Informasi penting
Study abroad: Info Jurusan

Prospek Kerja Jurusan Fashion Design (Tata Busana)& Cara Mendaftar Kuliah ke Luar Negeri

36499

Secara umum, jurusan fashion design mempelajari ilmu merancang busana. Ada banyak spesialisasi yang bisa dipilih dalam jurusan fashion design, misalnya pakaian olahraga, pakaian anak, alas kaki, aksesori dan bidang fashion lainnya.

 

 

Jurusan fashion design tidak hanya mempelajari cara merancang produk fashion, tetapi juga mempelajari bagaimana cara memasarkan produk, cara melihat tren fashion, menciptakan tren fashion, hingga menggunakan teknologi untuk menyelesaikan hasil karya mereka.

 

 

SKILL YANG DIPELAJARI DI JURUSAN FASHION DESIGN

 

Berikut adalah beberapa keahlian utama yang akan dipelajari mahasiswa jurusan fashion design:

 

Artistik

Membuat sketsa produk desain dari nol, kemudian membuat prototype (contoh produk). Mahasiswa fashion design dituntut untuk dapat menuangkan ide mereka menjadi gambar.

 

Komunikasi

Pekerjaan seorang lulusan jurusan fashion design biasanya melibatkan tim/kelompok, sehingga sejak kuliah mereka diajarkan teknik untuk berkomunikasi dan bekerjasama dengan orang lain. Baik itu menjadi anggota tim, ataupun menjadi pemimpin.

 

Komputer

Perancang busana menggunakan teknologi untuk membuat rancangan. Program CAD dan software pengeditan gambar wajib untuk dikuasai mahasiswa fashion design.

 

Kreativitas

Kreativitas adalah keahlian yang mutlak dimiliki oleh mahasiswa jurusan fashion design. Mahasiswa akan belajar untuk menggunakan beragam jenis bahan, tekstil, warna dan bentuk untuk menciptakan rancangan yang unik, bagus dan fungsional.

 

Membuat Keputusan

Karena harus bekerja dalam kelompok, tentunya akan muncul banyak ide dari masing-masing anggota. Sebagai suatu kelompok, mereka harus dapat membuat keputusan yang sesuai dengan permintaan klien atau proyek.

 

Memperhatikan Detail

Sebagai mahasiswa fashion design harus jeli terhadap segala jenis detail, mulai dari bahan, warna hingga tekstur produk fashion.

 

 

Selain dibekali dengan keahlian-keahlian di atas, para mahasiswa fashion design juga dilatih agar dapat memainkan peran sebagai berikut:

 

  • Membuat design baik dengan menggambar sketsa atau dengan menggunakan program CAD
  • Selalu menguasai perkembangan terbaru dunia fashion, mulai dari model, bahan, warna dan lain sebagainya.
  • Dapat berkomunikasi dengan baik dengan semua pihak yang terlibat, seperti tim desain, pembeli, penilik tren, bahkan dengan pihak yang tidak memiliki latar belakang desain.
  • Membina kerjasama yang baik dengan tim purchasing, sales dan produksi untuk memastikan produk fashion yang dihasilkan akan disukai pasar, dengan harga yang dapat diterma di pasaran.
  • Tidak hanya mementingkan estetika desain, tetapi juga segi fungsional dari produk fashion.
  • Mencari, memilih, hingga menciptakan bahan untuk produk fashion.
  • Membuat pattern untuk produksi missal, menguji ketepatan ukuran, membuat penyesuaian jika perlu sehingga produk jadi dapat diproduksi dengan lancar dan dapat diterima dengan baik di pasaran.

 

Para desainer yang bekerja di perusahaan besar biasanya lebih berfokus pada membuat rancangan dan pattern untuk produksi missal. Di perusahaan yang lebih kecil, seorang fashion designer harus memegang lebih banyak peranan.

