Punya cita-cita bekerja di luar negeri, terutama di negara dengan kebijakan work-life balance yang oke? New Zealand (Selandia Baru) adalah negara yang wajib kamu bidik.
Berhubung New Zealand adalah salah satu pusat bisnis internasional, Negeri Kiwi ini punya berbagai kesempatan karier yang menarik. Budaya kerjanya juga sangat mendukung para pekerja untuk menikmati hidup di luar kantor.
Selain itu, New Zealand punya alam yang indah dan gampang diakses untuk healing. Jadi wajar saja kalau New Zealand secara rutin masuk dalam daftar negara dengan work-life balance terbaik.
Khusus untuk HotCrazers yang tertarik bekerja di New Zealand, tim IDP Hotcourses Indonesia telah mengupas tuntas perusahaan-perusahaan terbaik di New Zealand dengan prospek karier yang cerah. Jadi kamu tinggal membaca infonya di bawah ini untuk membantumu membuat perencanaan karier di New Zealand.
Health New Zealand
Sama seperti BPJS Kesehatan di Indonesia, Health New Zealand (HNZ) adalah organisasi pemerintah yang bertugas menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat New Zealand di skala nasional.
HNZ dibentuk pada tahun 2022 untuk menggantikan sistem kesehatan terdahulu yang masih terbagi secara regional. Dengan jumlah karyawan yang diperkirakan mencapai 80.000 orang, HNZ adalah penyerap tenaga kerja terbesar di negara ini.
Berhubung HNZ mengurus layanan kesehatan di taraf nasional, mereka membutuhkan banyak tenaga kesehatan. Untuk mengisi kebutuhan ini, HNZ sangat terbuka menerima para fresh graduates bidang kesehatan yang kuliah di New Zealand ataupun di negara lain.
Menurut Badan Imigrasi New Zealand, ada lebih dari 20 profesi tenaga kesehatan yang saat ini sangat dibutuhkan di sana, termasuk dokter, perawat (ners), dan bidan.
Jika profesimu masuk dalam daftar tenaga kesehatan yang dibutuhkan, Pemerintah New Zealand memberikan kemudahan dalam pengajuan visa kerja New Zealand dan waktu pemrosesannya akan dipercepat.
Xero
Kalau kamu anak akuntansi, kemungkinan besar kamu sudah pernah mendengar nama Xero sebagai perusahaan yang menyediakan software (perangkat lunak) akuntansi untuk UMKM.
Dengan kepopuleran Xero di dunia internasiona, perusahaan ini berhasil menjadi salah satu perusahaan New Zealand tersukses dalam dekade terakhir. Sampai hari ini, Xero masih bermarkas di Wellington dan memepekerjakan sekitar 5.000 karyawan secara global.
Xero memiliki graduate scheme (program perekrutan lulusan universitas) yang melatih para pesertanya dalam berbagai sektor bisnis yang ditangani oleh Xero selama satu tahun. Program ini terbagi menjadi 2 jalur umum.
Jalur pertama adalah jalur program teknis yang terbuka untuk para lulusan yang ahli dalam bidang analitik data (data analytics) dan software. Sementara jalur kedua adalah jalur program desain untuk para lulusan yang ahli dalam bidang user experience. Peserta jalur kedua ini bahkan bisa terlibat langsung dalam proses perancangan produk-produk Xero, lho!
Program perekrutan ini dinilai sangat sukses sehingga situs web Prosple menobatkan Xero sebagai salah satu tempat kerja terbaik untuk bidang teknologi di New Zealand.
Setelah masa pelatihan selesai, para peserta dijamin akan diangkat menjadi karyawan tetap full-time. Serunya, kamu tidak perlu lulus dari jurusan bidang teknologi untuk melamar ke Xero karena perusahaan ini juga menerima calon karyawan yang belajar secara otodidak.
Aurecon
Aurecon adalah perusahaan teknik, manajemen proyek, dan konsultasi di New Zealand yang sangat berpengaruh di dunia internasional. Menurut survei situs Prosple, Aurecon adalah salah satu perusahaan terbaik di New Zealand untuk para pekerja di sana.
Perusahaan ini memiliki program perekrutan lulusan universitas yang sangat bergengsi dan telah berhasil merekrut 900 karyawan di New Zealand. Program ini memastikan para pesertanya akan mendapatan pelatihan dan pengalaman yang bisa mengubah perjalanan karier mereka.
Meski Aurecon berfokus merekrut lulusan jurusan Teknik, mereka tetap mencari lulusan dari bidang-bidang lain yang dibutuhkan dalam kegiatan operasional mereka, seperti Tata Kota, Komunikasi, dan Pemasaran (Marketing).
Fonterra
Industri susu adalah salah satu industri yang banyak berkontribusi ke perkembangan ekonomi New Zealand. Jadi tak mengherankan kalau Fonterra, perusahaan eksportir susu nomor 1 di dunia, berhasil menjadi perusahaan terbesar di New Zealand.
Kesuksesan Fonterra di kancah internasional ini adalah salah satu alasan mengapa perusahaan ini menjadi perusahaan terbaik di New Zealand untuk kaum pekerja.
Saat ini, Fonterra memiliki 12.000 karyawan di New Zealand dan merekrut sekitar 1.000 karyawan baru tiap tahunnya untuk menangani berbagai aspek operasional perusahaan ini. Khusus untuk para fresh graduates, Fonterra menawarkan berbagai program magang dan pelatihan.
