6 Kesalahan Umum Yang Harus Kamu Hindari Dalam Mengerjakan Tes IELTS

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Pendaftaran Universitas

6 Kesalahan Umum Yang Harus Kamu Hindari Dalam Mengerjakan Tes IELTS

Untuk mendapatkan nilai IELTS terbaik, kamu harus menghindari membuat kesalahan saat mengerjakan tes. Kulik 6 kesalahan umum saat mengerjakan tes IELTS dan cara-cara untuk mengatasinya.

1K
6 Kesalahan Umum Yang Harus Kamu Hindari Dalam Mengerjakan Tes IELTS

Hasil tes IELTS adalah salah satu dokumen penting yang diperlukan untuk mendaftar kuliah ke luar negeri dan mengajukan visa pelajar. Untuk mendapatkan nilai IELTS yang sesuai target, kamu tentunya telah menghabiskan waktu, tenaga, dan uang yang tak sedikit. Jadi pasti sayang banget kalau nilaimu berkurang karena kesalahan-kesalahan yang sebenarnya bisa kamu hindari.

 

Nah, untuk membantumu dalam mengikuti tes IELTS, tim Hotcourses Indonesia kali ini akan membahas tentang 6 kesalahan umum saat mengerjakan tes IELTS dan apa yang perlu kamu lakukan untuk menghindarinya.

 

1. Tidak Mengikuti Instruksi Tes IELTS

 

Mungkin sulit dipercaya, tapi ternyata kesalahan yang paling umum saat mengerjakan tes IELTS adalah tidak membaca dan mengikuti instruksi dengan baik. Salah satu hal utama yang dinilai dalam tes IELTS adalah kemampuan para peserta untuk menerjemahkan, memahami dan menyajikan informasi. Hal ini akan tercermin dari bagaimana para peserta mengikuti instruksi tes.

 

Tiap bagian IELTS disertai dengan instruksi mendetail - mulai dari informasi tugas yang harus kamu lakukan, durasi, jenis-jenis pertanyaan, cara menjawab, tempat menulis jawaban, hingga jumlah kata yang harus kamu tuliskan. Jika kamu tidak mengikuti instruksi dengan baik, tim penilai bisa jadi akan kesulitan menentukan nilaimu.

 

Ilustrasi peserta tes IELTS membaca instruksi tes - Hotcourses Indonesia

 

2. Melewati Batas Jumlah Kata Yang Telah Ditentukan

 

Seperti yang telah disinggung di atas, instruksi tes IELTS mencantumkan jumlah kata yang harus kamu tuliskan. Instruksi ini sangat perlu kamu perhatikan karena banyak peserta ternyata menulis jauh lebih banyak kata dari yang diminta.

 

Kamu wajib mengingat bahwa  tugas menulis bertujuan menguji kemampuanmu untuk menginterpretasikan, merangkum, dan menyampaikan informasi secara efektif. Kalau kamu tidak mengikuti instruksi dan menulis jauh melewati jumlah kata yang diminta, tim penilai bisa mengurangi nilaimu karena kamu dianggap tidak bisa mengerjakan tugas ini secara efektif.

 

3. Tidak Menyertakan Data Penting Dalam Bagian Writing

 

Dalam bagian Writing tes IELTS, salah satu tugas yang harus kamu lakukan adalah menulis tentang informasi yang kamu terima dalam bentuk grafik, diagram, atau tabel. Menurut hasil perbincangan tim Hotcourses Indonesia dengan tim penilai IELTS, tidak menyertakan data penting dalam tugas Writing ini adalah kesalahan yang cukup signifikan. 


Untuk bisa mengerjakan tugas ini dengan baik, kamu harus memperhatikan segala hal dengan seksama dan menyertakan semua data penting yang ada. Jika kamu berhasil, kamu akan mendapatkan nilai yang tinggi.