 

 

PENDAPATAN & PROSPEK KERJA LULUSAN JURUSAN FASHION DESIGN

 

Pendapatan awal lulusan jurusan fashion design cukup bervariasi, bisa mulai dari $33,260 hingga $64,030 per tahun. Jika berhasil memasuki posisi senior, misalnya sebagai direktur kreatif, penghasilan bisa mencapai $80,470 hingga $129,380.

 

Beberapa contoh pekerjaan yang dapat ditekuni oleh lulusan jurusan fashion design adalah:

 

 

1. Fashion Designer

Menjadi perancang busana bisa menjanjikan karir yang menggiurkan. Selain dapat menjadi perancang busana untuk suatu perusahaan, banyak juga lulusan jurusan fashion design yang bekerja sendiri. Mereka merancang dan menjual produk mereka sendiri, baik itu membuat rancangan dan baju untuk kalangan eksklusif, ataupun membuat perusahaan garmen.

 

 

2. Fashion Merchandising & Fashion Buying

Profesi ini harus selalu up-to-date dengan perkembangan fashion terbaru. Profesi Fashion Merchandising mengkalkulasikan daya beli pasar dan memastikan produk tersedia dan siap jual di musim/waktu yang tepat.

 

 

Profesi fashion buying bahkan harus telah tahu tren yang akan popular sebelum pasar mengenalnya. Mereka memprediksi dan membeli produk fashion yang akan menjadi popular sebelum tren tersebut disiarkan di majalah, tv atau media lainnya.

 

Kedua profesi ini adalah jabatan penting di industri retail, baik itu departemen store, toko retail, online, butik dan bisnis fashion lainnya.

 

 

3. Fashion Marketing & PR

Fashion Marketing & PR adalah mereka yang menyebarkan berita tentang tren, atau menciptakan tren baru. Mereka mengurus segala hal untuk memasarkan suatu produk fashion, mulai dari iklan, kampanye dan strategi untuk membuat suatu produk fashion laku di pasaran.

 

 

4. Fashion Production & Management

Biasanya dibutuhkan gelar pascasarjana untuk dapat menempati posisi ini. Profesi ini memantau kualitas produk fashion, sehingga dibutuhkan pengetahuan yang lebih mendetil, misalnya kebutuhan pasar, proses produksi produk fashion, pemilihan bahan hingga menghasilkan produk jadi dan diedar ke tangan pembeli.

 

 

5. Jurnalis Fashion

 

 

Yang dimaksud dengan reporter fashion tidak hanya dalam ruang lingkup wartawan yang menuliskan artikel fashion untuk majalah, surat kabar dan media. Profesi ini juga dapat bekerja lepas. Terutama buat mereka yang memiliki blog sendiri dan sangat up-to-date dengan berita fashion. Jika kamu tertarik menjalani profesi ini, disarankan kamu mulai membuat blog sejak kuliah, dan membangun koneksi sebanyak mungkin di bidang fashion. 

 

 

6. Periklanan

Bidang ini berhubungan erat dengan fashion marketing. Profesi ini menggunakan kreativitas mereka untuk mempromosikan berbagai produk fashion.

 

 

7. Fashion Technology

 

 

Profesi ini lebih mengarah kepada bidang teknik, karena berhubungan dengan teknologi untuk membantu bidang fashion. Pekerjaannya bisa mulai dari membuat software, atau teknologi yang bermanfaat bagi bidang fashion, menguji coba teknologi tersebut atau memberikan konsultasi. Bagian ini seringkali bekerjasama dengan fashion designer dan produksi fashion.

 

 

KULIAH JURUSAN FASHION DESIGN DI LUAR NEGERI

 

Pada umumnya program S1 jurusan fashion design berdurasi hingga empat tahun. Banyak program 4 tahun yang telah termasuk program magang. Misalnya di Sheffield Hallam University, mahasiswa tahun ketiga bahkan berkesempatan untuk magang di perusahaan fashion ternama seperti Burberry, Reiss, Jonathan Saunders, ASOS, All Saints dan masih banyak lagi. Tergantung program kuliah yang kamu pilih, biasanya di tahun terakhir mahasiswa akan diminta untuk memamerkan hasil karya 2D dan 3D di acara pameran. Contohnya, mahasiswa Sheffield Hallam University berkesempatan untuk memamerkan hasil karya mereka di Graduate Fashion Week di London dan Sheffield.

