Mengenal Apa itu Jurusan E-Commerce dan Peluang Karirnya

Transformasi pendidikanmu, pelajari budaya baru, dan mulai dalam 3 langkah sederhana.

Mulai sekarang
Informasi penting

Product of

Sudahkah kamu bergabung dengan komunitas IDP?

Dapatkan cerita langsung dari alumni, gabung grup, dan nikmati fitur komunitas terbaru kami!

Cek komunitasnya sekarang!
cta banner image
Study abroad: Prospek Karir

Mengenal Apa itu Jurusan E-Commerce dan Bagaimana Peluang Karir Setelah Lulus

Apakah kamu tertarik dengan dunia e-commerce? Jika iya, kamu mungkin ingin tahu lebih lanjut tentang jurusan e-commerce dan peluang karir yang bisa didapatkan setelah lulus. Dapatkan jawaban selengkapnya di bawah ini!

6.1K
Mengenal Apa itu Jurusan E-Commerce dan Peluang Karirnya

Siapa nih yang suka belanja di e-commerce? Kamu pasti tahu banget kan kalau dunia e-commerce saat ini sangat maju? Benar banget,  e-commerce saat ini telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama berkat peningkatan penggunaan internet dan teknologi di berbagai sektor bisnis. 

Bahkan, di luar negeri ada beberapa universitas ternama yang membuka program studi ini loh. Kira-kira seperti apa ya peluang karir lulusan ilmu e-commerce? Yuk kita jelajahi lebih dalam!

 

Artikel ini akan membahas:

 

 

Pengenalan tentang Jurusan E-Commerce

 

Jurusan E-Commerce adalah bidang yang erat kaitannya dengan bisnis dan manajemen, namun lebih menekankan pada perdagangan elektronik dan pemanfaatan teknologi dalam dunia bisnis. Menurut laporan dari Study International, E-Commerce merupakan salah satu jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa internasional yang ingin memperdalam ilmu bisnis di luar negeri.

 

Di jurusan ini, kamu akan belajar banyak t entang bagaimana teknologi dan bisnis saling berkolaborasi. Kamu akan dibekali dengan banyak ilmu yang relevan seperti konsep manajemen bisnis online, strategi pemasaran digital, analisis data web, serta teknologi e-commerce. Selain itu, kamu juga akan diajarkan tentang bagaimana sih cara merancang situs web dan aplikasi e-commerce, mengelola database, dan mengembangkan strategi pengiriman serta logistik. Dari mata kuliah ini saja, kamu bisa membayangkan betapa banyaknya keterampilan penting yang akan kamu pelajari di era digital ini.

 

Kamu tidak perlu khawatir bagaimana caranya mencari kerja saat lulus nanti. Seperti yang dilaporkan oleh Forbes, industri e-commerce diprediksi akan terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan. Artinya, akan ada banyak peluang pekerjaan menarik di dalamnya, seperti posisi manajer e-commerce, spesialis pemasaran digital, dan analis data.

 

Jurusan E-Commerce memiliki perbedaan mendasar dengan jurusan bisnis atau manajemen tradisional. Studi E-Commerce lebih fokus pada teknologi dan inovasi, sementara jurusan bisnis atau manajemen lebih mengutamakan aspek manajerial dan kepemimpinan. E-Commerce merupakan disiplin yang menghubungkan antara bisnis dan manajemen dengan penekanan pada perdagangan elektronik dan penggunaan teknologi dalam dunia bisnis. Studi International mengungkapkan bahwa E-Commerce merupakan salah satu pilihan favorit mahasiswa internasional yang ingin mendalami ilmu bisnis di luar negeri.

 

Bagi kamu yang berminat untuk mengambil studi ini, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengambilnya di luar negeri. Beberapa universitas terkemuka dunia yang membuka program studi ini antara lain  adalah University of Warwick di Inggris, Kedge Business School di Prancis, dan Vienna University of Economics and Business di Austria.

 

Dalam program studi E-Commerce, kamu akan mempelajari bagaimana teknologi dan bisnis saling berkolaborasi. Berbagai mata kuliah akan membawamu mengenal konsep manajemen bisnis online, strategi pemasaran digital, analisis data web, serta teknologi e-commerce. Di samping itu, kamu akan belajar tentang merancang situs web dan aplikasi e-commerce, mengelola database, dan mengembangkan strategi pengiriman serta logistik.

 

Salah satu keuntungan besar dari belajar dalam jurusan E-Commerce adalah Kamu akan memperoleh keterampilan yang sangat berharga di era digital saat ini. Seperti yang dilaporkan oleh Forbes, industri e-commerce diprediksi akan terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan. Artinya, akan ada banyak peluang pekerjaan menarik di dalamnya, seperti posisi manajer e-commerce, spesialis pemasaran digital, dan analis data.

