Kuliah di Inggris menjadi cita-cita banyak pelajar di seluruh dunia termasuk Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di berbagai jenjang baik itu sarjana maupun pasca sarjana. Hal ini karena mutu pendidikan Inggris yang tidak diragukan lagi dan sistem pengajaran yang mendukung siswa untuk berpikir kritis dan berkembang. Berbagai universitas kelas dunia menjadi tujuan banyak mahasiswa, salah satunya adalah University of Sussex.
Nah, Hotcourses Indonesia mau ajak sobat semua untuk kenalan nih dengan Shabrina Fadhilah Warastri, atau yang biasa dipanggil Shafa salah satu IISMA 2022 Awardee yang mendapatkan kesempatan untuk menjalani student exchange atau pertukaran pelajar di University of Sussex, Inggris. Gimana sih rasanya kuliah di University of Sussex sebagai penerima beasiswa IISMA? Yuk, simak dalam artikel berikut!
Apa yang dibahas dalam artikel ini?
-
Mengenal Shafa sebagai IISMA 2022 Awardee
-
Bagaimana cara mendaftar program pertukaran pelajar IISMA?
Mengenal Shafa sebagai IISMA 2022 Awardee
Shabrina Fadhilah Warastri, atau yang biasa dipanggil Shafa adalah mahasiswi jurusan Hubungan Internasional di UGM. Dengan mengikuti program IISMA di tahun 2022, Shafa menjalani pendidikan di University of Sussex, Inggris, selama satu semester. IISMA memberikan kesempatan penerimanya untuk mengambil modul yang berbeda-beda. Karena Shafa sangat tertarik dengan isu-isu pembangunan global, maka ia pun mengambil pembahasan tentang International Development, International Relation, Politics, dan Media.
Foto Shafa saat berbincang dengan Hotcourses Indonesia di University of Sussex, Brighton, Inggris
University of Sussex adalah salah satu universitas ternama yang kuat di bidang penelitian, dan terletak di dekat Brighton, dan saat ini University of Sussex menduduki peringkat 20 besar di UK hampir di semua lembaga survei di Inggris. Kehidupan mahasiswa disini pun cukup aktif dengan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan.

Shafa menyampaikan dalam obrolannya bersama tim Hotcourses Indonesia, University of Sussex memiliki gedung Student Union dan gedung Student Center yang bisa memfasilitasi berbagai acara dan kegiatan mahasiswa. Disana juga bisa dipakai untuk kamu yang mau kerja kelompok dengan teman-teman, lho. Jadi jangan heran jika banyak yang lagi serius belajar ketika kamu mampir ke Student Center di University of Sussex. Mahasiswa disini juga sering mengadakan kegiatan sosial seperti penggalangan dana dan sejenisnya. Seru, ya!

Gimana sih rasanya kuliah di University of Sussex? Menjawab pertanyaan ini, Shafa mengaku sangat senang bisa bergabung belajar disini. Selain kualitas pendidikan dan fasilitas kampus yang mendukung program belajar mengajar kelas dunia, universitas ini memiliki suasana yang sangat kondusif untuk para mahasiswa belajar, karena lingkungannya yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota. Meskipun terkadang kalau waktu senggang dan mau jalan-jalan sekedar refreshing, Shafa dan teman-teman harus menempuh perjalanan dengan bus atau kereta menuju Brighton. Karena disana tersedia pusat perbelanjaan, tempat makan, dan juga pantai.
Bagaimana cara mendaftar IISMA?
Jika kamu ingin berkuliah di luar negeri, maka salah satu program yang bisa kamu ikuti untuk mewujudkannya adalah IISMA. IISMA (Indonesian International Student Mobility Award) adalah skema beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membiayai pelajar Indonesia dalam program mobilitas satu semester di universitas terkemuka dan industri terkemuka di luar negeri.
Program ini tersedia untuk mahasiswa sarjana S1 dari semester 4 hingga 7 untuk belajar di universitas terbaik di dunia, mengalami budaya yang berbeda, dan membuat jaringan internasional untuk masa depan.
Syarat Pendaftaran IISMA
-
Mahasiswa aktif yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) atau yang belum lulus
-
Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berdomisili di Indonesia dan tidak memiliki kewarganegaraan ganda
-
Dicalonkan oleh Perguruan Tinggi Dalam Negeri (PTDN) atau Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) yang ditandatangani oleh Ketua Program Studi;
-
Tidak mengikuti program Kampus Merdeka lain bersamaan dengan program Co-funding IISMA
-
Belum pernah mengikuti lebih dari 1 (satu) Program Kampus Merdeka sebelum program Co-funding IISMA
-
Tidak pernah mengikuti program mobilitas/pertukaran di luar negeri termasuk: Summer Program, Magang, Exchange, Credit Mobility, Sit-in, Dual/double degree selama studi sarjana
-
Mahasiswa program sarjana yang saat ini berada di semester 4 atau 6 PTDN di bawah Kemendikbud Ristek atau mahasiswa Diploma 3 yang saat ini berada di semester 4 dan mahasiswa Diploma 4 yang saat ini berada di semester 4 atau 6 dari universitas yang diakui dengan program kejuruan di Indonesia (PTPPV) di bawah Kemendikbud Ristek.
-
Memiliki IPK kumulatif minimal 3.0 (dari 4.0) dibuktikan dengan transkrip akademik terakhir
-
Menyerahkan surat kemampuan bahasa Inggris yang memadai dengan syarat skor minimum sebagai berikut:
-
Mahasiswa S1 dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri (PTDN):
Mencapai skor minimal TOEFL iBT – 78, IELTS – 6.0, atau Duolingo English Test – 100
-
Mahasiswa program Vokasi dari Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV):
Mencapai skor minimal TOEFL iBT – 60, IELTS – 6.0, Duolingo English Test – 95, atau TOEIC Listening and Reading Test – 605
Ternyata banyak cara ya untuk kuliah di luar negeri. Beragam beasiswa tersedia dari berbagai lembaga terkait, termasuk IISMA dari Kemendikbudristek ini.

Perlu informasi lain seputar kuliah di luar negeri dan beasiswa ke universitas kelas dunia? Langsung aja konsultasikan rencana pendidikanmu bersama Hotcourses Indonesia, kamu akan mendapatkan informasi seputar persiapan kuliah di luar negeri, pendaftaran beasiswa, pengurusan visa dan akomodasi, serta berbagai informasi lain yang kamu butuhkan untuk kuliah di luar negeri.