 

Persyaratan untuk mendaftar ke program S1 jurusan fashion design berbeda-beda. Ada universitas yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti program persiapan (foundation) terlebih dahulu sebelum diterima di program S1. Untuk persyaratan berbahasa Inggris, diperlukan nilai TOEFL setidaknya 550, atau IELTS band 5.

 

Karena fashion design adalah jurusan kreatif, banyak universitas luar negeri meminta calon mahasiswa untuk menyertakan portofolio sewaktu pendaftaran. Beberapa universitas bahkan mewajibkan wawancara sebelum memutuskan apakah kandidat tersebut akan diterima atau tidak.

 

Baca juga:

 

 

 

 

 

KELEBIHAN DARI KULIAH JURUSAN FASHION DESIGN DI LUAR NEGERI

 

Salah satu kelebihan utama dari kuliah jurusan fashion design di luar negeri adalah kesempatan magang yang bisa diikuti. Kesempatan ini sangat penting untuk membantumu membangun koneksi dan merasakan lingkungan kerja yang sesungguhnya.

 

Biasanya program magang berdurasi  mulai dari tiga hingga 12 bulan. Di luar negeri tersedia banyak sekali lowongan magang, tetapi juga banyak peminat. Selain magang, ada juga pekerjaan sukarela, biasanya berdurasi dari satu hingga tiga bulan.

 

 

Beberapa desainer terkenal yang menerima mahasiswa magang adalah Alexander McQueen, Vivienne Westwood, Erdem, Julien McDonald, Self-Portrait dan J.W. Anderson.

 

Perusahaan retail seperti ASOS, Jules B, Dune London, Kurt Geiger dan L.K.Bennett juga menerima mahasiswa magang.

 

 

Majalah fashion terkenal seperti Vogue, Elle, InStyle, Harpers Bazaar, dan Glamour juga menerima mahasiswa magang untuk bekerja di tim mereka.

 

Jika kamu mengambil jurusan fashion design di Inggris, jangan lupa sering-sering mengunjungi acara London Fashion Week dan Graduate Fashion Week. Kamu tidak pernah tahu peluang apa yang sedang menantimu di sana.

 

 

TIPS UNTUK MENJADI LULUSAN FASHION DESIGN YANG SUKSES

 

FASHION BLOG

 

Adalah ide yang sangat baik, untuk menampilkan semua hasil karya terbaik dan pengalaman kamu sewaktu kuliah di blog buatan kamu sendiri. Kamu juga bisa berkenalan dengan fashion blogger lain dan saling berbagi inspirasi. Semakin banyak yang kamu kenal, semakin banyak peluang yang bisa kamu dapatkan.

 

Media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest dan LinkedIn adalah cara terbaik untuk mengenalkan blog kamu. Bisa saja perusahaan tertarik dengan hasil karya yang kamu tampilkan di blog dan tertarik untuk bekerjasama denganmu.

 

 

NETWORKING

 

Situs Fashion United dan Fashion Industry Network adalah titik mula yang baik jika kamu sedang mencari lowongan kerja, atau sekedar ingin membangun koneksi.

 

 

FASHION SHOW & KOMPETISI FASHION

 

Terlibat dalam fashion show, atau kompetisi fashion juga merupakan cara yang baik untuk membangun jejak dalam dunia fashion. Baik itu adalah pertandingan tingkat universitas atau bahkan nasional, jangan ragu untuk mencoba. 

Mencari jurusan

Pilih negara
JenjangPendidikan*
TENTANG PENULIS