Perusahaan ini juga memiliki 3 program perekrutan lulusan universitas yang secara spesifik merekrut lulusan bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) dan Agrikultur.
ANZ adalah bank internasional sekaligus bank terbesar di New Zealand dengan sekitar 8.000 karyawan. Berkat statusnya sebagai bank terbesar dan terpopuler, ANZ selalu menjadi incaran para fresh graduates yang ingin bekerja di industri perbankan di New Zealand.
Para lulusan jurusan Keuangan (Finance) dan Akuntansi memang sangat dibutuhkan oleh bank ini, namun ANZ juga memerlukan karyawan dengan beragam keahlian lainnya. Karena itu, program pererutan lulusan universitas di ANZ menerima lulusan dari berbagai bidang studi lainnya, terutama untuk ditempatkan di divisi perbankan digital dan institusional.
Namun perlu dicatat bahwa program perekrutan lulusan universitas ini hanya terbuka bagi warga negara New Zealand & Australia atau pemegang status permanent resident di New Zealand.
Jangan sedih kalau kamu belum memenuhi persyaratan di atas, karena ANZ tetap menerima mahasiswa internasional melalui program rekrutmen regulernya. Berhubung ANZ adalah bank multinasional, kamu juga bisa mencoba melamar ke cabang ANZ di negara-negara lain yang menarik minatmu.
[kembali ke daftar isi]
Air New Zealand
New Zealand adalah negara yang terpencil karena terletak ribuan kilometer dari negara-negara tetangga terdekatnya. Berdasarkan fakta ini, Pemerintah New Zealand menyadari pentingnya industri penerbangan untuk menghubungkan negara mereka dengan dunia internasional.
Baru-baru ini, Pemerintah New Zealand telah meluncurkan strategi kerdigantaraan untuk menguatkan industri penerbangan mereka. Sebagai maskapai yang mayoritas sahamnya dipegang oleh pemerintah, Air New Zealand tentunya menjadi bagian besar dari strategi ini.
Maskapai nasional Negeri Kiwi ini kini memiliki sekitar 11.500 karyawan di New Zealand dan negara-negara lainnya dengan berbagai macam keahlian untuk menangani semua kegiatan operasionalnya. Jadi bila kamu berminat untuk terjun ke bidang logistik atau memiliki keahlian Teknik Kedirgantaraan, perusahaan ini mungkin adalah pilihan tepat untukmu.
Fisher & Paykel Healthcare
Nama perusahaan ini mungkin masih terdengar asing untukmu, tapi kamu harus tahu kalau Fisher & Paykel Healthcare (FPH) adalah salah satu perusahaan tersukses di New Zealand yang mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan. Perusahaan ini merancang dan memproduksi alat-alat Kesehatan, terutama yang berhubungan dengan sistem pernapasan, untuk diekspor ke seluruh dunia.
Program rekrutmen lulusan universitas di FPH terbuka untuk lulusan dari semua jurusan, baik dari digital marketing, product design, ataupun kedokteran. Perusahaan ini menekankan pentingnya merekrut talenta-talenta berbakat untuk menangani semua aspek operasionalnya.
Atlassian
Sebagai perusahaan yang mengembangkan produk-produk software yang memfasilitasi hybrid working, wajar saja kalau Atlassian memiliki kebijakan Team Anywhere. Dengan adanya kebijakan ini, semua karyawan Atlassian bisa bekerja di mana saja dan mereka mendapatkan dukungan penuh dari pihak perusahaan.
Atlassian umumnya merekrut fresh graduates dari beberapa jurusan yang relevan, seperti software engineering, data science, dan content design. Kalau kamu diterima di perusahaan ini, kamu bisa ditempatkan di kantor pusatnya di New Zealand atau di salah satu kantor cabangnya di 12 negara lainnya untuk menangani produk-produk Atlassian seperti Confluence dan Jira.
Bagaimana Cara Untuk Bisa Bekerja di New Zealand?
Kalau kamu ingin bekerja di Negeri Kiwi ini, salah satu langkah yang bisa kamu tempuh adalah dengan kuliah di New Zealand. Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan visa kerja pasca studi khusus pelajar internasional di New Zealand untuk tinggal dan mencari kerja di New Zealand.
Namun tentunya ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi agar bisa mendapatkan visa kerja New Zealand ini. Contohnya, kamu harus kuliah di program studi yang masuk kualifikasi level 7 dalam New Zealand Qualifications and Credentials Framework (NZQCF).
Nah, agar HotCrazers tak salah pilih tempat kuliah di New Zealand, coba deh konsultasi dulu dengan konselor IDP Hotcourses Indonesia. Tim konselor kami bisa membantumu mencari dan mendaftar ke tempat kuliah yang memenuhi semua syarat visa kerja pasca studi di New Zealand.
Selain itu, kamu juga bisa tanya-tanya tentang pengajuan visa pelajar, akomodasi di New Zealand, pembukaan rekening bank New Zealand, dan masih banyak lagi. Kamu pasti akan selangkah lebih maju untuk mewujudkan mimpumu kuliah dan bekerja di New Zealand!
Artikel ini disusun oleh Tim Editorial IDP Hotcourses Indonesia, yang berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam menyediakan informasi pendidikan global dan panduan kuliah ke luar negeri untuk mahasiswa Indonesia.