 

Sebaiknya kamu menyertakan semua data yang tersedia, namun hindari menuliskan data-data tersebut dalam bentuk daftar sederhana. Jangan lupa kalau tim penilai ingin menilai kemampuanmu untuk menginterpretasikan data tersebut.

 

Selain mengikuti instruksi dengan baik, kamu juga harus memperhatikan durasi. Kalau kamu tidak bisa menyelesaikan tugas menulis karena waktunya telah habis, kamu akan mendapatkan nilai yang rendah. 

 

Unduh brosur universitas favoritmu di seluruh dunia

 

4. Kurang Aktif di Bagian Speaking

 

Ada banyak pelajar yang curhat mengenai rasa takut mereka terhadap bagian Speaking dalam tes IELTS. Mereka rata-rata merasa tegang dan gugup karena harus berbincang langsung dengan seorang penguji. Padahal kalau kamu sudah rutin berlatih berbicara mengenai berbagai topik dalam bahasa Inggris, kamu sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir. 

 

Salah satu kunci utama untuk mendapatkan nilai bagus di bagian Speaking adalah kamu harus berpartisipasi secara aktif. Para penguji di bagian ini ingin melihat kemampuanmu menggunakan bahasa Inggris secara lisan, termasuk ketepatan penggunaan bahasa dan pelafalan kata. Kalau kamu tidak banyak bicara di bagian ini, pengujimu akan kesulitan menilai kemampuanmu berkomunikasi.

 

Salah satu tips yang perlu kamu ingat untuk bagian ini adalah jangan menjawab pertanyaan dengan 1 kata atau 1 kalimat saja. Susunlah jawabanmu dalam beberapa kalimat agar pengujimu bisa menilai caramu menyampaikan opini.

 

Hindari juga menjawab pertanyaan sebelum penguji selesai bertanya. Tunggulah tanda atau isyarat dari sang penguji bahwa kamu sudah boleh menjawab pertanyaan.

 

Ilustrasi peserta tes IELTS tengah berbincang dengan penguji dalam bagian Speaking - Hotcourses Indonesia

 

5. Terburu-buru Mengerjakan Bagian Listening
 

Kamu memang perlu menjawab 40 soal di bagian Listening dengan cepat dan akurat, namun ini bukan berarti kamu boleh terburu-buru mengerjakannya. Gunakanlah waktumu dengan baik untuk mendengarkan semua potongan audio di bagian ini karena hanya akan diputar sekali saja.

 

Jika kamu mendengarkan tiap potongan audio dengan seksama, kamu akan lebih memahami topik, argumen, dan opini yang disajikan. Selain itu, terkadang informasi yang kamu butuhkan tidak muncul di waktu yang sama dalam potongan audio yang kamu dengarkan. Jadi kamu wajib menyimak dari awal hingga akhir. 

 

Bagian Listening IELTS hanya dinilai berdasarkan jawaban yang benar dan kamu tidak akan mendapatkan pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Dengan sistem penilaian seperti ini, kamu mungkin berpikir tidak ada ruginya kalau kamu tak menjawab beberapa soal.

 

Namun menurut tim Hotcourses Indonesia kamu sebaiknya menjawab semua pertanyaan yang ada. Bila kamu masih kurang yakin dengan beberapa pertanyaan, coba berikan jawaban yang menurutmu paling mendekati. Kalau jawabanmu kebetulan benar, kamu akan mendapatkan tambahan nilai!

 

Kalau kamu tidak bisa mendengar potongan audio dengan baik, jangan ragu untuk meminta bantuan dari tim pengawas tes, ya!

 

6. Kesalahan Tata Bahasa, Ejaan, & Tanda Baca

 

Poin terakhir dalam daftar kesalahan yang harus dihindari selama tes IELTS adalah kesalahan tata bahasa (grammar), ejaan (spelling), dan tanda baca (punctuation) saat mengerjakan tes. Untungnya, kesalahan ini sangat mudah diatasi.