 

Tetapi, perlu diingat bahwa program studi E-Commerce memiliki perbedaan dengan jurusan bisnis atau manajemen konvensional. Menurut laporan dari Studyportals, program studi E-Commerce lebih difokuskan pada teknologi dan inovasi, sementara jurusan bisnis atau manajemen lebih menitikberatkan pada aspek manajerial dan kepemimpinan.

 

Jika Kamu berminat, banyak universitas di luar negeri yang menawarkan program studi E-Commerce. Beberapa contohnya adalah University of Warwick di Inggris, Kedge Business School di Prancis, dan Vienna University of Economics and Business di Austria.

 

 

Peluang Karir Setelah Lulus dari Jurusan E-Commerce

 

Kira-kira apa saja sih peluang karir lulusan program studi e-commerce, tugas dan tanggung jawab dari masing-masing posisi tersebut, serta statistik dan data tentang pertumbuhan lapangan kerja di masa depan? 

 

Berikut ini adalah beberapa pilihan karir yang bisa ditempuh oleh lulusan studi e-commerce setelah lulus studi:

 

  • Manajer E-commerce

Sebagai seorang manajer e-commerce, tugas utamamu adalah mengelola dan mengembangkan situs web e-commerce. Kamu akan memastikan bahwa situs tersebut mudah digunakan oleh pengguna dan selalu diperbarui dengan produk terbaru. Selain itu, kamu akan mengelola staf, memantau kinerja penjualan, dan mengembangkan strategi pemasaran online. Menurut data dari PayScale, rata-rata gaji seorang manajer e-commerce di Amerika Serikat adalah sekitar $76,000 per tahun.

 

  • Spesialis Pemasaran Digital

Spesialis pemasaran digital bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengimplementasikan strategi pemasaran online untuk bisnis. Kamu akan bekerja dengan tim untuk membuat iklan online, menargetkan audiens yang tepat, dan menganalisis data pemasaran untuk meningkatkan konversi. Menurut data dari Bureau of Labor Statistics, di Amerika Serikat, pekerjaan sebagai spesialis pemasaran digital diperkirakan akan tumbuh sebesar 10% dari tahun 2020 hingga 2030, lebih cepat dari rata-rata pertumbuhan pekerjaan lainnya.

 

  • Analis Web (Web Analyst)

Sebagai seorang analis web, kamu akan memantau dan menganalisis kinerja situs web dan kampanye pemasaran digital. Kamu akan membuat laporan, menganalisis data, dan memberikan saran tentang cara meningkatkan kinerja bisnis secara online. Menurut data dari Glassdoor, rata-rata gaji seorang analis web di Amerika Serikat adalah sekitar $68,000 per tahun.

 

Selain tiga karir di atas, masih banyak lagi karir menarik lainnya yang dapat diambil setelah lulus dari jurusan e-commerce, seperti spesialis SEO, manajer produk e-commerce, dan pengembang situs web.

 

Data dari Statista menunjukkan bahwa nilai transaksi e-commerce global diperkirakan mencapai $4,9 triliun pada tahun 2021, dengan proyeksi pertumbuhan mencapai $6,4 triliun pada tahun 2024. Ini menunjukkan bahwa e-commerce akan terus tumbuh dan berkembang, menciptakan peluang karir yang baik untuk lulusan jurusan e-commerce di masa depan.

 

 

Keterampilan dan Kompetensi yang Dibutuhkan di Bidang E-Commerce

 

Untuk bisa sukses di dunia e-commerce, kamu perlu memiliki keterampilan dan kompetensi yang kuat. Dengan menguasai keterampilan di bawah  ini, kamu dapat membangun karir yang sukses di bidang e-commerce di masa depan.

 

  • Keterampilan teknis

 

Teknologi menjadi bagian penting dari e-commerce. Oleh karena itu, kamu perlu memiliki pengetahuan tentang teknologi e-commerce dan pemrograman. Menurut data dari Statista, pada tahun 2021, lebih dari 2,14 miliar orang melakukan pembelian online. Ini menunjukkan bahwa keterampilan teknis menjadi sangat penting untuk mengelola bisnis e-commerce yang sukses.

 

Selain itu, kamu juga perlu memiliki pemahaman tentang analitik web. Menurut laporan dari Adobe, analitik web menjadi salah satu keterampilan paling dibutuhkan di bidang e-commerce. Dengan memahami analitik web, kamu dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih baik berdasarkan data yang dihasilkan oleh pengunjung situs web.

 

  • Keterampilan manajemen bisnis

 

Kamu juga perlu memiliki keterampilan dalam manajemen bisnis, seperti manajemen risiko, manajemen keuangan, dan manajemen rantai pasokan. Menurut laporan dari Grand View Research, pasar global e-commerce akan mencapai nilai lebih dari USD 20 triliun pada tahun 2027. Dalam skala bisnis yang besar, manajemen risiko, keuangan, dan rantai pasokan sangat penting untuk menjaga kelancaran operasi bisnis.

