Cookies Kami

Kami menggunakan cookies untuk menawarkan Anda pengalaman pengguna yang lebih baik dengan konten yang terpersonalisasi, iklan yang relevan, dan fungsionalitas yang lebih canggih. Dengan mengizinkan semua cookies, Anda menyetujui penggunaan cookies sesuai kebijakan cookie. Anda dapat mengatur preferensi Anda kapan saja.
Informasi penting
Study abroad: Pendaftaran Universitas

Apa Pengaruh Gelar S1, S2, MBA atau S3 Terhadap Gaji yang Akan Kamu Dapatkan?

Kuliah S1, S2, S3, dan MBA di luar negeri tentu perlu investasi dana, waktu dan tenaga yang tak sedikit. Apakah investasimu ini akan terbayarkan melalui penghasilanmu setelah bekerja?

Apa Pengaruh Gelar S1, S2, MBA atau S3 Terhadap Gaji yang Akan Kamu Dapatkan?

Salah satu alasan kuat untuk kuliah di luar negeri adalah demi mencari prospek yang lebih baik di bidang akademis dan juga karir. Setelah bersusah payah menyelesaikan studi di negara asing, kamu tentunya ingin mendapatkan pekerjaan yang gajinya setimpal dengan kerja kerasmu.

 

Tapi apakah kamu sudah tahu pasti mengenai pengaruh gelar (titel) akademismu - seperti S1, S2, MBA, atau S3 - terhadap gaji yang akan kamu dapatkan? Kalau kamu penasaran, kulik saja infonya berikut ini.

 

Prospek Gaji Lulusan S1

 

Saat ini, banyak perusahaan dan pemberi kerja di berbagai negara hanya mencari lulusan S1 untuk posisi entry level. Hal ini disebabkan anggapan bahwa lulusan S1 biasanya lebih siap kerja dan memiliki lebih banyak soft skills dibanding lulusan SMA. Jadi tak mengherankan kalau lulusan S1 secara global umumnya mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

 

Menurut riset terbaru dari surat kabar Kompas, gaji lulusan S1 di Indonesia sekitar 88% lebih tinggi dibanding gaji lulusan SMA. Sementara di Amerika Serikat, majalah Forbes melaporkan bahwa lulusan S1 (bachelors degree) mendapatkan gaji 62% lebih tinggi dibanding lulusan SMA.

 

Kalau kamu masih mencari jurusan S1 yang tepat, coba telusuri dulu daftar semua jurusan S1 di universitas-universitas luar negeri untuk mencari inspirasi.

 

Unduh brosur universitas favoritmu di seluruh dunia

 

Prospek Gaji Lulusan S2

 

Program S2 adalah program pascasarjana yang biasanya berdurasi 2 tahun dan dirancang untuk membantu mahasiswa menguasai cabang ilmu spesifik atau bidang profesional tertentu.

 

Menurut situs Indeed, para lulusan S2 rata-rata mendapatkan gaji 20% lebih besar dibanding lulusan S1. Namun terkadang ada beberapa jurusan yang bisa memberikan persentase kenaikan gaji lebih besar.

 

Berdasarkan survei terbaru dari National Association of Colleges and Employers di AS, lulusan S2 di bidang Biologi dan Ilmu Gangguan Komunikasi mendapatkan gaji sekitar 70% hingga 87% lebih besar dibanding lulusan S1 di bidang yang sama.

 

Jika kamu sudah tahu jurusan S2 mana yang mau kamu pilih, kamu bisa langsung mencarinya di direktori jurusan pascasarjana mancanegara kami. Kalau kamu berencana untuk pindah jurusan, kamu bisa mengambil program pra-master yang dapat membantumu menguasai dasar-dasar ilmu jurusan S2 incaranmu.

 

Prospek Gaji Lulusan MBA

 

MBA adalah program S2 intensif yang secara spesifik berfokus pada keterampilan bisnis. Berbeda dengan program-program S2 lainnya, program MBA biasanya meminta para pendaftar untuk membuktikan bahwa mereka memiliki pengalaman kerja ekstensif.

 

Data terbaru menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan AS rela membayar lebih tinggi untuk para lulusan MBA dibanding lulusan program master lainnya.

 

Berdasarkan laporan terbaru dari Graduate Management Admission Council (GMAC), pemegang gelar MBA di AS menerima gaji rata-rata USD115.000/tahun. Sedangkan para lulusan program S2 Manajemen rata-rata menerima gaji USD95.000/tahun.

 

Permintaan akan lulusan MBA juga sangat banyak di wilayah Asia Pasifik. Sekitar 90% perusahaan di kawasan ini punya target khusus untuk merekrut lulusan MBA.