 

Saat mengerjakan tes, kamu wajib menyisihkan waktu untuk memeriksa kembali jawabanmu. Dengan begitu, kamu bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang kamu buat sebelum melanjutkan ke bagian tes berikutnya.

 

Pastikan kamu tidak mengulang kata atau frasa tertentu agar kamu bisa mendapat nilai ekstra untuk kosakata (vocabulary). Cari juga kesalahan ejaan karena hal ini bisa mengubah arti sebuah kata atau kalimat.

 

Sebagai bagian persiapan sebelum tes, cobalah untuk membaca dan menulis dalam bahasa Inggris sesering mungkin agar kamu bisa melakukan kedua hal ini dengan lebih cepat. Ini akan membantumu menyisihkan waktu saat mengerjakan tes .

 

Buatlah juga flashcards yang berisi info mengenai grammar, spelling, tanda baca, dan hal-hal lain yang masih belum kamu kuasai dengan baik untuk membantumu belajar. 

 

Ilustrasi peserta tes IELTS tengah memeriksa kesalahan ejaan dalam jawaban mereka - Hotcourses Indonesia

 

Bila kamu masih penasaran mengenai tes IELTS, kamu bisa membaca penjelasan mengenai struktur tes IELTS. Jangan lupa mengunduh aplikasi IELTS dari IDP yang bisa membantumu mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes dan menyediakan info tambahan mengenai cara-cara menghindari kesalahan selama tes IELTS.

 

Agar perencanaan studimu lebih matang, jangan lupa membaca panduan lengkap untuk kuliah di luar negeri yang telah disusun tim Hotcourses Indonesia. Kamu juga bisa menelusuri alat Pencari Beasiswa kami untuk menemukan institusi pendidikan tinggi mancanegara yang menawarkan beasiswa untuk pelajar Indonesia.

 

Bila kamu ingin mendapatkan berita pendidikan internasional terbaru dan informasi terkini dari berbagai universitas luar negeri, pastikan kamu follow semua kanal media sosial Hotcourses Indonesia ya!

 

Mau tanya-tanya soal IELTS? Atau butuh bantuan untuk kuliah di luar negeri? Langsung saja daftar untuk konsultasi GRATIS dengan konselor IDP yang siap membantu mewujudkan mimpimu kuliah di mancanegara! 

 

Awali perjalanan menuju sukses studi di luar negeri dengan IELTS! Ikuti tes dan les persiapan IELTS lengkap di IDP Indonesia. Booking sekarang dan siapkan dirimu untuk meraih skor gemilang dengan meng-click tautan ini.

 

 

Daftar sekarang untuk konsultasi GRATIS!

 

Baca juga:

Wajib dibaca

article Img

Bagaimana Cara Mendaftar Kuliah S1 di Luar Negeri? Syarat, Dokumen, dan Tips Persiapan

Apa Saja Persyaratan Masuk Kuliah S1 di Luar Negeri? Persyaratan masuk kuliah S1 di luar negeri biasanya mencakup: Bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL). Dokumen akademis (ijazah, transkrip, CV, personal statement, portofolio, surat rekomendasi). Dokumen pendukung (paspor, bukti keuangan, visa pelajar). Setiap universitas dan negara punya standar berbeda, jadi pastikan kamu cek persyaratan spesifik

219.5K
article Img

Apa Saja Pertanyaan Penting Saat Pendaftaran Universitas Luar Negeri ke Konsultan Pendidikan?

Pertanyaan Apa yang Harus Diajukan Saat Daftar Universitas Luar Negeri? Saat mendaftar kuliah ke luar negeri lewat konsultan pendidikan, ada 20 pertanyaan penting yang wajib kamu tanyakan—mulai dari kapan harus daftar, dokumen apa yang diperlukan, biaya kuliah & beasiswa, hingga prospek kerja setelah lulus. Dengan menanyakan hal-hal ini, kamu bisa memastikan jurusan, universitas, dan rencana studimu sesuai kebutuhan.   Mendaftar

199K