas khusus yang membantu mahasiswa internasional memahami kehidupan sosial dan budaya di kota multikultural ini.

 

Tak hanya itu, terdapat juga program bahasa Inggris yang tidak hanya mengajarkan keterampilan bahasa, tetapi juga memberikan bimbingan dalam menulis tugas akademis untuk menghindari plagiarisme. "Ini sangat membantu kami untuk tidak hanya berbicara dalam bahasa Inggris sehari-hari, tetapi juga untuk menulis dengan benar dan memahami norma akademik yang berlaku di sini," tambahnya.

 

 

Hidup dan Kuliah di Leeds

 

Banyak mahasiswa Indonesia tertarik melanjutkan kuliah ke luar negeri, tetapi sering bingung mengenai biaya hidup yang sebenarnya. Menurut pengalaman Aya, biaya hidup di Leeds cukup terjangkau dibandingkan kota-kota besar lainnya seperti Manchester dan Birmingham, dan lebih rendah daripada London yang terkenal mahal. Untuk mengelola keuangan saat kuliah di sana, penting memperhatikan beberapa hal berikut:

 

  1. Biaya Kuliah: Leeds Beckett University menawarkan berbagai program beasiswa khusus untuk mahasiswa internasional. Program-program ini dirancang untuk membantu mengurangi beban biaya studi di universitas tersebut. 

  2. Akomodasi: Pilih tempat tinggal yang sudah diatur sebelumnya.

  3. Biaya Hidup Sehari-hari: Makanan, transportasi, perlengkapan kuliah, dan hiburan perlu direncanakan dengan baik.

  4. Kebutuhan Tambahan: Seperti membeli printer atau peralatan lain, sebaiknya direncanakan sebelumnya.

 

 

 

 

Pilihan Kegiatan Rekreasi

 

Leeds adalah kota yang nyaman dengan biaya hidup yang tidak terlalu mahal namun memiliki kehidupan yang aktif. Selain banyak universitas, termasuk Leeds Beckett University, kota ini juga dikenal dengan seni dan budayanya. Setiap akhir pekan, ada banyak kesempatan untuk menjelajahi kota atau pergi ke kota-kota lain di sekitarnya seperti York atau Manchester.

 

Kebutuhan Makanan

 

Mengenai makanan, Leeds menawarkan berbagai pilihan internasional. Misalnya, Aya sering mengunjungi restoran yang menjual ayam panggang dengan nasi. Ada juga restoran sushi yang sudah lama populer. Untuk hiburan, banyak bar di Leeds yang menawarkan paket makan siang dengan harga terjangkau, seperti ayam panggang dengan minuman hanya 7 GBP (sekitar Rp. 140.000).

 

Sebagian besar mahasiswa internasional di Leeds memilih masak sendiri untuk berhemat. Supermarket di Leeds menyediakan produk dengan detail yang baik, termasuk informasi kadaluarsa, sehingga memotivasi untuk selalu memasak dan memanfaatkan bahan makanan sebelum kadaluarsa.

 

 


 

 

Kini Sukses Membangun Bisnis Sendiri dari Ilmu yang Dipelajari

 

 

 

Setelah menamatkan pendidikan di program MBA Graduate di Leeds Beckett University, Aya memutuskan untuk membangun bisnis di Indonesia. Pengalaman dan ilmu yang dipelajari di Leeds Beckett University sangat berguna baginya ketika membangun bisnis penyewaan mainan terkemuka di Indonesia, yakni Toyzilla.

 

Pada tahun 2006, saya melihat potensi yang ada dalam industri mainan anak, saya berhasil memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang saya peroleh dari program MBA untuk memulai perjalanan sebagai seorang entrepreneur. Program ini memberi saya fondasi yang kuat dan pemahaman yang mendalam dalam strategi bisnis yang relevan dan inovatif,” kata Aya.

 

Tidak hanya membantunya untuk membangun karir, Aya juga menganggap bahwa jurusan MBA cocok untuk diambil orang-orang yang masih mencari arah karir masa depan mereka. “Bagi mereka yang mungkin masih mencari arah karier, program ini sangat cocok karena memberikan perspektif yang luas dan mendalam tentang berbagai aspek bisnis,” jelas Aya.

 

Selain membantunya membangun bisnis, pengalaman berkuliah di program MBA Graduate di Leeds Beckett University juga memberikan kesempatan bagi Aya untuk belajar dari pengajar yang berpengalaman tetapi juga dari teman-teman sekelas dengan latar belakang yang beragam. Interaksi ini memberi Aya kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, terutama dalam studi kasus yang mendalam. Hal ini tidak hanya memotivasi Aya tetapi juga membantunya untuk mampu melihat secara jelas arah karir ke depan, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.


 

Penutup

Bagaimana HotCrazers? Tertarik ingin merasakan pengalaman kuliah program MBA di luar negeri lalu membuat bisnismu sendiri seperti Aya? Semoga pengalaman Aya ini bisa jadi sumber inspirasi untukmu ya!

 

 

Ingin memulai langkahmu untuk studi di luar negeri? Yuk tanya-tanya langsung secara GRATIS ke konselor kami untuk tahu lebih detail tentang caranya!

 

Study in the UK

GRATIS

Ebook 'Kuliah di Inggris'

Suka dengan bacaan ini? Kami telah mengumpulkan topik-topik populer tentang kuliah di Inggris dalam satu buku digital praktis.

DOWNLOAD

Wajib dibaca

article Img

Kisah Sutan: Sukses Mendapatkan Kerja di Inggris Dengan Graduate Visa

Semenjak diluncurkan pada bulan Juli 2021, graduate visa telah membantu banyak pelajar internasional untuk tinggal lebih lama di Inggris dan mendapatkan pekerjaan setelah masa studi berakhir.   Sutan Ashari Mufti , atau yang akrab dipanggil Sutan , adalah salah satu pelajar dari Indonesia yang sukses mendapatkan pekerjaan di Inggris sebagai seorang engineer di sebuah perusahaan energi terbarukan dengan menggunakan graduate visa

1.2K
article Img

Mencari Pekerjaan di Inggris Bagi Mahasiswa Internasional

Ada banyak alasan mengapa mahasiswa melanjutkan studinya ke luar negeri. Ada yang karena ingin mendapatkan pengalaman berharga dengan tinggal di tempat yang berbeda ataupun untuk memperluas pergaulan dengan bertemu banyak orang baru dari seluruh penjuru dunia. Seringkali alasan terbesar pelajar Indonesia melanjutkan studi ke luar negeri adalah karena ingin bisa mendapatkan pengalaman kerja di negara tersebut untuk mendukung rencana masa depan mereka.  

425