 

Kamu bisa mempelajari manajemen bisnis dengan mengambil kuliah seperti manajemen keuangan, manajemen operasi, dan manajemen rantai pasokan. Selain itu, kamu juga bisa belajar melalui sumber-sumber online seperti buku, blog, dan video tutorial.

 

  • Kemampuan interpersonal

 

Kemampuan interpersonal seperti kemampuan berkomunikasi dengan baik, kerja sama dalam tim, dan keterampilan presentasi juga sangat penting dalam bidang e-commerce. Keterampilan ini dapat membantumu untuk menjalin hubungan yang baik dengan klien, mitra bisnis, dan tim kerja.

 

Menurut laporan dari LinkedIn, kemampuan interpersonal menjadi salah satu keterampilan paling dibutuhkan di bidang e-commerce. Oleh karena itu, kamu perlu mengasah kemampuan ini dengan berlatih dan mengikuti kursus yang sesuai.

 

 

 

Memilih Universitas dan Program Studi E-Commerce yang Tepat

 

Sebagai calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di luar negeri, pastinya kamu ingin memilih universitas dan program studi yang tepat untuk meraih masa depan yang cerah di dunia e-commerce, bukan?

 

Ada beberapa faktor yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih universitas dan program studi e-commerce yang tepat. Pertama-tama, reputasi universitas adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Universitas yang memiliki reputasi yang baik biasanya memiliki kurikulum yang lebih komprehensif, fakultas yang ahli dan pengalaman yang lebih baik dalam menangani mahasiswa internasional.

 

Kedua, kamu juga harus memperhatikan keahlian fakultas. Pastikan universitas yang kamu pilih memiliki fakultas yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam bidang e-commerce. Cobalah untuk mencari tahu latar belakang dan pengalaman dari para dosen dan staf pengajar di universitas yang kamu minati.

 

Ketiga, penting juga untuk memperhatikan program magang yang ditawarkan. Program magang dapat memberikan pengalaman praktis yang berharga untuk kamu di masa depan dan membantu kamu menemukan pekerjaan yang diinginkan. Cari tahu universitas mana yang menawarkan program magang yang relevan dengan bidang e-commerce.

 

Nah, berikut adalah beberapa universitas yang menawarkan program studi e-commerce yang berkualitas di seluruh dunia:

 

 

MIT adalah universitas terkemuka di dunia yang menawarkan program studi e-commerce yang sangat komprehensif. Kurikulumnya meliputi strategi digital, pemasaran, analisis data, dan e-commerce. Selain itu, program ini juga menawarkan kesempatan magang di perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka seperti Google, Amazon, dan Facebook.

 

 

 

University of Oxford menawarkan program studi e-commerce melalui sajian MBA (Master of Business Administration). Program ini sangat terkenal dan telah meluluskan banyak mahasiswa yang sukses di bidang e-commerce. Selain itu, universitas ini juga menawarkan akses ke pusat penelitian e-commerce terkemuka di Inggris. 

 

 

 

 

NUS menawarkan program studi e-commerce yang sangat inovatif dan interdisipliner. Program ini meliputi aspek teknologi, bisnis, dan sosial dalam e-commerce. NUS juga menawarkan akses ke pusat penelitian e-commerce terkemuka di Asia.

 

 

HEC Paris menawarkan program studi e-commerce yang berfokus pada teknologi dan inovasi dalam e-commerce. Program ini menawarkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan praktis dalam e-commerce dan magang di perusahaan-perusahaan terkemuka di Eropa. 

 

Jadi, itulah beberapa universitas yang menawarkan program studi e-commerce yang berkualitas di seluruh dunia. Ingatlah untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang sudah disebutkan sebelum memilih universitas dan program studi yang tepat. 

 

Kalau kamu masih punya pertanyaan terkait jurusan e-commerce atau studi ke luar negeri, jangan ragu untuk konsultasi ke konselor kami ya!

 

 

 

 

 

BACA JUGA:

7 Manfaat Kuliah dan Berkarir di Bidang Pemasaran Digital (Digital Marketing)

Peluang Karir Lulusan MBA Dalam Digital Marketing (Pemasaran Digital)

Prospek Kerja Lulusan Jurusan Marketing (Pemasaran)

Bagaimana Cara Memilih Tempat Kuliah Marketing di Luar Negeri

Kenapa Memilih Kuliah Jurusan Marketing di Luar Negeri?

 

Wajib dibaca

article Img

Masihkah Kuliah di Luar Negeri Menguntungkan? Ini 10 Alasan Kenapa Jawabannya Masih: IYA!

Di tengah mahalnya biaya hidup dan makin ketatnya aturan imigrasi di beberapa negara, banyak orang mulai bertanya-tanya: “Masih relevan tidak, sih, kuliah di luar negeri?” Mungkin kamu juga termasuk yang sedang galau soal ini. Wajar kok, mempertimbangkan ulang mimpi itu di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.   Tapi coba tahan dulu keraguanmu. Sebab kalau kamu lihat lebih dalam, kuliah di luar negeri itu bukan sekadar mengejar

61.6K