 

Namun perlu dicatat bahwa gaji yang dapat diterima pemegang gelar MBA di kawasan Asia Pasifik relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan AS dan negara-negara Eropa. Lulusan MBA menerima gaji rata-rata USD45.000/tahun jika bekerja di kawasan Asia Pasifik,

 

Tertarik untuk meningkatkan prospek kerjamu dengan mengambil program MBA? Lihat semua program MBA yang tersedia untukmu.

 

Ilustrasi perempuan lulusan MBA menghitung gaji

 

Prospek Gaji Lulusan S3

 

Dari semua gelar dalam artikel ini, gelar S3 adalah gelar yang paling membutuhkan inverstasi waktu dan tenaga yang signifikan. Meskipun banyak mahasiswa S3 mungkin harus bergumul dengan masalah pendanaan saat kuliah, gelar ini punya pengaruh yang cukup positif pada prospek gaji mereka.

 

Menurut survei terbaru di Inggris, sekitar 87% lulusan S3 mendapatkan gaji sekitar GBP30.000 atau lebih tiap tahunnya. Dalam beberapa sektor tertentu, seperti keuangan dan sains, para pemegang gelar S3 akan mendapatkan gaji lebih tinggi dibanding pemegang gelar S2 dan S1.

 

Survei lain dari HMRC mengungkapkan bahwa para pemegang gelar S3 di Inggris yang telah bekerja selama 10 tahun mendapatkan gaji 24% lebih tinggi dibanding pemegang gelar S2 dengan pengalaman kerja serupa. Selain itu, para pemegang gelar S3 yang bekerja di industri yang relevan rata-rata mendapatkan gaji lebih tinggi dibanding para pemegang gelar S3 yang bekerja sebagai akademisi.

 

Khusus untuk kamu yang sedang mencari tempat kuliah S3 di luar negeri, alat Pencari Jurusan kami bisa membantumu.  Kamu hanya perlu memasukkan kualifikasi dan kriteria pribadimu, lalu alat ini akan menampilkan semua program S3 dan universitas mancanegara yang paling cocok untukmu. 

 

***

 

Dari perbandingan gaji lulusan S1, S2, S3, dan MBA di atas, sudah jelas bahwa gelar akademis yang kamu miliki memang punya pengaruh signifikan kepada gaji yang akan kamu terima. Namun jangan lupa kalau jenis industri yang dan lokasi kerja juga akan menjadi faktor-faktor lain yang menentukan gaji yang kamu terima.

 

Terinspirasi untuk kuliah pascasarjana setelah membaca artikel di atas? Coba kulik dulu 3 hal yang sering disalahartikan sebagai tanda kamu perlu kuliah pascasarjana. Kamu juga bisa membaca berbagai artikel lain yang memberikan panduan mengenai kuliah pascasarjana di luar negeri.

 

Jika kamu butuh bantuan pendanaan, Hotcourses Indonesia punya alat Pencari Beasiswa yang bisa menemukan institusi pendidikan tinggi mancanegara yang menawarkan beasiswa pascasarjana di luar negeri.

 

Bila kamu ingin mendapatkan berita pendidikan internasional terbaru dan informasi terkini dari berbagai universitas terbaik di luar negeri, pastikan kamu follow semua kanal media sosial Hotcourses Indonesia ya!

 

Mau tanya-tanya soal kuliah S1, S2, S3 atau MBA di luar negeri? Langsung saja klik banner di bawah ini untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP yang siap membantumu mendaftar kuliah di luar negeri!

 

Daftar sekarang untuk konsultasi GRATIS!

 

Baca juga:

Wajib dibaca

article Img

Persyaratan Masuk Umum untuk Kuliah S1 di Luar Negeri

Sudah menemukan jurusan dan universitas pilihan? Selamat! Selanjutnya kamu tinggal mencari informasi mengenai persyaratan masuk dari universitas tersebut.   Secara umum, persyaratan masuk universitas di luar negeri terbagi menjadi: persyaratan akademis dan persyaratan kemampuan berbahasa Inggris. Persyaratan masuk bisa saja berbeda-beda antar setiap jurusan, walaupun mereka berada di universitas yang sama. Persyaratan tersebut ditentukan oleh

197.1K
article Img

14 Pertanyaan Tentang Perkuliahaan yang Perlu Kamu Tanyakan Kepada Konsultan Pendidikan Luar Negeri

Mendaftar kuliah ke luar negeri perlu banyak informasi dan waktu. Oleh karena itu tidak sedikit pelajar yang menggunakan jasa konsultan pendidikan untuk membantu pendaftaran ke universitas di luar negeri.   Baca juga: 5 kelebihan dari jasa konsultasi kuliah ke luar negeri .   Jika kamu juga berencana untuk menggunakan jasa konsultan pendidikan, berikut adalah daftar pertanyaan-pertanyaan penting yang perlu kamu tanyakan, supaya

125.7K